Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    Juni 19, 2026

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Soroti Stunting Sebagai Masalah Multifaset
    DPRD Samarinda

    Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Soroti Stunting Sebagai Masalah Multifaset

    Adit MustafaBy Adit MustafaOktober 7, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti pada Hari Rabies Sedunia dan Day Kick Off Vaksinasi Rabies Massal Gratis di halaman Museum Kota Samarinda, Sabtu (7/10/2023).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti menggarisbawahi bahwa masalah stunting tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang penting.

    Menurutnya, penyebab stunting dapat bervariasi, termasuk kesehatan yang tidak terjamin, masalah sosial, dan kendala ekonomi yang dihadapi oleh keluarga miskin atau keluarga yang kurang memahami gizi.

    Dalam upayanya untuk mengatasi masalah ini, Sri Puji Astuti menekankan pentingnya kolaborasi antarsektor dan partisipasi semua pihak.

    “Kunci utama dalam mengatasi stunting adalah ketahanan ekonomi. Apabila fondasi ekonomi dalam sebuah keluarga kuat, maka pernikahan dini dan stunting dapat dicegah,” tegasnya pada Hari Rabies Sedunia di Halaman Museum Kota Samarinda, Sabtu (7/10/2023).

    Selain itu, ia mencatat bahwa pernikahan dini sering kali muncul sebagai dampak dari masalah sosial dan global yang kompleks.

    Oleh karena itu, untuk mengatasi stunting dan permasalahan terkaitnya, kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, LSM, dan pengusaha sangat diperlukan.

    “Ketahanan pangan dan ketahanan keluarga harus menjadi prioritas bersama dan dikerjakan oleh berbagai pihak. Semua harus berkolaborasi untuk menciptakan solusi yang komprehensif,” jelasnya.

    Sri Puji Astuti juga mengundang pemerintah dan penduduk Kota Samarinda untuk bersama-sama berupaya menangani masalah stunting dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak dan keluarga.

    Diharapkan dengan kerja sama antarsektor akan menjadi faktor penting dalam menangani tantangan yang rumit ini dan menjamin masa depan yang lebih positif untuk generasi yang akan datang.

    DPRD Samarinda Sri Puji Astuti Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Lahan Pemakaman Menyusut, Pengembang Perumahan Akan Wajib Sediakan Area Makam

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Belum Kantongi Andalalin, Ronal Desak Pemkot Tindak Tegas THM W Superclub

    Juni 17, 2026

    Permohonan Hibah TPU ke PT BBE Belum Terealisasi, DPRD Memfasilitasi Realisasi Permintaan Lahan

    Juni 17, 2026

    PDIP Desak Evaluasi Aturan Desil SPMB, Dinilai Menyulitkan Warga Miskin dan Memicu Ketimpangan Baru

    Juni 17, 2026

    Sri Puji Astuti: Ingatkan Perusahaan Soal Status BPJS Kesehatan Pasca-PHK

    Juni 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Titipan dan Jual Beli Kursi Jadi Musuh Utama SPMB 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Sanksi Berat

    SittiJuni 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan tidak akan…

    Fokus Utama Layanan Pemda, HIV Masih Jadi Tantangan Kesehatan, Samarinda Catat 492 Kasus Sepanjang 2025

    Juni 19, 2026

    Belum Berdampak Signifikan, Pemkot Samarinda Perketat Pemantauan Inflasi Kenaikan BBM

    Juni 19, 2026

    Bukan Sekadar Estetika, Arsitektur Modern Samarinda Jadi Media Belajar Visual Pelajar

    Juni 19, 2026

    Didesak Maju Pilwali Samarinda, Saefuddin Zuhri Pilih Fokus Bekerja Ketimbang Berpolitik

    Juni 19, 2026
    1 2 3 … 3,155 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.