Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    Juni 7, 2026

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Fraksi PDIP Kaltim keluhkan Jalan Rusak, Sawit dan Izin Rumah Ibadah
    DPRD Kaltim

    Fraksi PDIP Kaltim keluhkan Jalan Rusak, Sawit dan Izin Rumah Ibadah

    SittiBy SittiAgustus 4, 202503 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota Fraksi PDIP, H. Baba
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Kalimantan Timur menyoroti sejumlah persoalan krusial yang belum tertangani di berbagai daerah pemilihan. Hal ini terungkap dalam laporan hasil reses masa sidang II tahun 2025 yang disampaikan Anggota Fraksi PDIP H Baba, dalam Rapat Paripurna Ke-28 di Gedung Utama DPRD Kaltim, Senin 4 Agustus 2025.

    Dalam laporan tersebut, Fraksi PDIP menyebut persoalan infrastruktur jalan desa dan penghubung antarwilayah sebagai keluhan utama warga, terutama di Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Penajam Paser Utara. Kerusakan jalan disebut menghambat pergerakan ekonomi dan distribusi hasil pertanian.

    “Kondisi jalan yang rusak parah bukan hanya memperlambat distribusi hasil bumi, tapi juga membatasi akses layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan,” tegas H Baba dalam laporannya.

    Tak hanya infrastruktur, isu pertanian juga menjadi perhatian. Fraksi PDIP menilai program bantuan dan dukungan sarana prasarana dari pemerintah pusat belum menyentuh secara merata masyarakat petani lokal. Jalan usaha tani, irigasi dan alat produksi belum memadai.

    “Kami menyerap aspirasi petani yang mengeluhkan sulitnya mengakses bantuan langsung. Pemerintah diminta lebih berpihak pada petani kecil, bukan hanya korporasi,” ujarnya.

    Kekhawatiran serius juga disampaikan warga terkait dampak ekspansi perkebunan sawit. Menurut H Baba, di beberapa kabupaten seperti Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, warga menolak perluasan kebun sawit karena dianggap merusak lingkungan dan mengurangi sumber air bersih.

    “Warga melihat sendiri, setelah sawit masuk, mata air berkurang, tanah jadi kering, dan kualitas air menurun. Ini bukan isu baru, tapi makin terasa dampaknya,” jelasnya.

    Lebih lanjut, Fraksi PDIP juga menyoroti ancaman konversi lahan produktif akibat pertambangan batu bara dan perkebunan. Perubahan fungsi lahan secara besar-besaran disebut sebagai penyebab berkurangnya area persawahan dan rawan bencana lingkungan.

    “Alih fungsi lahan yang tidak terkendali bisa jadi bom waktu. Masyarakat pedesaan yang paling terdampak,” imbuhnya.

    Masalah sosial dan keagamaan pun mencuat dari hasil kunjungan para anggota fraksi. Warga meminta perhatian serius atas isu kemiskinan, angka stunting, dan sarana ibadah. Banyak rumah ibadah yang butuh renovasi namun belum mendapat bantuan pemerintah.

    “Kami temukan kendala teknis dalam pengurusan izin mendirikan rumah ibadah. Prosedur yang rumit membuat banyak tempat ibadah belum punya legalitas jelas, padahal eksis sejak lama,” kata H Baba.

    Dalam penutup laporannya, Fraksi PDIP mendesak pemerintah provinsi agar serius menindaklanjuti hasil reses sebagai masukan pokok dalam penyusunan program pembangunan. H Baba menekankan bahwa laporan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan refleksi langsung aspirasi konstituen.

    “Kami tidak ingin laporan ini hanya jadi arsip. Ini suara rakyat yang harus masuk dalam perencanaan APBD dan program nyata,” tandasnya.

    Laporan reses Fraksi PDIP disusun berdasarkan hasil kunjungan ke daerah pemilihan masing-masing anggota selama periode 1–8 Juli 2025. Lampiran laporan memuat aspirasi konkret dan usulan program kegiatan yang dibawa dari masyarakat secara langsung.

    APBD Fraksi PDIP H Baba
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Ledakan Proyek Besar di Samarinda Dinilai Belum Berdampak Signifikan pada Penurunan Angka Pengangguran

    Mei 22, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026

    Andi Harun Bongkar Pos Anggaran Rp98 Miliar, Dorong Efisiensi dan Integrasi Sistem Pemerintahan

    April 22, 2026

    PAD Samarinda Lampaui Target, Kemandirian Fiskal Mulai Menguat

    April 22, 2026

    Dana Bantuan Parpol Disorot, Wawali Samarinda Tekankan Akuntabilitas

    April 20, 2026

    Soal BPJS Kota dan Provinsi, Iswandi Tegaskan Jangan Bikin Publik Bingung

    April 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gratispol Sudah Jalan, DPRD Kaltim Ingatkan Kampus Jangan Lambat Beri Kepastian Mahasiswa

    SittiJuni 7, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol pendidikan gratis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus berjalan dan…

    Bukan Musuhan, Banyak Orang Kini Memilih Mengurangi Lingkaran Pertemanan

    Juni 7, 2026

    Big Mall Selalu Jadi Pilihan Warga Samarinda, Menghabiskan Akhir Pekan

    Juni 7, 2026

    Hingga Mei 2026, Realisasi Pajak Reklame Samarinda Baru Capai 12 Persen

    Juni 7, 2026

    Mengapa Tanah Mengeluarkan Aroma Khas Setelah Hujan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

    Juni 7, 2026
    1 2 3 … 3,128 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.