Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Agustus 24, 2026

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada
    Kaltim

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada

    AbdiBy AbdiJanuari 31, 2026Updated:Januari 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Foto Ilustrasi Cuaca (foto_AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

    Teks: Himbauan cuaca ekstrem wilayah kaltim pertanggal 31 Januari-1 Februari 2026 (Ist/BMKG Balikpapan)

    Peringatan tersebut disampaikan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan setelah memantau peningkatan signifikan curah hujan berdasarkan analisis radar dan dinamika atmosfer terkini.

    BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa faktor meteorologi yang terjadi secara bersamaan. Salah satunya adalah fenomena La Nina lemah yang masih aktif dan berkontribusi terhadap meningkatnya suplai uap air ke wilayah Indonesia, termasuk Kaltim.

    Selain itu, teramati adanya pola perlambatan kecepatan angin atau konvergensi tepat di atas wilayah Pulau Kalimantan. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu permukaan laut di perairan Selat Makassar yang relatif hangat, sehingga mendorong terbentuknya aktivitas konvektif yang sangat kuat.

    Kombinasi faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan hujan jenis Cumulonimbus yang tebal di hampir seluruh lapisan udara wilayah Kalitim, yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    BMKG memperingatkan, hujan lebat tersebut dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah, meliputi: Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan Djoko Sumardiono menegaskan, pentingnya kewaspadaan masyarakat dan instansi terkait terhadap potensi dampak ikutan dari cuaca ekstrem tersebut.

    “Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang perlu diantisipasi, terutama di wilayah dengan topografi berbukit dan sistem drainase yang kurang optimal,” tuturnya.

    Ia menambahkan, kewaspadaan ekstra perlu diberikan kepada wilayah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu yang memiliki riwayat kerawanan bencana saat hujan lebat terjadi.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses layanan resmi BMKG Kaltim melalui media sosial Instagram, TikTok, dan X, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya saat berkendara atau berada di area terbuka selama hujan berlangsung.

     

    BMKG Cuaca Ekstrem Djoko Sumardiono Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026

    Impian Sejak SMP Terwujud, Beatrice Limbong Jadi Pembawa Baki HUT ke-81 RI di Kaltim

    Agustus 17, 2026

    Gelombang Sedang Landa Pesisir Kaltim, Nelayan Harus Pantau Prakiraan BMKG Sebelum Melaut

    Juli 23, 2026

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    Juli 21, 2026

    BMKG Catat 78 Titik Panas di Kaltim, Puncak Kemarau Diprediksi Terjadi Agustus

    Juli 19, 2026

    Kaltim Bidik Pertahankan Juara Umum MTQN, LPTQ Tekankan Pembinaan Berbasis Pengabdian

    Juli 14, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Kaltim Bidik Mall Lembuswana Jadi Mesin PAD Terbesar

    Ratu ArifanzaAgustus 24, 2026

    Insitekaltim, Samarinda — DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) mendorong Mall Lembuswana Samarinda dapat menjadi salah satu…

    Teras Samarinda Segmen 2-4 Siap Diresmikan, Pemkot Masih Benahi Sejumlah Bagian

    Agustus 24, 2026

    32 Ibu dan 301 Bayi Meninggal, Kaltim Soroti Koordinasi Rujukan Antarwilayah

    Agustus 24, 2026

    Kemenpora: Partisipasi Olahraga Jadi Kunci Lahirkan Atlet Disabilitas Berprestasi

    Agustus 24, 2026

    Pemadaman Listrik Berulang, Abdul Rohim Desak PLN Beri Kompensasi Warga Samarinda

    Agustus 24, 2026
    1 2 3 … 3,295 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.