Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    Mei 20, 2026

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»DLH Samarinda Titip Masa Depan Lingkungan ke Mahasiswa, Dorong Gagasan Murni Bebas Kepentingan
    Pemkot Samarinda

    DLH Samarinda Titip Masa Depan Lingkungan ke Mahasiswa, Dorong Gagasan Murni Bebas Kepentingan

    AbdiBy AbdiFebruari 14, 2026Updated:Februari 14, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Suwarso (Insitekaltim/Abdi)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda Suwarso menegaskan masa depan kelestarian lingkungan kota berada di tangan generasi muda, khususnya mahasiswa.

    Teks: Talkshow Special Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Gedung Bundar Fakultas Pertanian Unmul (Insitekaltim/Abdi)

    Penegasan itu disampaikannya saat menghadiri Talkshow Special Hari Peduli Sampah Nasional 2026 di Gedung Bundar Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman (Unmul), Sabtu, 14 Februari 2026.

    Dalam sambutannya, Suwarso mengaku terkesan dengan kualitas gagasan serta keberanian mahasiswa dalam menyuarakan isu lingkungan. Menurutnya, materi dan orasi yang disampaikan mencerminkan kesiapan generasi muda untuk menjadi pemimpin masa depan yang memiliki kesadaran ekologis kuat.

    “Ini bisa menjadi generasi terbaik yang sedang dipersiapkan. Suatu saat nanti bisa menggantikan kami di pemerintahan. Dari orasi dan kualitas materi yang disampaikan, semuanya sangat baik,” ujarnya.

    Suwarso menilai mahasiswa memiliki keunggulan berupa kejernihan berpikir dan kemurnian gagasan. Ia bahkan menyebut ide-ide mahasiswa relatif lebih bebas dari kepentingan politik dibandingkan pejabat pemerintahan.

    “Kalau gagasan kami kadang terkontaminasi kepentingan politis, mahasiswa justru lebih murni. Sampaikan semua itu sebagai masukan untuk mewujudkan Samarinda kembali meraih Adipura,” tambahnya.

    Di balik apresiasi tersebut, Suwarso juga memaparkan tantangan besar yang tengah dihadapi DLH Samarinda, khususnya dalam pengelolaan sampah. Ia menyebut sistem pengelolaan sampah kota saat ini sedang dalam proses pembenahan menyeluruh, sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup.

    Salah satu fokus utama DLH adalah optimalisasi 10 titik insinerator yang ada di Samarinda. Meski masih dalam tahap evaluasi dan pengambilan sampel oleh pemerintah pusat, teknologi tersebut diharapkan mampu mengurangi beban sampah yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

    Suwarso mengingatkan bahwa ketergantungan pada TPA telah mencapai titik kritis. Kapasitas yang hampir penuh, ditambah persoalan air lindi dan bau menyengat, menjadi risiko serius apabila pengelolaan sampah masih mengandalkan sistem penumpukan.

    Ia juga berbagi pengalaman pribadinya saat harus terjun langsung ke lapangan. Suwarso menceritakan momen ketika dirinya berada di atas tumpukan sampah selama dua minggu untuk memastikan tidak terjadi kebakaran di area TPA.

    Pengalaman tersebut, menurutnya menjadi bukti bahwa persoalan sampah merupakan masalah dari hulu ke hilir yang tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah semata.

    “Persoalan sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini adalah tanggung jawab bersama. Kalau semuanya diserahkan ke pemerintah, itu tidak akan selesai. Semua pihak memiliki peran dalam memilah dan mengelola sampah masing-masing,” tegasnya.

    Pemerintah Kota Samarinda, lanjut Suwarso telah menginisiasi program Probebaya di seluruh RT dengan alokasi anggaran sekitar Rp100 juta per RT. Pada periode 2024–2025, program tersebut difokuskan pada sosialisasi pemilahan sampah. Namun, ia mengakui tingkat konsistensi masyarakat masih menjadi tantangan.

    “Saat ini yang melanjutkan praktik pemilahan mungkin baru sekitar 30–40 persen. Meski demikian, semangat kita tidak boleh surut. Sosialisasi harus terus dilakukan karena ini adalah soal mengubah kebiasaan,” jelasnya.

    Suwarso juga memberikan apresiasi kepada kampus-kampus yang telah mengaktifkan bank sampah. Ia meyakini keterlibatan mahasiswa akan menciptakan efek domino, mulai dari lingkungan keluarga hingga pergaulan sosial yang lebih luas, sehingga mampu meringankan beban sampah kota.

    Menutup sambutannya, Suwarso menegaskan bahwa seluruh gagasan yang lahir dari kegiatan tersebut tidak akan berhenti sebagai seremoni.

    “Kami memastikan aspirasi dan ide mahasiswa akan diteruskan kepada Wali Kota Samarinda sebagai bahan pertimbangan kebijakan, demi mewujudkan kota yang lebih bersih, sehat, dan layak huni,” pungkasnya.

     

    Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DLH Samarinda Mahasiswa Sampah Suwarso Universitas Mulawarman
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    Belum Ditemukan Pencemaran Lingkungan Akibat Limbah Beracun

    Mei 11, 2026

    Mahasiswa Lakukan Aksi Simbolik, Pemprov Kaltim Sebut Tak Ada Undangan Resmi

    Mei 6, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Suwarso Tegaskan SPPG Wajib Kelola Limbah Sesuai Standar, 12 Titik Disuspensi Sementara

    April 8, 2026

    Pemkot Samarinda Siapkan Kerja Sama dengan Kukar untuk Penuhi Target Sampah PSEL

    April 6, 2026

    Pembersihan Pascakebakaran SMP 2 Dikebut, BPBD Libatkan Puluhan Personel dan Alat Berat

    April 5, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Konflik Lahan Korpri Loa Bakung Tak Kunjung Tuntas, Pemprov Kaltim Revisi Aturan Sewa Lahan

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Polemik status kepemilikan lahan di kawasan Perumahan Korpri Loa Bakung Kota Samarinda…

    Kas Daerah Tertekan, Utang Proyek Pemkot Samarinda Capai Rp400 Miliar

    Mei 20, 2026

    DPRD Pertanyakan Efektivitas Digitalisasi Pendidikan Samarinda Tanpa Parameter Jelas

    Mei 20, 2026

    Kejati Kaltim Sita Lagi Rp57 Miliar Kasus Tambang Kukar, Total Uang Diselamatkan Capai Rp271 Miliar

    Mei 20, 2026

    Rekrutmen CASN 2026 Makin Dekat, Kepala BKN Pastikan Pengumuman Segera Dirilis

    Mei 20, 2026
    1 2 3 … 3,099 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.