Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Komisi III DPRD Samarinda Soroti Konektivitas Drainase Kolam Retensi Sempaja
    DPRD Samarinda

    Komisi III DPRD Samarinda Soroti Konektivitas Drainase Kolam Retensi Sempaja

    RidhoBy RidhoMaret 4, 2026Updated:Maret 4, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar saat peninjauan kolam retensi berdekatan di SLI (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Deni Hakim Anwar menyoroti pentingnya konektivitas drainase pada kolam retensi di kawasan Sempaja, tepatnya di dekat Perumahan Sempaja Lestari Indah (SLI).

    Teks: Pintu air yang berlokasi di kolam retensi SLI (Insitekaltim/Ridho Wardhana)

    Dalam peninjauan tersebut, Deni menjelaskan bahwa kolam retensi seluas kurang lebih 2,6 hektare itu secara fisik telah rampung dibangun, termasuk pintu airnya. Namun, masih terdapat pekerjaan tambahan berupa penyambungan saluran drainase dari pintu air menuju drainase di Gang Ahim.

    “Kolam retensinya sudah selesai, pintu airnya juga sudah jadi. Tinggal tambahan untuk menyambungkan drainase dari pintu air menembus ke drainase di Gang Ahim,” ujar Deni, Rabu, 4 Maret 2026.

    Ia mengungkapkan, terdapat titik penyempitan saluran atau bottleneck di kawasan Gang Ahim menuju Simpang Empat Sempaja. Padahal, lokasi tersebut merupakan titik pertemuan aliran air dari Jalan PM Noor, AWS, dan Wahid Hasyim.

    “Catatan kita di Gang Ahim itu mengecil ketika mau ke Simpang Empat Sempaja. Ini bottleneck-nya ada di sana. Kalau daya tampungnya tidak sesuai, air akan kembali menjadi genangan dan ini tidak menyelesaikan masalah,” tegasnya.

    Menurutnya, pembangunan kolam retensi tidak hanya berfungsi sebagai penampung air, tetapi juga harus mampu mengatur aliran air agar berjalan sebagaimana mestinya. Karena itu, ia meminta Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk memastikan seluruh jaringan drainase saling terhubung.

    “Kita ingin blueprint-nya jelas. Jangan sampai kita bikin kolam retensi di sini tapi tidak terkoneksi dengan drainase yang ada. Sama saja bohong, ini tidak menanggulangi banjir namanya,” katanya.

    Terkait pekerjaan tambahan penyambungan drainase tersebut, Deni menyebut estimasi anggarannya sekitar Rp6 miliar. Anggaran itu, kata dia, kemungkinan diusulkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni.

    “Kurang lebih angkanya Rp6 miliar. Kemungkinan di murni, tapi nanti Kabid SDA memastikan karena masih dalam tahap penyusunan pergeseran di DPA,” jelasnya.

    Ia juga memastikan bahwa persoalan pembebasan lahan untuk mendukung pekerjaan tersebut telah diselesaikan. Meski sebelumnya sempat terjadi persoalan sosial, kini status kepemilikan lahan telah dinyatakan jelas dan sesuai peruntukan.

    Selain itu, Deni mengingatkan bahwa persoalan banjir di Samarinda tidak terlepas dari semakin berkurangnya kawasan resapan air akibat pesatnya pembangunan. Ia menilai, pembangunan di wilayah tangkapan air harus menjadi perhatian serius pemerintah.

    “Terus terang saja, Samarinda ini sudah susah resapan air karena banyaknya bangunan, baik perumahan maupun lainnya, yang dibangun di wilayah resapan. Semestinya kita tidak boleh lagi ada bangunan di atas tangkapan air karena itu mengurangi kapasitas daya tangkap dan menimbulkan banjir,” ujarnya.

    Komisi III DPRD Samarinda akan terus mengawal, program pengendalian banjir agar tepat sasaran dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

    “Poin paling penting, drainase yang dibangun itu harus sesuai peruntukannya dan memang tujuannya untuk mengurangi banjir di Kota Samarinda,” pungkasnya.

     

    Deni Hakim Anwar DPRD Samarinda Drainase Kolam Retensi Penanganan Banjir
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    MPLS Sekolah Rakyat Mundur dari Jadwal Nasional, Baru Digelar Akhir Juli

    Juli 20, 2026

    DPRD Samarinda Cari Solusi Pendanaan Awal Kontingen Porprov, Penginapan Jadi Prioritas

    Juli 20, 2026

    Distribusi LPG Dinilai Lebih Tepat Dikelola Koperasi Merah Putih Ketimbang Bisnis Ritel

    Juli 16, 2026

    15 Tahun Menanti Sertifikat Rumah, Sengketa Nasabah dan BTN Belum Temui Titik Terang

    Juli 13, 2026

    Gerindra Dorong 70 Persen Dana Probebaya Dialihkan untuk Pelatihan Kerja Warga

    Juli 11, 2026

    Sindir Ketiadaan Beasiswa Pemkot, Anhar: Jadikan Dulu Wali Kota dari PDIP

    Juli 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.