Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    September 15, 2026

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah
    Ekonomi

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    AminahBy AminahSeptember 15, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Aktivitas ASN di lingkungan pemerintahan (Dok/Insitekaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Isu pengalihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) memunculkan kekhawatiran terhadap keberlangsungan perbankan daerah dan sumber pendapatan daerah.

    Ketua DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Hasanuddin Mas’ud menilai, perpindahan transaksi payroll ASN ke bank nasional dapat mengurangi manfaat ekonomi yang selama ini diterima daerah melalui aktivitas keuangan pemerintah.

    “Ini secara pribadi tentu ini menjadi pukulan buat bank daerah. Karena semua pembayaran yang memakai sistem daerah itu kan harusnya ada keuntungan. Artinya ada masukan buat daerah, berarti ada peningkatan PAD,” kata Hamas sapaan akrabnya, Senin, 14 September 2026.

    Persoalannya bukan sekadar bank mana yang menerima pembayaran gaji ASN. Jika transaksi keuangan pemerintah daerah berpindah ke bank nasional, manfaat dari perputaran dana tersebut juga berpotensi ikut bergeser keluar daerah.

    “Kalau dipindah ke bank Himbara, bank nasional, berarti kan akan berpindah itu. PAD-nya tidak lagi kepada daerah tapi jadi nasional. Saya sebagai pribadi tidak setuju,” ujarnya.

    Namun, kekhawatiran tersebut muncul ketika pemerintah pusat justru menyatakan belum memiliki kebijakan untuk memindahkan payroll ASN daerah ke Himbara.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam rapat kerja bersama Komite IV DPD RI, Senin, 14 September 2026, secara tegas membantah adanya kebijakan tersebut.

    “Saya tidak ada kebijakan mengubah gaji ASN daerah ke Himbara. Saya juga kaget dengar itu,” kata Purbaya.

    Purbaya juga menyebut pemerintah tetap memperhatikan kondisi BPD, terutama perkembangan dana pihak ketiga yang dihimpun perbankan daerah. Penurunan dana pihak ketiga dinilai perlu diperhatikan agar tidak mengganggu kondisi sistem keuangan di daerah.

    Pemerintah, kata dia, terus memantau kondisi BPD dan kecukupan likuiditas perbankan daerah di tengah perubahan penghimpunan dana.

    Isu tersebut menjadi sensitif karena BPD tidak hanya berfungsi sebagai tempat transaksi pemerintah daerah, tetapi juga berkaitan dengan perputaran dana yang bersumber dari aktivitas pemerintahan.

    Hasanuddin menilai daerah justru membutuhkan penguatan sumber pendapatan ketika ruang fiskal semakin terbatas.

    “Saya tentu akan berpihak kepada pendapatan asli daerah. Harusnya sarana dan prasarana apa pun itu harusnya ditingkatkan untuk daerah demi untuk pendapatan daerah,” katanya.

    Ia mempertanyakan bagaimana daerah dapat bertahan jika berbagai sumber ekonomi yang selama ini menopang aktivitas daerah justru ikut bergeser ke tingkat nasional.

    “Kita ada efisiensi, DBH tidak dibagi. Kalau semuanya dipindah ke sana, ya bagaimana kita di daerah?” ujarnya.

    Meski demikian, hingga saat ini belum ada kebijakan pemerintah pusat yang secara resmi mengalihkan payroll ASN daerah ke Himbara. Persoalan yang tersisa adalah dampaknya terhadap BPD apabila skema serupa benar-benar diterapkan di kemudian hari.

     

    Gaji ASN Hasanuddin Mas'ud Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) Purbaya Yudhi Sadewa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Aminah

    Related Posts

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026

    Fashion Berbasis Wastra Didorong Jadi Sumber Ekonomi Budaya di Kaltim

    September 13, 2026

    Jalan Cendana Samarinda Pusat Jajanan Murah yang Ramai Diserbu Warga

    September 13, 2026

    Seno Aji Targetkan Produktivitas Padi Kaltim Tembus 7 Ton per Hektare

    September 11, 2026

    BIFF Dorong Wastra dan Kriya Kaltim Naik Kelas ke Pasar Global

    September 10, 2026

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Rencana Payroll ASN Dialihkan ke Himbara, BPD Terancam Kehilangan Dana Daerah

    AminahSeptember 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Isu pengalihan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) daerah dari Bank Pembangunan…

    Aturan Baru PIP Resmi Berlaku, Sasaran Diperluas hingga Anak Usia TK

    September 14, 2026

    Siaga Kekeringan hingga November, Stok Bansos Tinggal 6.000 Paket

    September 14, 2026

    Terus Berulang, DPD RI Minta Penanganan Karhutla Tak Setengah-setengah

    September 14, 2026

    Beras Kaltim Masih Tebal, Serapan Gabah Petani Justru Melambat

    September 14, 2026
    1 2 3 … 3,340 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.