Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    Oktober 4, 2026

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»DLH Samarinda Titip Masa Depan Lingkungan ke Mahasiswa, Dorong Gagasan Murni Bebas Kepentingan
    Pemkot Samarinda

    DLH Samarinda Titip Masa Depan Lingkungan ke Mahasiswa, Dorong Gagasan Murni Bebas Kepentingan

    AbdiBy AbdiFebruari 14, 2026Updated:Februari 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Suwarso menegaskan masa depan kelestarian lingkungan kota berada di tangan generasi muda, khususnya mahasiswa.

    Teks: Talkshow Special Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Gedung Bundar Fakultas Pertanian Unmul (Insitekaltim/Abdi)

    Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Talkshow Special Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Gedung Bundar Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul), Sabtu, 14 Februari 2026.

    Dalam sambutannya, Suwarso mengaku terkesan dengan kualitas gagasan serta keberanian mahasiswa dalam menyuarakan isu lingkungan. Menurutnya, materi dan orasi yang disampaikan mencerminkan kesiapan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran ekologis kuat.

    “Ini bisa menjadi generasi terbaik yang sedang dipersiapkan. Suatu saat nanti bisa menggantikan kami di pemerintahan. Dari orasi dan kualitas materi yang disampaikan, semuanya sangat baik,” ujarnya.

    Suwarso menilai mahasiswa memiliki keunggulan berupa kejernihan berpikir dan kemurnian gagasan. Ia bahkan menyebut ide-ide mahasiswa relatif lebih bebas dari kepentingan politik dibandingkan pejabat pemerintahan.

    “Kalau gagasan kami kadang terkontaminasi kepentingan politis, mahasiswa justru lebih murni. Sampaikan semua itu sebagai masukan untuk mewujudkan Samarinda kembali meraih Adipura,” tambahnya.

    Di balik apresiasi tersebut, Suwarso juga memaparkan tantangan besar yang tengah dihadapi DLH Samarinda, khususnya dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut sistem pengelolaan sampah kota saat ini sedang dalam proses pembenahan menyeluruh, sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

    Salah satu fokus utama DLH adalah optimalisasi 10 titik insinerator yang ada di Samarinda. Meski masih dalam tahap evaluasi dan pengambilan sampel oleh pemerintah pusat, teknologi tersebut diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Suwarso mengingatkan bahwa ketergantungan pada TPA telah mencapai titik kritis. Kapasitas yang hampir penuh, ditambah persoalan air lindi dan bau menyengat, menjadi risiko serius apabila pengelolaan sampah masih mengandalkan sistem penumpukan.

    Ia juga berbagi pengalaman pribadinya saat harus terjun langsung ke lapangan. Suwarso menceritakan momen ketika dirinya berada di atas tumpukan sampah selama dua minggu untuk memastikan tidak terjadi kebakaran di area TPA.

    Pengalaman tersebut, menurutnya menjadi bukti bahwa persoalan sampah merupakan masalah dari hulu ke hilir yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata.

    “Persoalan sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kalau semuanya diserahkan ke pemerintah, itu tidak akan selesai. Semua pihak memiliki peran dalam memilah dan mengelola sampah masing-masing,” tegasnya.

    Pemerintah Kota Samarinda, lanjut Suwarso telah menginisiasi program Probebaya di seluruh RT dengan alokasi anggaran sekitar Rp100 juta per RT. Pada periode 2024–2025, program tersebut difokuskan pada sosialisasi pemilahan sampah. Namun, ia mengakui tingkat konsistensi masyarakat masih menjadi tantangan.

    “Saat ini yang melanjutkan praktik pemilahan mungkin baru sekitar 30–40 persen. Meski demikian, semangat kita tidak boleh surut. Sosialisasi harus terus dilakukan karena ini adalah soal mengubah kebiasaan,” jelasnya.

    Suwarso juga memberikan apresiasi kepada kampus-kampus yang telah mengaktifkan bank sampah. Ia meyakini keterlibatan mahasiswa akan menciptakan efek domino, mulai dari lingkungan keluarga hingga pergaulan sosial yang lebih luas, sehingga mampu meringankan beban sampah kota.

    Menutup sambutannya, Suwarso menegaskan bahwa seluruh gagasan yang lahir dari kegiatan tersebut tidak akan berhenti sebagai seremoni.

    “Kami memastikan aspirasi dan ide mahasiswa akan diteruskan kepada Wali Kota Samarinda sebagai bahan pertimbangan kebijakan, demi mewujudkan kota yang lebih bersih, sehat, dan layak huni,” pungkasnya.

     

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DLH Samarinda Mahasiswa Sampah Suwarso Universitas Mulawarman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Mikroplastik Ada di Air Hujan hingga Tubuh Manusia, Seberapa Berbahaya?

    September 19, 2026

    Hati-Hati, Air Void Bekas Tambang Hanya Layak untuk Pengairan Pertanian

    September 19, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Sampah Menumpuk Jadi Pulau di Sungai, BPBD Samarinda Tak Mau Sekadar Geser

    Agustus 10, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Sering Minum Setelah Makan Malam? Perhatikan Dampaknya bagi Ginjal dan Tidur

    AminahOktober 4, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Apa yang diminum setelah makan malam sering dianggap sepele. Padahal, pilihan minuman…

    Keluhan BBM Berulang, Pemprov Kaltim Akan Turun Pantau Distribusi

    Oktober 4, 2026

    Penumpang Angkutan Kaltim Turun, Pergerakan Udara Domestik Susut Hampir 15 Persen

    Oktober 4, 2026

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026
    1 2 3 … 3,373 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.