Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Lifestyle»Kesehatan»Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh
    Kesehatan

    Donor Darah, Selain Menolong Sesama Juga Bermanfaat Bagi Kesehatan Tubuh

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 20, 2026Updated:Juli 5, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: kegiatan donor darah (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Sebagai salah satu bentuk kepedulian sosial, donor darah
    dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain.

    Namun, di balik aksi kemanusiaan tersebut, donor darah juga memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan pendonornya.

    Setiap kantong darah yang didonorkan dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah. Mulai dari korban kecelakaan, pasien operasi, penderita anemia, hingga pasien dengan penyakit tertentu.

    Karena itu, donor darah menjadi kegiatan yang memiliki manfaat ganda, baik bagi penerima maupun pendonor.

    Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin, mengatakan, donor darah secara rutin. Dapat membantu merangsang pembentukan sel darah baru dalam tubuh.

    “Proses donor darah merangsang pembentukan sel darah baru, sehingga mendukung regenerasi darah dalam tubuh,” ujarnya.

    Menurutnya, setelah darah didonorkan, tubuh akan secara alami menggantikan darah yang hilang dengan sel-sel darah baru. Proses regenerasi ini membantu menjaga fungsi tubuh tetap optimal.

    “Dengan regenerasi tersebut, tubuh akan menggantikan darah yang telah didonorkan dengan sel-sel darah baru yang lebih segar,” katanya.

    Selain membantu regenerasi darah, pendonor juga memberikan kesempatan bagi masyarakat. Untuk memantau kondisi kesehatannya, secara berkala. Sebelum mendonorkan darah, setiap calon pendonor akan menjalani pemeriksaan kesehatan sederhana oleh petugas.

    Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah, kadar hemoglobin (Hb), suhu tubuh, berat badan, serta kondisi kesehatan umum lainnya untuk memastikan pendonor memenuhi syarat.

    Menurut dr. Jaya, pemeriksaan tersebut dapat menjadi sarana deteksi dini. Terhadap berbagai kondisi kesehatan yang mungkin tidak disadari sebelumnya.

    Dengan mengetahui hasil pemeriksaan secara berkala, masyarakat dapat lebih memahami kondisi tubuh dan mengambil langkah pencegahan apabila ditemukan indikasi masalah kesehatan.

    Tak hanya itu, donor darah juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem peredaran darah.

    Beberapa penelitian menunjukkan, donor darah secara rutin dapat membantu menjaga keseimbangan kadar zat besi dalam tubuh. Sehingga berpotensi menurunkan risiko gangguan tertentu yang berkaitan dengan kelebihan zat besi.

    Meski demikian, donor darah tetap harus dilakukan sesuai ketentuan dan memenuhi syarat kesehatan yang telah ditetapkan. Umumnya, donor darah dapat dilakukan setiap tiga bulan sekali bagi orang dewasa yang sehat.

    dr. Jaya mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif yang dilakukan secara rutin. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan pribadi, donor darah juga menjadi bentuk kontribusi nyata dalam membantu sesama yang membutuhkan.

    Karena itu, donor darah bukan hanya tentang memberikan setetes darah untuk orang lain, tetapi juga menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    Bulan Vitamin A, Dinkes Samarinda Sasar Sekitar 54 Ribu Bayi dan Balita

    Agustus 10, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Gaya Hidup Holistik Bantu Jaga Kesehatan Fisik dan Mental

    Agustus 9, 2026

    Andi Harun Tegaskan Sanksi RSUD IA Moeis Tak Cukup, Inspektorat Diminta Tindak Lanjuti

    Agustus 9, 2026

    RS Primecare Samarinda Resmi Beroperasi, 95 Persen Tenaga Kerja Warga Lokal

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.