Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada
    Kaltim

    BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa Kaltim hingga 1 Februari, Warga Diminta Waspada

    AbdiBy AbdiJanuari 31, 2026Updated:Januari 31, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Foto Ilustrasi Cuaca (foto_AI)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim) pada periode 31 Januari hingga 1 Februari 2026.

    Teks: Himbauan cuaca ekstrem wilayah kaltim pertanggal 31 Januari-1 Februari 2026 (Ist/BMKG Balikpapan)

    Peringatan tersebut disampaikan BMKG melalui Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan setelah memantau peningkatan signifikan curah hujan berdasarkan analisis radar dan dinamika atmosfer terkini.

    BMKG menjelaskan, kondisi cuaca ekstrem ini dipicu oleh beberapa faktor meteorologi yang terjadi secara bersamaan. Salah satunya adalah fenomena La Nina lemah yang masih aktif dan berkontribusi terhadap meningkatnya suplai uap air ke wilayah Indonesia, termasuk Kaltim.

    Selain itu, teramati adanya pola perlambatan kecepatan angin atau konvergensi tepat di atas wilayah Pulau Kalimantan. Kondisi tersebut diperkuat oleh suhu permukaan laut di perairan Selat Makassar yang relatif hangat, sehingga mendorong terbentuknya aktivitas konvektif yang sangat kuat.

    Kombinasi faktor-faktor tersebut memicu pertumbuhan awan hujan jenis Cumulonimbus yang tebal di hampir seluruh lapisan udara wilayah Kalitim, yang berpotensi menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

    BMKG memperingatkan, hujan lebat tersebut dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di sejumlah daerah, meliputi: Kota Balikpapan, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kabupaten Paser, dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

    Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan Djoko Sumardiono menegaskan, pentingnya kewaspadaan masyarakat dan instansi terkait terhadap potensi dampak ikutan dari cuaca ekstrem tersebut.

    “Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang perlu diantisipasi, terutama di wilayah dengan topografi berbukit dan sistem drainase yang kurang optimal,” tuturnya.

    Ia menambahkan, kewaspadaan ekstra perlu diberikan kepada wilayah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu yang memiliki riwayat kerawanan bencana saat hujan lebat terjadi.

    BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan aktivitas di luar ruangan.

    Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat mengakses layanan resmi BMKG Kaltim melalui media sosial Instagram, TikTok, dan X, serta terus meningkatkan kesiapsiagaan, khususnya saat berkendara atau berada di area terbuka selama hujan berlangsung.

     

    BMKG Cuaca Ekstrem Djoko Sumardiono Kepala Stasiun Meteorologi Balikpapan
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Abdi

    Related Posts

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Oktober 12, 2026

    HUT ke-81 TNI, Prajurit Diminta Tak Hanya Kuasai Alutsista tapi Juga Taat Hukum

    Oktober 5, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026

    Hujan Kembali Guyur Kaltim, Warga Sambut Lega Setelah Kemarau

    September 25, 2026

    9 Jam Berjibaku, Warga dan Relawan Padamkan Kebakaran 4 Hektare di Prangat Baru

    Agustus 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    El Nino Kuat, Musim Hujan Kaltim 2026–2027 Diprediksi Lebih Pendek

    Ratu ArifanzaOktober 12, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Durasi musim hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2026–2027 diprediksi lebih pendek…

    Kebijakan Tak Naik Kelas Berisiko Tekan Siswa, Disdikbud Kaltim Khawatir Siswa Enggan Sekolah

    Oktober 12, 2026

    Hadapi Musim Hujan, Pemkot Samarinda Mulai Benahi Drainase dari Hulu ke Hilir

    Oktober 11, 2026

    Drainase Menanjak hingga Kolam Retensi Tanpa Outlet, PR Samarinda Jelang Musim Hujan

    Oktober 11, 2026

    El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, Kaltim Terancam Kekeringan dan Gangguan Pangan

    Oktober 11, 2026
    1 2 3 … 3,380 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.