Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Juli 19, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Tambal Sulam Tak Selesaikan Masalah, Jembatan Mahakam Ulu Kembali Diprotes Warga

    Juli 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ketua DPRD Kaltim Dorong Perangat Baru Jadi Simpul Ekonomi Desa di Kaltim
    DPRD Kaltim

    Ketua DPRD Kaltim Dorong Perangat Baru Jadi Simpul Ekonomi Desa di Kaltim

    SittiBy SittiJuli 13, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud mendorong agar Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, benar-benar dimaksimalkan sebagai simpul ekonomi desa yang dapat menjadi model bagi daerah lain di Kaltim.

    Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja mendampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke rest area atau odah Singgah PPM Minerba Bekenyawa di Kilometer 59 Desa Prangat Baru, Sabtu, 12 Juli 2025.

    Hasanuddin menilai, pengembangan rest area yang dibangun dengan konsep pemberdayaan masyarakat ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal.

    “Rest area di Perangat Baru ini bukan sekadar tempat singgah, tapi bisa jadi pusat ekonomi desa yang mengangkat produk-produk lokal. Kalau dikelola serius, akan sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Hasanuddin.

    Menurutnya, fasilitas seperti rest area harus diarahkan sebagai ruang promosi dan distribusi produk unggulan desa, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner khas. Dengan begitu, rest area tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga sebagai titik pertemuan ekonomi dan sosial masyarakat.

    Hasanuddin mencontohkan potensi kopi luwak di Perangat Baru yang sudah dikenal luas. Produk tersebut bisa menjadi salah satu ikon yang mendongkrak perekonomian desa jika diberikan ruang promosi yang tepat.

    “Di sini ada kampung yang memproduksi kopi luwak, dan sudah terkenal. Kalau kita bantu pasarkan lewat rest area, dampaknya akan terasa langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Rest area Odah Bekenyawa di Desa Prangat Baru dibangun oleh masyarakat dengan dukungan sektor swasta melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran perjalanan di jalur Samarinda–Bontang, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi.

    Selain Hasanuddin, kunjungan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, di antaranya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua TP PKK Kaltim Syarifah Suraidah Harum, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Syarifatul Sa’diah dan Apansyah, serta jajaran perangkat daerah.

    Hasanuddin menegaskan, keberhasilan Desa Prangat Baru dalam mengelola potensi lokal lewat rest area ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kaltim. Dengan konsep berbasis masyarakat, model pengembangan ini bisa mendorong kemandirian desa dan meningkatkan pendapatan asli desa (PAD).

    “Semoga ke depan, Perangat Baru bisa jadi barometer dan inspirasi bagi desa-desa lain untuk memajukan ekonomi lokal. Harus ada sinergi, promosi, dan pendampingan supaya bisa berkelanjutan,” katanya.

    Rest area Perangat Baru juga dirancang sebagai ruang komersial terpadu yang menjajakan berbagai produk khas desa, sekaligus menjadi tempat interaksi masyarakat. Hasanuddin berharap, inisiatif semacam ini akan semakin banyak hadir di wilayah lain untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

    “Kalau potensi desa dimanfaatkan maksimal, masyarakat yang akan merasakan langsung manfaatnya. Desa bisa mandiri dan masyarakat lebih sejahtera,” ucap Hasanuddin.

    H Rudy Masud Hasanuddin Mas'ud PAD Perangat Baru
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    DPRD Kaltim Dorong Payung Hukum Pengelolaan Sumur Tua

    Juli 9, 2026

    Jelang Paripurna Hak Angket 13 Juli, Hamas Isyaratkan Ikuti Sikap Fraksi Golkar

    Juli 3, 2026

    DPRD Kaltim Soroti Ancaman PHK, Inflasi hingga Keselamatan Alur Sungai Mahakam

    Juli 2, 2026

    BPS Kaltim Kerahkan 3.085 Petugas Sensus Ekonomi, Kejujuran Data Warga Jadi Kunci

    Juni 26, 2026

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    Juni 25, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Air Putih Bukan Sekedar Pelepas Dahaga tapi Sangat Penting bagi Tubuh

    Nur AjijahJuli 19, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Rendahnya kesadaran mengonsumsi air putih serta tingginya konsumsi makanan dan minuman manis,…

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Tambal Sulam Tak Selesaikan Masalah, Jembatan Mahakam Ulu Kembali Diprotes Warga

    Juli 19, 2026

    Hadapi Banjir Informasi Digital, Hetifah Minta Media Terapkan Smart Journalism

    Juli 19, 2026

    Hat-trick Saka Warnai Kemenangan Dramatis Inggris atas Prancis 6-4

    Juli 19, 2026
    1 2 3 … 3,224 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.