Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli
    Pemerintah

    Kubar 19 Hari Tanpa Hujan, BMKG Prediksi Curah Hujan Kaltim Tetap Rendah hingga Akhir Juli

    R’syaBy R’syaJuli 21, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Peta prediksi sifat hujan BMKG menunjukkan mayoritas wilayah Kalimantan Timur diperkirakan menerima curah hujan lebih rendah dari rata-rata klimatologis pada Dasarian III Juli 2026 (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda mencatat Kecamatan Siluq Ngurai, Kabupaten Kutai Barat (Kubar) telah mengalami 19 hari berturut-turut tanpa hujan.

    Kondisi tersebut terjadi di tengah prakiraan curah hujan yang masih tergolong rendah di sebagian besar wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) hingga akhir Juli 2026.

    Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda Riza Arian Noor mengatakan, berdasarkan prakiraan Dasarian III Juli 2026 atau periode 21–31 Juli, sebagian besar wilayah Kaltim diperkirakan mengalami curah hujan kategori rendah, yakni berkisar 0–50 milimeter (mm).

    “Curah hujan pada Dasarian III Juli 2026 menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Provinsi Kaltim diprediksi akan mengalami curah hujan kategori rendah (0–50 mm),” ujar Riza dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Juli 2026.

    Ia menjelaskan, peluang terjadinya hujan di sebagian besar wilayah Kaltim mencapai 70 hingga lebih dari 90 persen. Namun, akumulasi curah hujan diperkirakan tetap berada pada kategori rendah. Sementara itu, wilayah Kaltim bagian selatan dan timur diprediksi menerima curah hujan yang lebih sedikit, bahkan kurang dari 20 mm selama periode tersebut.

    Berdasarkan analisis BMKG, jumlah hujan yang turun di sebagian besar wilayah Kaltim pada akhir Juli diperkirakan lebih rendah dibandingkan rata-rata klimatologis untuk periode yang sama. Besaran curah hujan diprediksi hanya mencapai sekitar 31–84 persen dari kondisi normal.

    Kondisi tersebut sejalan dengan hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) di sejumlah wilayah Kaltim. BMKG mencatat durasi HTH bervariasi, mulai dari 1–5 hari hingga mencapai 11–20 hari berturut-turut.

    BMKG mengimbau masyarakat, khususnya pelaku sektor pertanian, perkebunan, serta warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan, untuk terus memantau informasi cuaca terkini karena kondisi atmosfer masih dapat berubah sewaktu-waktu.

     

    BMKG Cuaca Riza Arian Noor
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026

    TPT Kaltim Turun Tipis, Pengangguran Tertinggi Didominasi Lulusan SMP

    September 9, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan, Respons Karhutla Dipacu Lebih Cepat

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.