Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    Juli 22, 2026

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Cuaca Buruk, Pedagang Cabai Keluhkan Lonjakan Harga
    Ekonomi

    Cuaca Buruk, Pedagang Cabai Keluhkan Lonjakan Harga

    Rahmat FGBy Rahmat FGJanuari 6, 2023Updated:Januari 6, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda- Harga kebutuhan pokok kembali tidak stabil di pasaran. Hal ini pun dikeluhkan para pedagang.

    Lonjakan harga cabai ini dikarenakan cuaca buruk, sehingga mengganggu aktivitas pengiriman ke Samarinda. Akibatnya, sejak Desember 2022, hingga sekarang harga kebutuhan pokok naik turun.

    Marligan (58), salah satu penjual cabai di Pasar Segiri hanya berharap transaksi dari para langganan. Bahkan terkadang dalam sehari tak satupun pembeli yang datang.

    “Dalam sehari 400 kilogram yang datang dari Banjarmasin, dan itu harus dibagi kepada pengecer. Jadi yang saya jual hanya dua karung saja, itupun susah sekali untuk habis,” ujarnya. Jumat (6/1/2023).

    Marligan telah berjualan sejak tahun 1984 silam di pasar tradisional tersebut. Setiap harinya ia berjualan mulai pukul 5 subuh hingga pukul 10 pagi. Biasanya ia buka lagi mulai pukul 1 siang hingga 10 malam hari.

    “Susah sekali sekarang, banyak cabai busuk yang terbuang. Ada juga dibeli pedagang bakso. Untungnya ada pengecer, jadi sedikit terbantu jika di pasar ini tidak laku,” ungkapnya.

    Untuk harga normal cabai Rp35 ribu per kg dan sekarang telah mencapai Rp45 ribu per kg. Hal itu membuat pendapatan para penjual menurun.

    Marligan juga menuturkan, untuk pengiriman tergantung musim. Bisa berasal dari Banjarmasin, Sulawesi, Surabaya dan Palu.

    Untuk harga kebutuhan pokok lainnya pun, dikeluhkan oleh pedagang lainnya, karena mengalami kenaikan harga. Salah satunya pedagang telur ayam.

    Guntur (45) salah satu pedagang telur ayam di Pasar Segiri yang mengalami kenaikan harga jual sebagai dampak cuaca buruk.

    “Normalnya harga telur ini dalam sepiring Rp52 ribu, sekarang mencapai Rp60 ribu. Ini juga dapat membuat pelanggan kabur. Kalau begini terus bagaimana kita bisa terus memutar modal,” pungkasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Rahmat FG

    Related Posts

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026

    Ribuan Kios Pasar Pagi Belum Aktif, Berakibat Potensi Ekonomi Belum Tergarap Maksimal

    Juli 20, 2026

    Tak Lagi Hanya Blokir Situs, Pemerintah Kini Sasar Ekosistem Judi Online

    Juli 19, 2026

    Belum Meratanya Nomenklatur di Daerah, Jadi Kendala Perkembangan Ekonomi Kreatif

    Juli 18, 2026

    Efek Permintaan MBG Mulai Terasa, Harga Telur Ayam Ras Mulai Naik

    Juli 18, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Siapkan Perwali untuk Akhiri Tumpang Tindih Program dan Data Antar-OPD

    R’syaJuli 22, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyiapkan Peraturan Wali Kota (Perwali) untuk mengatasi tumpang…

    Andi Harun Bantah Jembatan Mahkota II Gelap karena Tak Ada Anggaran, Kabel Dicuri Saat APBD Berjalan

    Juli 22, 2026

    Dugaan Maladministrasi Pegawai Disdag Samarinda Rampung Diperiksa, Sanksi Tunggu BKPSDM

    Juli 22, 2026

    Srikandi Merdeka Cup 2026 Jaring Talenta Timnas Putri U-17

    Juli 22, 2026

    Antrean SPBU Dinilai Dipicu Selisih Harga BBM, Dishub Usulkan Penataan Distribusi Pertalite

    Juli 22, 2026
    1 2 3 … 3,232 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.