Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Tindak Lanjuti LHP BPK, Pemprov Kaltim Tata Ulang Pemanfaatan Aset Daerah
    Pemerintah

    Tindak Lanjuti LHP BPK, Pemprov Kaltim Tata Ulang Pemanfaatan Aset Daerah

    R’syaBy R’syaJuli 10, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Satpol PP Kaltim, Munawwar (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalimantan Timur (Kaltim) Munawwar mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim tengah melakukan penataan ulang pemanfaatan aset daerah sebagai tindak lanjut rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.

    Munawwar menjelaskan, penataan dilakukan terhadap seluruh aset milik pemerintah daerah, baik aset bergerak maupun tidak bergerak agar pemanfaatannya sesuai dengan peruntukan dan mendukung pelaksanaan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.

    “Semua penataan aset sekarang memang diminta oleh pemerintah provinsi. Memang juga ada evaluasi dari BPK RI bahwa pemanfaatan aset-aset itu harus ditata ulang,” ujarnya di Samarinda, Jumat, 10 Juli 2026.

    Salah satu yang menjadi perhatian yakni kendaraan dinas yang masih dikuasai aparatur sipil negara (ASN) yang telah purna tugas. Menurutnya, kendaraan tersebut seharusnya dikembalikan secara sukarela sehingga tidak perlu dilakukan penarikan oleh pemerintah.

    “Jadi memang terkait kendaraan itu, seyogianya para ASN yang sudah purna tugas harusnya dengan sadar diri sudah mengembalikan. Jadi tidak perlu ditarik sebetulnya. Karena ini masih dibawa sehingga kita harus ambil. Asas manfaatnya kepada ASN yang masih aktif,” jelasnya.

    Selain kendaraan dinas, penataan juga dilakukan terhadap aset tidak bergerak. Munawwar menegaskan seluruh aset daerah harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan.

    “Intinya pemanfaatan aset itu mendukung tupoksi dan itu juga harus berlanjut. Instruksi pemerintah provinsi melalui gubernur dan wakil gubernur menjadi bagian yang sangat penting untuk penataan ulang,” tegasnya.

    Ia menambahkan, Satpol PP hanya melaksanakan penarikan aset berdasarkan permintaan dari organisasi perangkat daerah (OPD) selaku pengguna barang. Dalam pelaksanaannya, pendekatan persuasif tetap menjadi langkah utama.

    “Kami berdasarkan SOP. Sepanjang pengguna aset meminta Satpol PP untuk menarik, ya kami lakukan. Yang jelas kami lakukan secara humanis karena kami tahu yang membawa juga mantan-mantan pejabat, sehingga kami lakukan persuasi dan komunikasi,” tuturnya.

    Apabila pendekatan persuasif tidak membuahkan hasil, Satpol PP akan melanjutkan proses sesuai prosedur melalui penerbitan surat peringatan.

    “Kalau tidak berjalan baik, perlu kita keluarkan SP1 dan SP2,” pungkasnya.

     

    BPK RI Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Munawwar Satpol PP Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026

    TPT Kaltim Turun Tipis, Pengangguran Tertinggi Didominasi Lulusan SMP

    September 9, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan, Respons Karhutla Dipacu Lebih Cepat

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.