Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    Oktober 12, 2026

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua
    Kesehatan

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    IraBy IraJuni 15, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat, hipertensi menjadi penyakit dengan jumlah kasus tertinggi yang ditemukan dan ditangani di wilayah tersebut. Kasus penyakit tidak menular masih menjadi tantangan kesehatan di Kalimantan Timur.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, jumlah penderita hipertensi yang telah terjangkau layanan kesehatan mencapai hampir 200 ribu orang.

    “Kalau untuk hipertensi memang kasusnya paling tinggi di Provinsi Kaltim. Ada sekitar 200.000 yang sudah dijangkau oleh kita,” ujar Jaya di Gedung DPRD Kaltim, Senin, 15 Juni 2026.

    Menurutnya, pengendalian hipertensi menjadi salah satu indikator kinerja utama sektor kesehatan di daerah. Pemerintah menargetkan, sedikitnya 90 persen penderita hipertensi. Dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai, untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

    Selain hipertensi, diabetes melitus menjadi penyakit tidak menular dengan jumlah kasus terbanyak kedua di Kalimantan Timur. Sementara itu, penyakit jantung dan stroke berada pada urutan berikutnya.

    “Diabetes melitus urutan kedua. Setelah itu penyakit jantung dan stroke,” katanya.

    Tingginya angka kasus penyakit tidak menular tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.

    Hipertensi dan diabetes diketahui merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

    Dinkes Kalimantan Timur terus mendorong masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat guna menekan angka kejadian penyakit tidak menular yang masih mendominasi layanan kesehatan di daerah tersebut.

     



    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Dinkes Kaltim Petakan Program Bermasalah, Percepatan Layanan Jadi Prioritas

    September 30, 2026

    Kompensasi Rp5 Miliar Belum Terealisasi, Kasus Pasien RSUD AWS Berlanjut ke DPRD Kaltim

    September 29, 2026

    Dugaan Malpraktik Dokter Furqon Belum Bisa Dibuktikan, AWS Tunggu Hasil Majelis Disiplin Profesi

    September 29, 2026

    Asam Lambung Mudah Naik, 10 Makanan Ini Bisa Jadi Alternatif

    September 26, 2026

    Kasus ISPA Kaltim Mulai Turun, Asap dan Minim Hujan Masih Jadi Ancaman

    September 24, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Manfaatkan Transaksi MiChat, Tiga Pria Rampas Ponsel dan Uang Korban di Samarinda

    AminahOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Tiga pria diduga memanfaatkan transaksi yang melibatkan aplikasi MiChat untuk merampas ponsel…

    Pameran Di Balik Situs Angkat Memori Sejarah, Ruang Apresiasi Seni Kaltim Dinilai Masih Minim

    Oktober 12, 2026

    Karhutla Picu 13 Ribu Kasus ISPA, Pemprov Kaltim Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana

    Oktober 12, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026
    1 2 3 … 3,381 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.