Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua
    Kesehatan

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 15, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kadinkes Kaltim, Jaya Mualimin (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Kesehatan Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat, hipertensi menjadi penyakit dengan jumlah kasus tertinggi yang ditemukan dan ditangani di wilayah tersebut. Kasus penyakit tidak menular masih menjadi tantangan kesehatan di Kalimantan Timur.

    Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Jaya Mualimin mengatakan, jumlah penderita hipertensi yang telah terjangkau layanan kesehatan mencapai hampir 200 ribu orang.

    “Kalau untuk hipertensi memang kasusnya paling tinggi di Provinsi Kaltim. Ada sekitar 200.000 yang sudah dijangkau oleh kita,” ujar Jaya di Gedung DPRD Kaltim, Senin, 15 Juni 2026.

    Menurutnya, pengendalian hipertensi menjadi salah satu indikator kinerja utama sektor kesehatan di daerah. Pemerintah menargetkan, sedikitnya 90 persen penderita hipertensi. Dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai, untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.

    Selain hipertensi, diabetes melitus menjadi penyakit tidak menular dengan jumlah kasus terbanyak kedua di Kalimantan Timur. Sementara itu, penyakit jantung dan stroke berada pada urutan berikutnya.

    “Diabetes melitus urutan kedua. Setelah itu penyakit jantung dan stroke,” katanya.

    Tingginya angka kasus penyakit tidak menular tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena berpotensi menimbulkan komplikasi serius jika tidak terdeteksi dan ditangani sejak dini.

    Hipertensi dan diabetes diketahui merupakan faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular, termasuk serangan jantung dan stroke.

    Dinkes Kalimantan Timur terus mendorong masyarakat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat guna menekan angka kejadian penyakit tidak menular yang masih mendominasi layanan kesehatan di daerah tersebut.

     

    Diabetes Dinkes Kaltim Hipertensi Jaya Mualimin Kesehatan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Sering Stres? Berenang Bisa Jadi Cara Sederhana Menenangkan Pikiran

    Juni 14, 2026

    Manfaat Gym untuk Kesehatan Tubuh, Tak Sekadar Membentuk Otot

    Juni 14, 2026

    Harga Obat Peserta JKN Tetap Terlindungi dan Dipastikan Tetap Stabil Meski Dolar Menguat

    Juni 13, 2026

    Ingin Kulit Glowing Alami? Olahraga Rutin Bisa Jadi Rahasianya

    Juni 13, 2026

    Sasar Pelajar SD, Program Gemarikan Tanamkan Pentingnya Konsumsi Ikan Sejak Dini

    Juni 12, 2026

    Penduduk Bertambah, Fasilitas Kesehatan Terus Berkembang

    Juni 11, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.