Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Juni 11, 2026

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kasus Gondongan Meningkat di Samarinda, Dinkes Kaltim Tegaskan Blau Hanya Mitos
    Kesehatan

    Kasus Gondongan Meningkat di Samarinda, Dinkes Kaltim Tegaskan Blau Hanya Mitos

    LarasBy LarasOktober 2, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dokter Jaya Mualimin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Puskesmas Samarinda Kota mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor 400.7.8/439/100.02.026 tentang Imbauan Peningkatan Kasus Penyakit Mumps/Gondongan, sejak 25 September 2024 lalu.

    Imbauan ini berisi tentang tata cara rujukan dan pencegahan penyakit gondongan. Misal saja di poin satu, Puskesmas Samarinda Kota mengimbau apabila menemui anak yang mengalami penyakit gondongan untuk melakukan isolasi mandiri, tidak masuk sekolah, tidak keluar rumah dan mengurangi kontak dengan orang lain, hingga minimal hari keenam pembengkakan leher terjadi.

    Teks: Blau

    Kedua, anak-anak yang terindikasi terserang penyakit gondongan, diminta untuk makan makanan bergizi guna mempercepat proses penyembuhan. Ketiga, anak yang terinfeksi, keluarga dan tenaga pengajar harus mengenakan masker minimal 1-2 minggu serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

    Mendengar kabar ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dokter Jaya Mualimin mengungkapkan rasa prihatinnya. Ia menjelaskan bahwa gondongan disebabkan oleh virus dan menular melalui cipratan air ludah serta udara.

    Menurut Jaya, penyakit gondongan bukan penyakit berbahaya. Tetapi apabila penyakit gondongan itu disebabkan oleh difteri. Difteri sendiri adalah infeksi pada hidung dan tenggorokan yang mengakibatkan pembengkakan hingga menutup jalan nafas.

    “Tetapi apabila penyakit gondongan itu disebabkan oleh difteri itu yang berbahaya,” katanya di halaman Gor Segiri Samarinda, Selasa (1/10/2024).

    Walau tergolong tidak berbahaya selama bukan disebabkan difteri, Jaya menyebutkan perlu pemeriksaan lebih lanjut guna membedakan antara gondongan biasa atau gondongan akibat difteri. Hal ini tentu saja harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.

    Dilanjutkannya, sempat terjadi kasus tiga dari empat anak di Kabupaten Berau yang meninggal dunia disebabkan gondongan difteri di tahun 2023. Maka, penting dilakukan pemeriksaan segera setelah melihat adanya pembengkakan di sekitar leher dan pipi anak. “Kemudian dari 4 tersebut 3 orang meninggal dan kita lakukan vaksinasi massal,” jelasnya.

    Untuk itu, Jaya mengajak masyarakat supaya gencar melakukan vaksinasi bagi anak mereka. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) yang diberikan di dosis pertama saat berusia sekitar 12–13 bulan dan dosis kedua saat berusia 3 tahun 4 bulan.

    Vaksin ini difasilitasi oleh pemerintah di puskesmas dan diberikan cuma-cuma atau gratis. Jaya mengingatkan pentingnya vaksin demi memberikan kekebalan tubuh akan virus-virus, yang berpotensi memiliki bahaya besar bagi anak.

    Selain itu, ada mitos yang beredar di masyarakat terkait pengobatan gondongan dengan mengoleskan blau cuci. Bahan ini digunakan untuk memutihkan pakaian berwarna putih. Blau cuci juga dapat membuat pakaian menjadi lebih cerah dan cemerlang.

    Dengan tegas, mitos ini dibantah Jaya. Tidak ada khasiat blau pada penyakit gondongan. Walau dirasa sensasi sejuk setelah mengoleskan blau pada gondongan, tetapi tidak akan membuat pengaruh apapun pada pembengkakannya.

    Terakhir, dirinya mengimbau masyarakat sebagaimana yang tertulis dalam surat edaran tersebut. Terlebih, segera pergi ke dokter atau puskesmas ketika ada gejala gondongan pada anak supaya bisa ditangani lebih cepat.

    “Anak-anak yang dicurigai memiliki penyakit gondongan, segera lakukan pengobatan ke dokter, jangan menggunakan penatalaksanaan yang sepenuhnya tidak benar seperti penggunaan blau,” tutupnya.

    Dinkes Kaltim Dokter Jaya Mualimin Gondongan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Penduduk Bertambah, Fasilitas Kesehatan Terus Berkembang

    Juni 11, 2026

    Peserta Gratispol Boleh Naik Kelas, tapi Perawatan Diusulkan Tak Lagi Ditanggung APBD

    Juni 10, 2026

    Pasien Tetap Berhak Dijamin BPJS Kesehatan, Meski Menolak Tindakan Medis Tertentu

    Juni 9, 2026

    Perbedaan Susu Pasteurisasi dan Susu UHT yang Perlu Diketahui, Konsumen Jangan Salah Pilih

    Juni 6, 2026

    Kasus TBC dan HIV di Samarinda Terus Meningkat, Penanganan Kesehatan Masih Jadi Tantangan

    Juni 6, 2026

    RSUD IA Moeis Tambah Kapasitas Ruang Isolasi TBC dan HIV dari 6 Menjadi 10 Tempat Tidur

    Juni 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sektor Tambang Dominasi PHK di Kaltim, 1.233 Pekerja Ajukan Klaim JKP Periode Januari-Mei 2026

    Nur AjijahJuni 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Samarinda, Murniati, mengatakan sejak Januari hingga Mei 2026…

    Perlu Evaluasi, Fuad Minta Penerapan TKA Tak Hambat Siswa Lanjut Pendidikan

    Juni 11, 2026

    Jaga Stamina dan Kewarasan Diri, Guru TK Rutin Bermain Bulu Tangkis

    Juni 11, 2026

    Satu-satunya di Kaltim, Prodi Pendidikan Otomotif IKIP PGRI Tawarkan Keunggulan Ganda

    Juni 11, 2026

    PGRI Kaltim Siapkan Mata Kuliah Coding Berbasis AI untuk Calon Guru

    Juni 11, 2026
    1 2 3 … 3,139 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.