Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Oktober 16, 2026

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Bontang»Djumariah Guru IPS, HP Satu Tetap Sabar untuk Pendidikan
    Diskominfo Bontang

    Djumariah Guru IPS, HP Satu Tetap Sabar untuk Pendidikan

    AdminBy AdminOktober 24, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Djumariah Guru SD 002 Bontang Selatan salah satu guru berpretasi sebagai tim penyusun LKS Kota Bontang
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Mohammad-Editor: Redaksi

    Insitekaltim, Bontang – Perempuan yang satu ini, sehari-hari bekerja sebagai seorang guru di salah satu sekolah dasar (SD) di Kota Taman. Dia lahir 49 tahun lalu, tepatnya pada 10 Mei 1971 di Kota Balikpapan.

    Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang mempercayakannya menjadi bagian dari tim penyusun LKS untuk SD kelas atas. Atas prestasi tersebut Disdikbud Bontang melalui Kepala Bidang Pendidikan Dasar Saparudin memberinya penghargaan berupa sertifikat dan SK Tim Penyusun LKS.

    Djumariah atau biasa dipanggil Djum, adalah namanya. Saat ini ia mengajar mata pelajaran IPS di SD 002 Bontang Selatan. Istri dari Sugeng Mulyono itu kini dikaruniai tiga putri yakni Tyas Verawaty Mulyono, Ditha Paramitha Mulyono dan Salsabila Jasmine Mulyono.

    Djum telah menempuh pendidikan hingga strata satu (S1). Diawali dengan SD 21 Balikpapan. Usai menempuh jenjang SD, dilanjutkan jenjang SMPN 6 Balikpapan. Selanjutnya dirinya melanjutkan SPGN Balikpapan. Tak behenti di situ, Djum kembali menempuh pendidikan D2 di Universitas Mulawarman Samarinda dan kembali melanjutkan S1 Mulawarwan.

    Sejak terjadinya pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang berkomitmen bahwa pihak sekolah dan guru tidak menjadikan alasan untuk tidak mengajar, meski pengajaran berbeda dengan sebelumnya, lantaran menggunakan sistem daring (online).

    Djum yang tinggal di Jalan Selat Selayar, RT 19 No.30 Bontang Selatan itu mengungkapkan bahwa sebagai guru tidak ada kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Beberapa masalah yang dihadapi, salah satunya, peserta didik yang tidak memiliki HP dan harus menunggu orang tuanya pulang bekerja untuk bisa mengerjakan tugas.

    “Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada kendala. Tetapi dari peserta didik ada yang orang tuanya hanya memiki satu HP, sehingga ketika akan mengikuti pembelajaran yang saya berikan tidak bisa mengikutinya karena HP dibawa orang tuanya bekerja,” ungkapnya.

    Bagi Djum meski keadaan pandemi Covid-19, tidak membuat dirinya menyerah untuk tetap mengajarkan muridnya meski ada jarak yang jauh.

    Ibu tiga anak ini selalu berpesan kepada para murid agar mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Tak hanya itu, Djum berharap agar siswa-siswi tetap semangat belajar, meski terkendala wabah Covid-19.

    ”Semoga para peserta didik tetap rajin dan semangat dalam pembelajaran dan belajar dalam kondisi pandemi ini,” ucapnya saat dihubungi insitekaltim, Kamis (22/10/2020).

    Selama penyusunan LKS, Djum mengalami berbagai kendala seperti waktu yang terlalu mepet dan harus mendampingi anak didiknya dalam PJJ.

    “Alhamdullah tidak ada kendala. Namun kami harus Kejar-kejaran dengan waktu sekaligus mengajar dan mendampingi siswa belajar daring,” pungkasnya.

    Kadisdikbud Bontang Saparudin-Disdik Bontang
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Disdikbud Kaltim Dorong Seniman Masuk Sekolah, Karya Seni Lokal Diusulkan Masuk Museum

    Oktober 13, 2026

    PJJ di Samarinda Bergantung Kualitas Udara, Sekolah Diminta Berkoordinasi dengan Puskesmas

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Mahasiswa Dorong Perpustakaan Samarinda Tingkatkan Fasilitas sebagai Ruang Belajar

    Oktober 5, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Soroti Masalah Lahan Jalan Pelita Merdeka, Administrasi Dinilai Tak Tuntas

    Ratu ArifanzaOktober 16, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra menyoroti persoalan administrasi pembebasan…

    Kenali Inseminasi Buatan, Cara Meningkatkan Kualitas Keturunan Sapi

    Oktober 16, 2026

    Harga TBS Sawit Kaltim Turun, Tertinggi Rp3.542 per Kilogram

    Oktober 16, 2026

    Sri Puji Ungkap Kendala Pendidikan Loa Kumbar, dari MBG hingga Tunjangan Guru

    Oktober 16, 2026

    Perkara Korupsi Lahan Transmigrasi Kukar, Saksi Ungkap Verifikasi Izin Hanya Periksa Administrasi

    Oktober 16, 2026
    1 2 3 … 3,389 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.