Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda
    DPRD Samarinda

    Kasus Stunting Meningkat, Perlu Percepatan Penurunan di Samarinda

    SeliBy SeliApril 5, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) menetapkan Kota Samarinda menjadi daerah nomor dua kasus stunting tertinggi di Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kutai Kartanegara.

    SSGI mencatat kasus stunting di Kota Samarinda naik menjadi 25,3 persen dari 21 persen di tahun 2022.

    Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti mengatakan kenaikan tersebut karena persoalan data. Sebab pada dasarnya hasil pencatatan dan pelaporan gizi berbasis masyarakat (e-PPGBM) Kota Samarinda justru menunjukkan angka stunting mengalami penurunan dari 10, 9 persen menjadi 9,8 persen.

    “Saya kira bukan stunting yang naik, tapi pendataan yang belum selesai. Jadi bukan data yang riil” ujarnya kepada Insitekaltim, Rabu (5/4/2023).

    Meski demikian, dengan kanaikan stunting menurut data SSGI maka Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda harus bekerja lebih keras untuk menurunkan angka kasus anak dengan ukuran tubuh pendek akibat kurang gizi berada di bawah angka 14 persen.

    “Salah satunya mengubah sistem pengukuran tinggi anak dan berat anak harus berdasarkan umur,” terangnya.

    Ia pun mengakui angka 25,3 persen ke 14 persen masih cukup jauh, tapi ia memastikan Pemkot Samarinda akan terus berupaya menurunkan kasus stunting.

    “Kami dari Komisi IV akan terus dorong penanganan percepatan penurunan stunting. Intinya kita ada upaya,” tambahnya.

    Penanganan stunting di Kota Samarinda ada 19 organisasi perangkat daerah yang berkolaborasi. Maka dari itu Sri Puji Astuti berencana akan melakukan kunjungan untuk memastikan angka tersebut sesuai dengan kondisi lapangan.

    “Bersama dinas-dinas terkait, kami akan lakukan kunjungan lapangan untuk memastikan terkait angka yang ada,” tandasnya.

    Sri Puji Astuti SSGI Stunting
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Seli

    Related Posts

    BKKBN Kaltim Perkuat Intervensi Non-Nutrisi untuk Tekan Stunting

    Juli 20, 2026

    Lampaui Target Nasional, Stunting di Samarinda Turun Jadi 17,13 Persen

    Juli 14, 2026

    Program MBG Belum Bisa Jadi Tolok Ukur Penurunan Stunting di Samarinda

    Juli 13, 2026

    Cegah Anak Stunting, Kini Periksa Kehamilan Wajib Delapan Kali

    Juli 12, 2026

    Kemampuan Fiskal Terbatas, Pengentasan 26 Hektare Kawasan Kumuh Samarinda Masih Gantung

    Juli 9, 2026

    Lelang Lambat Imbas Dinamika Anggaran Pusat, Realisasi Fisik PUPR Masih Minim

    Juli 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.