Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Bontang»Dewan Akan Panggil Dinkes, Bahas Penyebaran Nyamuk Wolbachia
    DPRD Bontang

    Dewan Akan Panggil Dinkes, Bahas Penyebaran Nyamuk Wolbachia

    RamadhanBy RamadhanNovember 30, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Bontang – Ketua DPRD Kota Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam berencana memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) melalui Komisi I. Pemanggilan ini untuk menanyakan terkait metode pelaksanaan Nyamuk Wolbachia. Termasuk dampak yang ditimbulkan dengan skema ini.

    Pemanggilan ini diperlukan lantaran Wolbachia ditunda penyebarannya di Bali. Padahal, Bali dan Bontang sama-sama menjadi pilot project. Tetapi politikus muda Partai Golkar itu menilai, program tersebut bagus untuk menekan angka demam berdarah dengue (DBD).

    Terbukti program ini sudah berhasil di Yogjakarta. la berpendapat warga Bontang tidak perlu khawatir secara berlebihan.

    “Program ini sudah terbukti bagus sebetulnya, karena sudah diterapkan di beberapa kota,” jelasnya.

    “Namun masyarakat kan pasti khawatir jika tidak paham dan itu akan memicu kegaduhan,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

    Lebih lanjut, Andi Faiz menilai penundaan di Bali karena belum dilakukan sosialisasi. Padahal, tahapan ini sangat diperlukan, sehingga masyarakat bisa menerima informasi yang jelas terkait Program Wolbachia ini.

    “Dinkes perlu segera menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat di Bontang Barat dan Selatan. Supaya program ini diserap secara utuh,” tuturnya.

    Kepala Dinas Kesehatan, Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan jadwal ini maju dari sebelumnya yang diperkirakan awal Januari.

    “Saat ini masih dilakukan persiapan,” ucap Toetoek.

    Penyebaran Nyamuk Wolbachia diklaim efektif untuk menurunkan tingkat penularan DBD. Adapun dari hasil penelitian terbukti aman. Pada 2021 lalu World Health Organization (WHO) telah mengakui dan menganjurkan penggunaannya.

    “Efektivitas penurunannya juga telah dilakukan di 13 negara lain,” tuturnya.

    Artinya, tidak ada rekayasa genetik dalam teknologi Wolbachia. Penyebaran nyamuk yang dilakukan saat ini pun merupakan implementasi, bukan lagi uji coba.

    “Uji coba sudah dilakukan. Saat ini penerapannya dilakukan di lima kota yakni Jakarta Barat, Bandung, Kupang, Semarang, dan Bontang,” pungkasnya.

    Andi Faiz Sofyan Hasdam DBD Ketua DPRD Bontang Nyamuk Wolbachia
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ramadhan

    Related Posts

    Rizal Desak Pemerintah agar Pegawai Non-ASN Diangkat P3K

    Februari 12, 2025

    Strategi Kaltim Perangi DBD, Vaksinasi dengan Implementasi Wolbachia

    Januari 14, 2025

    Yassier Arafat Sebut Lapangan Berbas Pantai Butuh Perbaikan, Bukan Alih Fungsi

    November 28, 2024

    DPT Bontang Naik, Ketua DPRD Optimis Partisipasi Pemilih Tinggi

    November 26, 2024

    Gandeng Unmul, DPRD Bontang Godok Aturan Pelindung UMKM-Pasar Rakyat dari Gempuran Waralaba

    November 25, 2024

    RT 18 Sabet Juara Pertama Liga Bocah U-12 Berbas Pantai

    November 24, 2024
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.