Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Juni 8, 2026

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»DPRD Kaltim Lirik Loa Lepu Jadi Titik Singgah Ekonomi Kerakyatan
    DPRD Kaltim

    DPRD Kaltim Lirik Loa Lepu Jadi Titik Singgah Ekonomi Kerakyatan

    SittiBy SittiJuli 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Lonjakan lalu lintas di jalur Jongkang–Loa Lepu membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Melihat potensi itu, Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Salehuddin mendorong pengembangan Desa Loa Lepu sebagai kawasan kuliner dan titik singgah strategis bagi pelintas antara Tenggarong dan Samarinda.

    Usulan ini lahir dari aspirasi masyarakat yang melihat geliat ekonomi mulai tumbuh sejak dibukanya jalan tembus Jongkang yang memecah kepadatan arus di jalur utama. Arus kendaraan meningkat tajam, membuka peluang bagi UMKM untuk berkembang di wilayah tersebut.

    “Sejak akses jalan Jongkang tembus ke Samarinda dibuka, frekuensi kendaraan luar biasa. Masyarakat melihat ini sebagai potensi besar, dan mereka menyuarakan keinginan agar kawasan ini dikembangkan,” kata Salehuddin, Senin, 14 Juli 2025.

    Politikus Golkar dari Dapil Kutai Kartanegara (Kukar) ini menilai, pembangunan pusat kuliner di kawasan Loa Lepu tidak sekadar mendukung sektor ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari pemerataan pembangunan di daerah penyangga ibu kota provinsi.

    “Kalau dilihat dari pergerakan kendaraan dan lokasi yang strategis, Loa Lepu sangat cocok dijadikan titik singgah. Ini bisa jadi pemicu pertumbuhan ekonomi desa berbasis masyarakat,” tambahnya.

    Jalur alternatif Jongkang–Loa Lepu dinilai memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara dibandingkan jalur lama. Waktu tempuh pun jauh lebih singkat dari sebelumnya satu jam menjadi sekitar 20 menit. Menurut Salehuddin, infrastruktur ini menjadi tulang punggung konektivitas antarwilayah yang mampu menggerakkan roda ekonomi.

    “Pemerintah desa harus bisa menangkap peluang ini. Kalau dimanfaatkan dengan baik, geliat ekonomi berbasis UMKM akan terasa sekali. Apalagi ibu-ibu rumah tangga dan pemuda sekarang banyak bergerak di sektor UMKM,” ujarnya.

    Pusat kuliner yang dimaksud bukan hanya deretan warung, melainkan ruang usaha yang terkelola dengan rapi, dilengkapi fasilitas pendukung dan dikelola oleh masyarakat setempat agar dampak ekonominya merata.

    Selain soal ekonomi, Salehuddin juga menyinggung soal pemecahan beban lalu lintas yang selama ini terpusat di jalur Tenggarong Seberang–Samarinda dan Tenggarong–Loa Janan. Kehadiran jalur baru melalui Loa Lepu terbukti memecah kepadatan dan mempercepat distribusi barang serta mobilitas warga.

    “Transportasi lancar, ekonomi bergerak. Ini prinsip dasar. Sekarang tinggal bagaimana Loa Lepu dikembangkan secara bertahap menjadi kawasan yang produktif,” ucapnya.

    Inisiatif dari pemerintah desa, kerja sama dengan pelaku usaha, dan dukungan teknis dari pemerintah daerah sangat penting agar gagasan ini tidak berhenti hanya sebagai wacana.

    “Saya siap bantu dari sisi kebijakan dan pengawalan anggaran di provinsi. Tapi inisiatif awal harus datang dari bawah, dari desa. Kalau desa bergerak, kita di provinsi tinggal dorong lebih kuat,” pungkasnya.

    Desa loa lepu Ekonomi Salehuddin
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Naik Tipis Dipicu Tarif Angkutan Udara dan BBM, Inflasi Kaltim Mei 2026 Masih Terkendali

    Juni 6, 2026

    Pemprov Kaltim Bergerak Cegah Gejolak Harga Sawit, Pasca Kebijakan Ekspor

    Juni 5, 2026

    Nilai Tukar Rupiah Terus Tertekan, Kurs AS Tembus Rp18.019

    Juni 4, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026

    Pemkot Samarinda Ajak Kadin Perkuat Peran Strategis Dorong Ekonomi dan Kendalikan Inflasi

    Mei 2, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Masih Menggantung, Tarik Ulur Politik Fraksi Jadi Penghambat

    Mei 1, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pasca Iduladha, Harga Minyak Goreng dan Bawang Naik, Telur Justru Turun di Pasar Segiri

    Nur AjijahJuni 8, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Harga minyak goreng dan bawang, pasca Iduladha terpantau mengalami kenaikan. Sementara telur justru…

    Diminati Anak Muda, Padel Dinilai Masih Menjadi Olahraga Kalangan Tertentu

    Juni 8, 2026

    Buka di Samarinda, W Superclub Terancam Disidak Jika Tak Penuhi Standar Keselamatan

    Juni 8, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026

    Tak Mau Ujuk-Ujuk Maju, Helmi Akan Bangun Mesin Politik hingga Tingkat RT

    Juni 8, 2026
    1 2 3 … 3,129 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.