Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    September 15, 2026

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken
    Ekonomi

    BAZNAS Kaltim Targetkan Mustahik Jadi Muzaki Lewat Program Z-Chicken

    R’syaBy R’syaJuli 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kick Off Program Z-Chicken 2026 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terus mengembangkan pengelolaan zakat yang tidak hanya berorientasi pada bantuan konsumtif, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.

    Melalui Program Z-Chicken 2026, BAZNAS mendorong mustahik membangun usaha produktif agar mampu mandiri secara ekonomi hingga bertransformasi menjadi muzaki.

    Sedikitnya 35 mustahik menerima bantuan modal usaha kuliner berbasis ayam krispi sebagai bekal mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Rudi Kartono mengatakan, Program Z-Chicken merupakan salah satu bentuk pengelolaan zakat produktif yang bertujuan menciptakan perubahan ekonomi bagi penerima manfaat.

    “Para penerima manfaat didorong memiliki usaha yang berkelanjutan sehingga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga, bahkan kelak bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki,” ujarnya saat Kick Off Program Z-Chicken 2026 yang digelar di Kantor BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur, Samarinda belum lama ini.

    Program Z-Chicken merupakan satu dari lima program unggulan BAZNAS di bidang pemberdayaan ekonomi. Penerima manfaat tidak hanya memperoleh tambahan modal, tetapi juga didorong mengembangkan usaha yang mampu memberikan penghasilan secara berkelanjutan.

    Rudi menegaskan keberhasilan pengelolaan zakat tidak semata diukur dari besarnya dana yang disalurkan, melainkan dari kemampuan program menciptakan perubahan nyata bagi mustahik.

    Kementerian Agama, lanjutnua, terus mendukung tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang profesional, akuntabel, transparan, serta tepat sasaran. Sinergi antara Kementerian Agama, BAZNAS, pemerintah daerah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci dalam memperluas dampak pemberdayaan ekonomi umat.

    “Kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperluas sehingga manfaat zakat semakin dirasakan masyarakat. Program Z-Chicken menjadi contoh konkret bagaimana zakat mampu menjadi motor penggerak ekonomi umat sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat yang membutuhkan,” tuturnya.

    Ia juga mengingatkan para penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan modal usaha dengan penuh tanggung jawab dan kerja keras. Dengan usaha yang berkembang, program tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf hidup keluarga penerima, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

     

    Baznas Kaltim Kemenag Kaltim Program Z-Chicken 2026 Rudi Kartono
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026

    Tanggap Darurat Berakhir 21 September, Begini Nasib BTT Rp2,5 Miliar untuk Kekeringan Samarinda

    September 15, 2026

    LPG Bersubsidi Jadi Penekan Biaya Produksi, 137 UMKM Perempuan Samarinda Masuk Sasaran

    September 15, 2026

    Pemkot Samarinda Luncurkan Kartu KEMAS, Perkuat Akses LPG 3 Kg bagi UMKM

    September 15, 2026

    KLH Segel 50 Perusahaan Terdampak Karhutla, 4 di Antaranya Berada di Kaltim

    September 15, 2026

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Air Minum Jadi Titik Rawan Penyakit Saat Kemarau

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Air menjadi kebutuhan yang paling terasa ketika kemarau datang. Saat sumber air…

    Pelayanan Ramah, Perpustakaan Jadi Alternatif Ruang Belajar Mahasiswa

    September 15, 2026

    Porprov Kaltim Dua Tahun Sekali, Dispora Soroti Efisiensi Anggaran dan Pembinaan Atlet

    September 15, 2026

    Palaran hingga Makroman Berkali-kali Terbakar, BPBD Samarinda Ungkap Dugaan Penyebab

    September 15, 2026

    Karhutla Samarinda Tembus 273 Hektare, DPRD Dorong Gerak Cepat Hadapi Ancaman El Nino

    September 15, 2026
    1 2 3 … 3,342 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.