Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Juni 20, 2026

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim Gelar Aksi Tolak UU Minerba
    Hukum

    Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim Gelar Aksi Tolak UU Minerba

    AdminBy AdminJuni 5, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter : Samuel-Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Samarinda – Koalisi Masyarakat Sipil (KMS) Kaltim, menggelar aksi di depan kantor Gubernur Kaltim. Aksi kali ini menolak undang-undang Minerba yang sudah di sahkan oleh DPR RI, Jumat (4/6/2020)

    Beberapa organisasi yang tergabung di Koalisi Masyarakat Sipil Kaltim, seperti Jatam Kaltim, Pokja 30 dan LBH Samarinda, dengan membawa misi menolak undang – undang Minerba, RUU Cipta Kerja, serta masalah pengrusakan lingkungan yang terjadi di bumi Kalimantan Timur.

    Koordinator lapangan, Bernard Marbun, mengatakan bahwa aksi ini dilakukan sebagai perwujudan akumulasi keresahan masyarakat terhadap kegiatan pengrusakan lingkungan yang terjadi di Samarinda.

    Bernard mengatakan isu – isu lingkungan tersebut, telah cukup menimbulkan dampak yang nyata dan dapat dilihat secara langsung oleh pemerintah namun kami melihat dibiarkan begitu saja.

    “Banyaknya kasus dampak pengrusakan lingkungan yang terjadi. Seperti meninggalnya 36 anak di lubang tambang, dan banjir tahunan di Samarinda Seharusnya sudah menjadi bukti nyata, pemerintah tidak boleh lagi menutup mata terhadap isu lingkungan yang ada,”cibirnya.

    Aksi ini juga digelar di beberapa daerah di Kalimantan Timur, yakni di Kubar, Kukar dan Kota Samarinda. Setelah ini, akan ada aksi lanjutan yang akan dilakukan lebih besar lagi.

    “Jadi jangan salahkan ketika masyarakat sipil berbondong-bondong datang ke gedung gedung pemerintahan, karena sudah merasa dianggap pemerintah tidak sanggup untuk menyelesaikan masalah yang terjadi saat ini,” tutup Bernard.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Sengketa Lahan Yayasan Melati Belum Berakhir, Kadisdikbud Kaltim Prioritaskan Stabilitas

    Juni 18, 2026

    Usai Menang PK PM Noor, Kubu Heryono Bersihkan Spanduk Ilegal dan Desak Pengosongan

    Juni 18, 2026

    TAG Kaltim Digugat ke PTUN Samarinda, Persoalkan Jumlah dan Anggaran Rp10,7 Miliar

    Juni 11, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026

    Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol

    Juni 4, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Tangani Siswa Buta Aksara hingga Putus Sekolah, Kini SRT 57 Samarinda Mulai Torehkan Prestasi

    Nur AjijahJuni 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Penuh tantangan, tahun pertama penyelenggaraan pendidikan berasrama bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera…

    Pemkot Pastikan LPG 3 Kg untuk Warga Miskin Aman, 18 Ribu Penerima Terdata

    Juni 19, 2026

    Kanada Pesta Gol ke Gawang Qatar, Kemenangan 6-0 Ukir Sejarah Baru di Piala Dunia 2026

    Juni 19, 2026

    Sekolah Berkeadilan Tak Bisa Lahir dari SPMB yang Bermasalah

    Juni 19, 2026

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,156 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.