Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Agustus 25, 2026

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Kontrak Berakhir Juli 2026, DPRD Kaltim Dorong Revitalisasi Lembuswana untuk Dongkrak PAD
    Politik

    Kontrak Berakhir Juli 2026, DPRD Kaltim Dorong Revitalisasi Lembuswana untuk Dongkrak PAD

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 6, 2026Updated:Juli 2, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sabruddin Panrecalle, saat diwawancarai usai tinjauan di Lembuswana. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) meninjau langsung kondisi Mal Lembuswana, Senin, 6 April 2026, menjelang berakhirnya masa kontrak pengelolaan pada 26 Juli 2026. Aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim seluas hampir 7 hektare itu dinilai masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan kembali guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    Ketua Komisi II DPRD Kaltim Sabruddin Panrecalle mengatakan, peninjauan dilakukan bersama pimpinan DPRD, Pemprov Kaltim, dan pihak perusahaan daerah untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus mengonfirmasi aspek legalitas dan sistem pengelolaan yang selama ini berjalan.

    “Kontraknya akan berakhir 26 Juli 2026. Setelah itu, aset ini akan kembali ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan rencananya diserahkan kepada perusahaan daerah, yaitu MBS, untuk dikelola,” ujarnya.

    Menurutnya, terdapat sejumlah opsi yang tengah dipertimbangkan, mulai dari renovasi hingga pengembangan ulang kawasan mal agar lebih modern dan kompetitif. Ia menegaskan, langkah tersebut penting agar Lembuswana mampu kembali menarik pengunjung dan berkontribusi terhadap PAD.

    Sabruddin menyebut Lembuswana memiliki nilai historis sebagai pusat perbelanjaan legendaris di Kota Samarinda. Lokasinya yang strategis di tengah kota menjadi salah satu keunggulan utama yang masih bisa dioptimalkan.

    “Ini aset pemerintah, dan dulu adalah legend di zamannya. Aksesnya sangat mudah ke mana-mana, jadi sangat berpotensi untuk dikembangkan kembali,” katanya.

    Meski demikian, ia mengakui kondisi Lembuswana saat ini tertinggal dibanding pusat perbelanjaan lain yang lebih modern. Ia mencontohkan Big Mall Samarinda sebagai salah satu mal yang kini lebih representatif dari segi fasilitas dan desain.

    “Kalau dibandingkan dengan Big Mall, tentu jauh tertinggal. Makanya perlu inovasi dan upgrade. Masyarakat sekarang mencari kenyamanan dan hal-hal baru,” jelasnya.

    Terkait pengelolaan ke depan, DPRD belum memastikan apakah pengelola lama akan kembali ditunjuk. Namun, prosesnya dipastikan akan melalui mekanisme yang berlaku, termasuk kemungkinan lelang terbuka bagi investor yang berminat.

    Sabruddin juga menyebut adanya ketertarikan dari sejumlah pihak, termasuk investor luar daerah hingga luar negeri, untuk mengelola kawasan tersebut. Ia menilai semakin banyak peminat justru akan membuka peluang terbaik bagi pemerintah dalam menentukan pengelola yang mampu mengembangkan Lembuswana secara optimal.

    “Semakin banyak yang tertarik, semakin bagus karena kita punya banyak pilihan. Yang penting nanti prosesnya sesuai mekanisme,” pungkasnya.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Abdul Rohim Dorong Inspektorat Periksa Dugaan Pungli dalam Antrean BBM Bersubsidi

    Agustus 25, 2026

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026

    Pemerintah Harus Bertindak Tegas, Karhutla di Kalimantan Kian Mengkhawatirkan

    Agustus 22, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Rebranding Pasar Pagi, Libatkan Akademisi hingga Komunitas

    Agustus 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Aris Soroti Dampak Aturan Antrean BBM Subsidi terhadap Penghasilan Sopir

    Andika SaputraAgustus 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Aris Mulyanata…

    Dishub Samarinda Tegaskan Antrean BBM Subsidi Tak Boleh Jadi Celah Pungli

    Agustus 25, 2026

    Kaltim Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Dana Konservasi

    Agustus 25, 2026

    Prabowo Respons Kebutuhan Sumsel, 500 Sumur Bor dan APD Disiapkan

    Agustus 25, 2026

    Dermaga Harapan Baru Diproyeksikan Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

    Agustus 25, 2026
    1 2 3 … 3,297 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.