Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    September 25, 2026

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Kasus Gondongan Meningkat di Samarinda, Dinkes Kaltim Tegaskan Blau Hanya Mitos
    Kesehatan

    Kasus Gondongan Meningkat di Samarinda, Dinkes Kaltim Tegaskan Blau Hanya Mitos

    LarasBy LarasOktober 2, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dokter Jaya Mualimin.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Puskesmas Samarinda Kota mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor 400.7.8/439/100.02.026 tentang Imbauan Peningkatan Kasus Penyakit Mumps/Gondongan, sejak 25 September 2024 lalu.

    Imbauan ini berisi tentang tata cara rujukan dan pencegahan penyakit gondongan. Misal saja di poin satu, Puskesmas Samarinda Kota mengimbau apabila menemui anak yang mengalami penyakit gondongan untuk melakukan isolasi mandiri, tidak masuk sekolah, tidak keluar rumah dan mengurangi kontak dengan orang lain, hingga minimal hari keenam pembengkakan leher terjadi.

    Teks: Blau

    Kedua, anak-anak yang terindikasi terserang penyakit gondongan, diminta untuk makan makanan bergizi guna mempercepat proses penyembuhan. Ketiga, anak yang terinfeksi, keluarga dan tenaga pengajar harus mengenakan masker minimal 1-2 minggu serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

    Mendengar kabar ini, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Dokter Jaya Mualimin mengungkapkan rasa prihatinnya. Ia menjelaskan bahwa gondongan disebabkan oleh virus dan menular melalui cipratan air ludah serta udara.

    Menurut Jaya, penyakit gondongan bukan penyakit berbahaya. Tetapi apabila penyakit gondongan itu disebabkan oleh difteri. Difteri sendiri adalah infeksi pada hidung dan tenggorokan yang mengakibatkan pembengkakan hingga menutup jalan nafas.

    “Tetapi apabila penyakit gondongan itu disebabkan oleh difteri itu yang berbahaya,” katanya di halaman Gor Segiri Samarinda, Selasa (1/10/2024).

    Walau tergolong tidak berbahaya selama bukan disebabkan difteri, Jaya menyebutkan perlu pemeriksaan lebih lanjut guna membedakan antara gondongan biasa atau gondongan akibat difteri. Hal ini tentu saja harus dilakukan oleh tenaga kesehatan.

    Dilanjutkannya, sempat terjadi kasus tiga dari empat anak di Kabupaten Berau yang meninggal dunia disebabkan gondongan difteri di tahun 2023. Maka, penting dilakukan pemeriksaan segera setelah melihat adanya pembengkakan di sekitar leher dan pipi anak. “Kemudian dari 4 tersebut 3 orang meninggal dan kita lakukan vaksinasi massal,” jelasnya.

    Untuk itu, Jaya mengajak masyarakat supaya gencar melakukan vaksinasi bagi anak mereka. Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) yang diberikan di dosis pertama saat berusia sekitar 12–13 bulan dan dosis kedua saat berusia 3 tahun 4 bulan.

    Vaksin ini difasilitasi oleh pemerintah di puskesmas dan diberikan cuma-cuma atau gratis. Jaya mengingatkan pentingnya vaksin demi memberikan kekebalan tubuh akan virus-virus, yang berpotensi memiliki bahaya besar bagi anak.

    Selain itu, ada mitos yang beredar di masyarakat terkait pengobatan gondongan dengan mengoleskan blau cuci. Bahan ini digunakan untuk memutihkan pakaian berwarna putih. Blau cuci juga dapat membuat pakaian menjadi lebih cerah dan cemerlang.

    Dengan tegas, mitos ini dibantah Jaya. Tidak ada khasiat blau pada penyakit gondongan. Walau dirasa sensasi sejuk setelah mengoleskan blau pada gondongan, tetapi tidak akan membuat pengaruh apapun pada pembengkakannya.

    Terakhir, dirinya mengimbau masyarakat sebagaimana yang tertulis dalam surat edaran tersebut. Terlebih, segera pergi ke dokter atau puskesmas ketika ada gejala gondongan pada anak supaya bisa ditangani lebih cepat.

    “Anak-anak yang dicurigai memiliki penyakit gondongan, segera lakukan pengobatan ke dokter, jangan menggunakan penatalaksanaan yang sepenuhnya tidak benar seperti penggunaan blau,” tutupnya.

    Dinkes Kaltim Dokter Jaya Mualimin Gondongan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026

    Transisi Global Fund, Kaltim Mulai Hitung Kebutuhan Anggaran Penanggulangan HIV/AIDS

    September 23, 2026

    Pembuluh Darah Bisa Menyempit Diam-Diam, Ini Penyebab dan Risikonya

    September 22, 2026

    Jalan Sedikit Sudah Tersengal? Waspadai Tanda Gagal Jantung

    September 21, 2026

    Kunjungan Poli Jantung RSUD IA Moeis Tembus 1.100, Klinik Gagal Jantung Diperkuat

    September 20, 2026

    Beban Penyakit Jantung Tinggi, RSUD IA Moies Samarinda Siapkan Layanan Khusus

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    APBD Perubahan Samarinda Rp3,75 Triliun, Raperda Ditarget Paripurna 30 September

    AminahSeptember 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ruang fiskal Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyusut dalam rancangan Perubahan APBD 2026.…

    Hadapi Persaingan Media, Infosatu.co dan Insitekaltim Kembali Terverifikasi Dewan Pers

    September 25, 2026

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    Porprov Kaltim Tinggal 50 Hari, Dispora Minta THB Segera Didistribusikan

    September 25, 2026
    1 2 3 … 3,363 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.