Insitekaltim, Samarinda – Melalui program Bulan Vitamin A yang berlangsung hingga akhir Agustus 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda menargetkan, sekitar 54 ribu bayi dan balita mendapatkan vitamin A gratis.
Kepala Dinkes Samarinda Ismed Kusasih mengatakan, Bulan Vitamin A merupakan program rutin yang digelar dua kali dalam setahun. Yakni, setiap Februari dan Agustus. Pelaksanaannya melibatkan seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas dan posyandu.
“Di Kota Samarinda ada 26 puskesmas, yang menyelenggarakan Bulan Vitamin A. Juga ada 439 posyandu dengan kader sekitar 700-an. Jadi sasaran kita tahun 2026 ini ada sekitar 54.000 bayi dan balita,” kata Ismed, Senin, 10 Agustus 2026.
Ia mengimbau, para orang tua yang memiliki bayi dan balita untuk membawa anak mereka ke puskesmas atau posyandu terdekat selama program berlangsung.
Selain memperoleh vitamin A secara gratis, orang tua juga, dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ismed menjelaskan, vitamin A yang diberikan dalam program tersebut. Telah menggunakan dosis, sesuai standar pelayanan kesehatan. Untuk pemberian vitamin A pada sasaran program, dosis yang digunakan mencapai 100.000 International Unit (IU).
“Vitamin A yang diberikan ini mempunyai standar yang sudah sangat terukur dan kita memberikan vitamin A ini dengan dosis 100.000 IU,” tuturnya.
Menurut Ismed, pemberian vitamin A menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan pemenuhan gizi anak. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan stunting pada balita.
“Paling penting untuk balita, terutama untuk pencegahan stunting dan juga untuk membantu pertumbuhan gizi dan perkembangan dari bayi dan balita,” jelasnya.
Tak hanya vitamin A, rangkaian pelayanan kesehatan anak, yang digelar pada Februari dan Agustus juga mencakup imunisasi serta pemantauan pertumbuhan.
Layanan tersebut diberikan, melalui puskesmas dan posyandu sehingga masyarakat dapat memanfaatkan beberapa layanan kesehatan anak dalam satu kunjungan.
“Jadi kegiatan bulan Februari dan Agustus ini ada beberapa pemberian, baik vitamin A, imunisasi, kemudian pemantauan pertumbuhan yang dilaksanakan di puskesmas dan posyandu,” pungkas Ismed.

