Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Juni 24, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Samarinda»DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi
    DPRD Samarinda

    DPRD Semprot Distapangtani Samarinda, Anggaran Jangan Habis untuk Birokrasi

    SittiBy SittiJuni 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi (kiri) di dampingi Anggota Komisi II DPRD Samarinda Viktor Yuan. (Insitekaltim/Aminah)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapangtani) Kota Samarinda mendapat teguran keras dari para wakil rakyat.

    Penyebabnya, anggaran jumbo senilai Rp25,69 miliar yang dikelola dinas tersebut dinilai lebih banyak habis untuk membiayai kebutuhan internal birokrasi, sementara program yang menyentuh langsung nasib petani dan urusan perut rakyat justru mandek.

    Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi membeberkan hingga pertengahan tahun 2026 ini, serapan anggaran dinas tersebut memang sudah mencapai 42,41 persen. Namun secara substansi, serapan tersebut dinilai semu karena sebagian besar uang negara yang keluar hanya berputar di dalam kantor dinas.

    “Secara angka memang terlihat bagus. Namun, kami menemukan bahwa hampir setengah dari anggaran yang terserap itu, atau sekitar 45 sampai 50 persen, habis hanya untuk belanja rutin, biaya penunjang, dan gaji pegawai,” ungkap Iswandi usai Hearing di DPRD Samarinda Rabu, 24 Juni 2026.

    Ketimpangan ini semakin terlihat jelas ketika melihat porsi anggaran untuk program teknis di lapangan. Alokasi dana untuk pertanian dan pangan justru baru terserap sekitar 25 persen.

    Bahkan, beberapa program darurat yang sangat krusial bagi masyarakat bawah, seperti penanganan kawasan rawan pangan dan dana cadangan pangan, realisasinya masih kosong alias nol persen.

    “Banyak program strategis yang realisasinya masih sangat kecil. Contohnya, program ketahanan dan diversifikasi pangan baru terserap 6,13 persen. Yang lebih memprihatinkan, program penanganan kerawanan pangan dan dana cadangan pangan dari pagu Rp200 juta, dua-duanya masih nol persen,” beber Politisi PDIP ini.

    Melihat rapor merah tersebut, Komisi II DPRD Samarinda menarik kesimpulan bahwa kinerja penganggaran Distapangtani selama satu semester ini belum efektif dan tidak efisien dalam membantu masyarakat.

    Memasuki semester kedua tahun anggaran 2026, Iswandi memperingatkan pihak dinas agar mengubah pola kerja dan menghentikan kebiasaan mengejar target serapan anggaran jika tidak memberikan dampak nyata di lapangan.

    “Fokus dinas harus beralih pada pemberian manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar mengejar angka serapan anggaran di atas kertas. Intinya, jangan sampai anggaran daerah habis, tetapi manfaatnya tidak dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.

     

    anggaran Distapangtani Kota Samarinda DPRD Samarinda Iswandi
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Anggaran UKM Nol Rupiah, DPRD Sebut Dukungan Pemerintah Hanya Sebatas Ucapan

    Juni 24, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026

    Terbentur Anggaran, Kelanjutan Mega Proyek Samarinda Diusulkan Masuk APBN 2027

    Juni 23, 2026

    DPRD Samarinda Warning Pemkot: Cari PAD Baru, Jangan Jadikan Warga Sasaran Beban Tambahan

    Juni 22, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Gedung Pandurata, Disiapkan Pemprov Kaltim Untuk Atasi Kepadatan RSUD AWS

    Nur AjijahJuni 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai solusi mengatasi kepadatan layanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda. Pemerintah…

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Jangan Cekik Rakyat, Sani Bin Husain Minta Pemkot Cari Sumber PAD yang Sehat

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,168 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.