Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Berbekal KTP-el, Warga Kubar Kecewa Tak Bisa Salurkan Hak Suaranya Di Pemilu Serentak
    Daerah

    Berbekal KTP-el, Warga Kubar Kecewa Tak Bisa Salurkan Hak Suaranya Di Pemilu Serentak

    MartinusBy MartinusApril 18, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Kutai Barat – Petugas KPPS bersama warga yang hendak menyalurkan hak suaranya pada pemilu serentak di hari pencoblosan Rabu 17 April 2019, sempat adu mulut di TPS 01, yang terletak di lingkup SDN 02 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.

    Pasalnya, ketegangan berawal dari protes warga yang hendak menyalurkan hak suaranya tidak dibolehkan petugas KPPS, karena warga hanya berbekal KTP-el yang diluar daerah pemilihan Kubar atau yang tidak terdaftar di DPT setempat.
    “Sesuai aturan, saya memiliki KTP-el sebagai warga Negara Indonesia. Namun ketika datang ke TPS untuk memilih, tapi tidak di bolehkan oleh petugas KPPS di TPS 01 Simpang Raya. Alasan petugas, karena tidak terdaftar di DPT, selain itu kita harus punya surat pindah memilih,” ungkap Agus meluapkan kesalnya karena tidak dapat menyalurkan hak suaranya pada pemilu kali ini.
    Disambung Kurnianto salah satu warga asal Jawa Timur menegaskan, jika persyaratan surat pindah memilih itu yang harus dilengkapi agar bisa memilih. Kata dia, lebih baik memilih golput, karena mereka harus keluar daerah, pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk pulang hanya untuk mendapatkan surat pindah memilih.
    “Indentitas KTP-el saya bersama istri dan anak anak saya dari Jawa Timur. Kita sudah 2 tahun berdomisili di Kubar. Saya rasa tidak mungkin harus pulang hanya untuk mendapatkan surat pindah memilih,” tegas Kurnianto yang sudah lama menunggu akhirnya pulang dengan kecewa kondisi tak bisa memilih calon presiden idolanya.

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Kubar Arkadius Hanye mengatakan, petugas KPPS punya pandangan lain. Warga tersebut ternyata masuk daftar pemilih tetap. Oleh sebab itu, KPPS menyebut siapapun yang namanya tercantum dalam DPT berhak mencoblos.
    “Sesuai dengan PKPU Nomor 9 tahun 2019, yang merupakan bentuk penyesuaian imbas dari putusan MK. Namun perlu di ketahui, bagi pemilik e-KTP atau surat keterangan yang bisa digunakan untuk mencoblos, hanya yang alamatnya sesuai dengan alamat TPS,” jelas Arkadius Hanye.
    Arkadius Hanye menjabarkan bunyi pasal 9 yang mengatur hal tersebut, kata dia, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb sebagai mana dimaksud dalam pasal 6 huruf c, menggunakan hak pilihnya dengan menunjukan KTP-el, atau Suket kepada KPPS.
    “Hak pilih sebagai mana dimaksut pada ayat 1 hanya dapat digunakan di TPS rukun tetangga/rukun warga, atau sebutan lain sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP-el atau suket,” pungkasnya.(Ichal)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    April 14, 2026

    Mandek Dua Tahun, DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda TBC dan HIV/AIDS

    April 13, 2026

    PAD dari Reklame Disorot, DPRD Samarinda Siapkan Perda Baru dengan QR Code

    April 13, 2026

    Soroti Pengalihan JKN 49 Ribu Warga, DPRD Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tinjau Ulang

    April 11, 2026

    Kabel Semrawut, Pansus DPRD Dorong Regulasi Utilitas Perkabelan

    April 9, 2026

    Data Penduduk Tak Sinkron, DPRD Samarinda Ingatkan Risiko Salah Nilai Kinerja Daerah

    April 9, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda dan Bontang Bahas Strategi Tingkatkan Pendapatan di Tengah Tekanan Fiskal

    Ratu ArifanzaApril 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Romadhony Putra Pratama menyebutkan kunjungan kerja…

    Kasus Pelecehan Tak Kunjung Reda, Disdikbud Kaltim Singgung Kegagalan Pengawasan Sekolah

    April 14, 2026

    DBH Sawit Samarinda Menurun, Bapenda Soroti Ketergantungan pada Kebijakan Pusat

    April 14, 2026

    BEM Polnes Bongkar Persoalan Pendidikan Kaltim, Desak Sinkronisasi Kebijakan

    April 14, 2026

    Kuota Haji Samarinda Naik Signifikan, Kesra Siapkan Pembinaan dan Pemberangkatan

    April 14, 2026
    1 2 3 … 3,056 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.