Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    November 3, 2026

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Forkoda PP DOB Kaltim Perjuangkan 8 Daerah Otonomi Baru Sebagai Penyangga IKN
    Kaltim

    Forkoda PP DOB Kaltim Perjuangkan 8 Daerah Otonomi Baru Sebagai Penyangga IKN

    LarasBy LarasNovember 7, 202403 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Forkoda PP DOB Kaltim audiensi bersama Komite I DPD RI Perwakilan Kaltim.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Forum Koordinasi Daerah Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkoda PP DOB) Kalimantan Timur (Kaltim) mengunjungi Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) untuk beraudiensi terkait perjuangan mereka perihal delapan calon DOB di Kaltim, Kamis (7/11/2024).

    Teks: Ketua Forkoda PP DOB Kaltim Majedi Darham.

    Ketua Forkoda PP DOB Kaltim Majedi Darham mengungkapkan bahwa delapan calon DOB di Kaltim itu diusulkan pihaknya sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

    Dari delapan DOB ini, empat di antaranya sudah siap dengan rekomendasi, yakni Kutai Utara, Berau Pesisir, Paser Selatan, dan Kutai Pesisir. Adapun empat lainnya, yakni Samarinda Baru, Kutai Tengah, Sangkulirang, dan Benua Raya.

    Majedi menyampaikan terbatasnya jumlah kabupaten/kota di Kaltim saat ini, tambahan wilayah otonomi baru menjadi penting sebagai daerah penyangga IKN untuk menjadi wilayah pemukiman bagi warga dari luar daerah.

    “Kami mengharapkan dukungan dari senator di DPD RI agar memperjuangkan revisi Undang-Undang IKN dengan menambah pasal mengenai daerah penyangga sebagai basis pemukiman warga pendatang,” kata Majedi.

    Forkoda PP DOB juga mengajukan dua usulan utama untuk pemerintah pusat, yakni penerbitan dua Peraturan Pemerintah (PP) terkait Daerah Persiapan Pertahanan Daerah (Desertada) dan Pertahanan Daerah (Pertada), serta agar Undang-Undang Pemerintahan Daerah memasukkan pasal khusus pemekaran wilayah di Kalimantan Timur.

    “Kami ingin ada perlakuan khusus untuk Kaltim, seperti yang terjadi pada Papua,” tuturnya.

    Di sisi lain, Ketua Komite I DPD RI Dokter Andi Sofyan Hasdam menyampaikan agar empat daerah lainnya yang belum selesai dengan persiapannya untuk segera dilengkapi.

    Dirinya menyebutkan bahwa pembentukan DOB di Kaltim masih terhambat karena adanya moratorium pemekaran daerah oleh Kementerian Dalam Negeri.

    “Moratorium ini diadakan agar pemekaran dilakukan dengan hati-hati, terutama setelah diterbitkannya UU Nomor 23 Tahun 2014 yang menetapkan persyaratan ketat,” ungkap Andi Sofyan.

    Selain persyaratan kependudukan dan wilayah, Andi Sofyan menjelaskan DOB juga akan melalui periode percobaan tiga tahun sebelum dinyatakan mandiri atau kembali bergabung dengan daerah induk.

    Menurut Andi Sofyan, DOB ini bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan daerah serta memeratakan pelayanan publik.

    “Contohnya, warga Muara Ancalong yang kini harus berurusan ke Sangatta, padahal dengan DOB, akses ke pelayanan bisa lebih dekat dan memadai,” jelasnya.

    Ia mengungkapkan adanya tantangan bahwa DOB harus mendapat persetujuan dari bupati dan DPRD daerah induk sebagai salah satu syarat utama.

    “Persetujuan ini krusial karena DOB yang gagal mandiri akan menjadi beban bagi daerah induk,” kata Andi Sofyan.

    Terakhir, dirinya akan berkomunikasi dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengenai hal ini. Ia berterima kasih kepada Forkoda PP DOB yang telah menyampaikan aspirasi dari masyarakat, yang mengharapkan pemerataan kesejahteraan di Kaltim.

    Andi Sofyan Hasdam Forkoda PP DOB Kaltim IKN
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Laras

    Related Posts

    Kemiskinan Kaltim Masih 5,14 Persen, Angka di Desa Hampir Dua Kali Lipat Kota

    Oktober 28, 2026

    Karhutla Kaltim Capai 9.327 Hektare, Kukar Catat Luas Terbesar

    Oktober 25, 2026

    Udara Kaltim Berdebu akibat Karhutla, Ini 10 Cara Bersihkan Rumah agar Debu Tak Beterbangan

    Oktober 25, 2026

    BPS Kaltim: Desil 1 Tak Otomatis Berarti Miskin

    Oktober 23, 2026

    Geram Nilai Respons Rudy Mas’ud Belum Konkret, Tuntutan Karhutla hingga Listrik Disorot

    Oktober 21, 2026

    Ratusan Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim, Karhutla hingga BBM Langka Jadi Tuntutan

    Oktober 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bonus Menanti, 70 Wartawan Samarinda Siap Berebut Prestasi di Porwada 2026

    AminahNovember 3, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebanyak 70 wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia…

    Inflasi Kaltim Oktober 2026 Capai 4,04 Persen, Transportasi dan Pangan Jadi Penyumbang

    November 3, 2026

    Karhutla di Samarinda Berulang, BPBD Tunggu Keputusan BNPB soal Water Bombing

    November 3, 2026

    Gubernur Kaltim Pastikan Pasokan Batu Bara dan Perbaikan Jalan di Kutai Timur

    November 3, 2026

    Delapan RT di Sempaja Barat Terima Hasil Pengadaan Barang dan Tanaman TOGA

    November 2, 2026
    1 2 3 … 3,424 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.