Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Juni 15, 2026

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Hukum»FPI Kaltim Akan Melakukan Langka Hukum Terkait Dugaan Penistaan Agama
    Hukum

    FPI Kaltim Akan Melakukan Langka Hukum Terkait Dugaan Penistaan Agama

    MartinusBy MartinusSeptember 21, 201802 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim Samarinda-Front Pembela Islam (FPI) Kaltim akan melakukan upaya hukum terhadap kasus persekusi dan dugaan penistaan agama yang dilakukan anggota DPRD Kota Samarinda yang menjadi viral dimedia sosial
    Hal ini disampaikan ketua FPI Kaltim ustadz Didit Ardiansyah  kepada media, Jumat (21/9/2018). Yang mana dia sepakat seperti  apa yang disampaikan oleh ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Naim bahwa dirinya akan melakukan langka-langka hukum aksi tersebut

    “Kami sepakat dengan sikap MUI  Kota Samarinda dan akan mempersiapkan untuk menempuh jalur hukum,” ucapnya

    Berita sebelumnya menurut KH. Naim kepada media menyampaikan  adanya ucapan  yang menjurus pada perbuatan tidak menyenangkan dengan menjelek-jelekkan khilafah yang dilakukan anggota DPRD Kota Samarinda, Ahmad Vanandza dinilainya kurang baik dan disesalkan ucapan tersebut
    Hal ini disampaikan ketua MUI Kota Samarinda KH. Naim,  saat dimintai tanggapan terkait ucapan anggota dewan yang beredar di media sosial, Rabu(19/9/2018)
    Kata dia, bahwa sudah menonton video yang berdurasi pendek yang menayangkan aksi anggota dewan salah satunya Ahmad Vanandza  dengan meminta dua warga yang mengendarai sepeda motor disuruh melepas baju bertagar  Ganti Presiden
    “Dalam video tersebut pula, keluar ucapan menjurus menjelek-jelekkan khilafah,”ucapnya
    Dinilainya ucapan tersebut  sudah masuk pada unsur  penghinaan terhadap agama. Khilafah atau kholifah itu berarti pemimpin. Dalam Alquran, penjelasan tentang khilafah disebutkan beberapa kali, salah satunya dalam surah Al Baqarah,” ungkap KH.  Zaini Naim.
    Arti khilafah yang erat kaitannya dengan umat muslim tersebut dirasa sangat disesalkan Zaini Naim saat ada anggota DPRD Samarinda dengan mudah mengucapkan sesuatu yang menyinggung definisi khilafah tersebut.
    “Semestinya sebagai seorang anggota dewan, tidak bisa ngomong sembarangan di depan umum.  Itu  penghinaan. Urusan khilafah urusan keagamaan. Kami sesalkan perkataan tersebut. Hal demikian yang buat situasi jadi rumit. Demokrasi tetap saja demokrasi,” cetusnya
    Kiyai Naim, menyarankan agar anggota DPRD Samarinda yang terlibat masalah tersebut, segera minta permohonan maaf atas ucapan yang sudah terlanjur di ucapkan
    “Video tersebut sudah banyak diprotes orang seharusnya cepat sadar dan minta maaf secara terbuka di media, bahwa dia salah. Begitu saya pikir bisa selesai.
    “Justru kalau ngotot, dan tak mau mengalah, dapat memperkeruh suasana dan menjadi panjang .Apalagi dia, kan juga seorang tokoh, jadi bicara yang enak lah, sehingga masyarakat bisa sejuk,” kata Kiyai
    Wartawan sukri

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    TAG Kaltim Digugat ke PTUN Samarinda, Persoalkan Jumlah dan Anggaran Rp10,7 Miliar

    Juni 11, 2026

    Rita Widyasari, Perusahaan Keluarga Sudah Berdiri Sebelum Saya Menjabat

    Juni 6, 2026

    Pengembangan Perkara TPPU Bergulir, Rita Desak KPK Teliti Seluruh Fakta dan Dokumen

    Juni 6, 2026

    Polisi Ringkus Residivis Pembobol Rumah di Samarinda, Uang Rp85 Juta hingga Emas Logam Mulia Digondol

    Juni 4, 2026

    PTTUN Jakarta Menangkan Kubu Teguh Sumarno, PGRI Kaltim Minta Konflik Internal Disudahi

    Juni 1, 2026

    20 Juta Kiloliter Bensin Masih Impor, Bahlil: Akan Kita Konversi ke Etanol

    Mei 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Spanduk ‘Tanah Dijual’ Muncul di Atas Bukit Terowongan Samarinda, Bagaimana Respon DPRD Kota?

    Nur AjijahJuni 15, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terowongan Samarinda atau Terowongan Selili merupakan proyek infrastruktur strategis sepanjang 690 meter yang…

    Dugaan Pelanggaran Ketenagakerjaan, Karyawan UMKM Mengadu ke DPRD

    Juni 15, 2026

    Repatriasi Keuntungan Investor Asing Ikut Melemahkan Nilai Tukar

    Juni 15, 2026

    Hipertensi Jadi Penyakit Terbanyak di Kaltim, Diabetes Menempati Urutan Kedua

    Juni 15, 2026

    Kebutuhan Sekolah di Kaltim Belum Terpenuhi, Revitalisasi dari Pusat Belum Menjawab Persoalan

    Juni 15, 2026
    1 2 3 … 3,147 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.