Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Ketua DPRD Kaltim Dorong Perangat Baru Jadi Simpul Ekonomi Desa di Kaltim
    DPRD Kaltim

    Ketua DPRD Kaltim Dorong Perangat Baru Jadi Simpul Ekonomi Desa di Kaltim

    SittiBy SittiJuli 13, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Kukar – Ketua DPRD Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud mendorong agar Desa Perangat Baru, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, benar-benar dimaksimalkan sebagai simpul ekonomi desa yang dapat menjadi model bagi daerah lain di Kaltim.

    Hal itu ia sampaikan saat kunjungan kerja mendampingi Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud ke rest area atau odah Singgah PPM Minerba Bekenyawa di Kilometer 59 Desa Prangat Baru, Sabtu, 12 Juli 2025.

    Hasanuddin menilai, pengembangan rest area yang dibangun dengan konsep pemberdayaan masyarakat ini memiliki potensi besar untuk mendorong kemandirian ekonomi lokal.

    “Rest area di Perangat Baru ini bukan sekadar tempat singgah, tapi bisa jadi pusat ekonomi desa yang mengangkat produk-produk lokal. Kalau dikelola serius, akan sangat bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Hasanuddin.

    Menurutnya, fasilitas seperti rest area harus diarahkan sebagai ruang promosi dan distribusi produk unggulan desa, seperti hasil pertanian, kerajinan tangan, hingga kuliner khas. Dengan begitu, rest area tidak hanya berfungsi sebagai tempat beristirahat, tetapi juga sebagai titik pertemuan ekonomi dan sosial masyarakat.

    Hasanuddin mencontohkan potensi kopi luwak di Perangat Baru yang sudah dikenal luas. Produk tersebut bisa menjadi salah satu ikon yang mendongkrak perekonomian desa jika diberikan ruang promosi yang tepat.

    “Di sini ada kampung yang memproduksi kopi luwak, dan sudah terkenal. Kalau kita bantu pasarkan lewat rest area, dampaknya akan terasa langsung bagi masyarakat,” tambahnya.

    Rest area Odah Bekenyawa di Desa Prangat Baru dibangun oleh masyarakat dengan dukungan sektor swasta melalui Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung kelancaran perjalanan di jalur Samarinda–Bontang, tetapi juga sebagai pusat pemberdayaan ekonomi.

    Selain Hasanuddin, kunjungan tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh daerah, di antaranya Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ketua TP PKK Kaltim Syarifah Suraidah Harum, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Anggota DPRD Kaltim dari Dapil IV Syarifatul Sa’diah dan Apansyah, serta jajaran perangkat daerah.

    Hasanuddin menegaskan, keberhasilan Desa Prangat Baru dalam mengelola potensi lokal lewat rest area ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kaltim. Dengan konsep berbasis masyarakat, model pengembangan ini bisa mendorong kemandirian desa dan meningkatkan pendapatan asli desa (PAD).

    “Semoga ke depan, Perangat Baru bisa jadi barometer dan inspirasi bagi desa-desa lain untuk memajukan ekonomi lokal. Harus ada sinergi, promosi, dan pendampingan supaya bisa berkelanjutan,” katanya.

    Rest area Perangat Baru juga dirancang sebagai ruang komersial terpadu yang menjajakan berbagai produk khas desa, sekaligus menjadi tempat interaksi masyarakat. Hasanuddin berharap, inisiatif semacam ini akan semakin banyak hadir di wilayah lain untuk memperkuat ekonomi kerakyatan.

    “Kalau potensi desa dimanfaatkan maksimal, masyarakat yang akan merasakan langsung manfaatnya. Desa bisa mandiri dan masyarakat lebih sejahtera,” ucap Hasanuddin.

    H Rudy Masud Hasanuddin Mas'ud PAD Perangat Baru
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Kursi Sekwan Kaltim Belum Bertuan, DPRD Masih Tunggu Usulan Nama dari Gubernur

    Mei 26, 2026

    DPRD Kaltim Matangkan Hak Angket, Hasanuddin Mas’ud Sebut Pansus Bisa Dibentuk

    Mei 25, 2026

    BPK Bongkar Dugaan Kelebihan Pembayaran Miliaran di Kaltim, Program Gratispol hingga Proyek Infrastruktur Tersorot

    Mei 25, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    DPRD Samarinda Soroti Kualitas Layanan Perumdam Meski Capaian Sudah 84 Persen

    April 28, 2026

    CFN Dorong UMKM dan PAD, Viktor Yuan: Berpotensi Jadi Tradisi Kota

    April 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    R’syaMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah pesatnya perkembangan transaksi digital, pembayaran menggunakan QRIS (Quick Response Code…

    Generasi Muda Jadi Sasaran Judi Online, OJK Perkuat Literasi Keuangan

    Mei 29, 2026

    Jelang Musda VI di Samarinda, Demokrat Kaltim Resmi Buka Seleksi Ketua Baru

    Mei 29, 2026

    38 Desa di Kaltim Masih Blank Spot Internet, Terkendala Listrik dan Anggaran

    Mei 29, 2026

    Kabar Gembira, Ribuan Rumah di Bontang Dapat Sambungan Listrik Gratis 900 Watt

    Mei 29, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.