Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    Mei 20, 2026

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Politik»DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD
    Politik

    DBH Menurun, DPRD Samarinda Dorong Maksimalkan UMKM dan Pariwisata sebagai Sumber PAD

    Andika SaputraBy Andika SaputraApril 16, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi saat diwawancarai awak media (Insitekaltim/Andika)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda Iswandi menilai penurunan Dana Bagi Hasil (DBH) yang diterima daerah bukan menjadi persoalan utama, melainkan harus diimbangi dengan optimalisasi potensi ekonomi lokal.

    Menurutnya secara karakteristik wilayah, Samarinda memang tidak bisa bergantung pada sektor sumber daya alam seperti daerah lain di Kalimantan Timur (Kaltim), yang memiliki basis pertanian atau perkebunan.

    “Kita ini kota jasa, bukan daerah pertanian. Jadi wajar kalau DBH kita tidak seperti Kutai Timur atau Kutai Kartanegara,” ujar Iswandi Rabu 15 April 2026.

    Ia menegaskan potensi terbesar Samarinda justru berada pada sektor usaha dan jasa, khususnya Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang jumlahnya cukup besar.

    Berdasarkan data yang ia sampaikan, terdapat puluhan hingga ratusan ribu pelaku usaha di Samarinda, baik yang terdata secara formal maupun yang teridentifikasi melalui platform digital.

    “Kalau dari data Google Maps saja bisa sampai 150 ribu usaha. Yang terdaftar resmi sekitar 122 ribu, tapi yang benar-benar aktif dan terdata itu sekitar 72 ribu. Ini potensi besar yang harus dimaksimalkan,” jelasnya.

    Ia mendorong pemerintah untuk lebih fokus menggali potensi tersebut sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan dan tanpa membebani masyarakat.

    “Ini yang harus kita kejar, tapi tetap berkeadilan. Jangan sampai memberatkan pelaku usaha,” tegasnya.

    Selain sektor UMKM, pentingnya pengembangan pariwisata sebagai strategi jangka panjang dalam meningkatkan perputaran ekonomi daerah.

    Menurutnya, sektor pariwisata memiliki efek berantai (multiplier effect) yang besar terhadap berbagai sektor lainnya.

    “Kalau orang datang ke Samarinda, pasti ada perputaran ekonomi. Mereka makan, minum, nginap, pakai transportasi. Itu semua menghasilkan pemasukan,” katanya.

    Ia pun mendukung pengembangan kawasan seperti Teras Samarinda sebagai bagian dari upaya menarik kunjungan ke kota.

    Namun demikian, mengingatkan agar pemerintah lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran.

    “Kalau proyek yang tidak punya multiplier effect, sebaiknya dipikirkan dulu. Jangan fokus ke proyek monumental, tapi tidak berdampak langsung ke masyarakat,” pungkasnya.

    DBH Iswandi multiplier effect PAD
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Andika Saputra

    Related Posts

    Tarik Event Nasional ke Samarinda, DPRD Ingatkan Fasilitas Jangan Tertinggal

    Mei 18, 2026

    Anggaran Kaltim Terbatas, Gratispol Diusulkan Fokus ke SMA-SMK dan Warga Kurang Mampu

    Mei 18, 2026

    DPRD Samarinda Dorong Penguatan Wisata Sungai dan Kalender Event Budaya

    Mei 16, 2026

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Raperda Limbah B3 Samarinda Terkendala Regulasi Pusat, DPRD Dorong Revisi

    Mei 11, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bantuan Seragam Gratispol Tuai Banyak Pujian, Siswa Nyaman Orang Tua Bahagia

    SittiMei 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Program Gratispol seragam gratis yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kaltim mulai dirasakan manfaatnya…

    Konflik Lahan Bendungan Marangkayu Mulai Temui Titik Terang, Ganti Rugi Segera Diproses

    Mei 19, 2026

    Kaltim Diincar Jadi Provinsi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN Secara Penuh

    Mei 19, 2026

    Terima Audiensi Massa Konflik Agraria, Rudy Mas’ud Janji Bentuk Tim Khusus dan Evaluasi Perizinan

    Mei 19, 2026

    Konflik Agraria di Kaltim Meletus di 20 Titik, Masyarakat Desak Pemprov Kaltim Bantu Selesaikan

    Mei 19, 2026
    1 2 3 … 3,098 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.