Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Nahkodai PSI Bontang, Ridho Lapatau Tancap Gas Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari

    Juni 25, 2026

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    Juni 25, 2026

    Disdag Ultimatum: Pedagang Pasar Pagi, Agustus Seluruh Kios Harus Sudah Ditempati

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Daerah»Berbekal KTP-el, Warga Kubar Kecewa Tak Bisa Salurkan Hak Suaranya Di Pemilu Serentak
    Daerah

    Berbekal KTP-el, Warga Kubar Kecewa Tak Bisa Salurkan Hak Suaranya Di Pemilu Serentak

    MartinusBy MartinusApril 18, 201902 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Kutai Barat – Petugas KPPS bersama warga yang hendak menyalurkan hak suaranya pada pemilu serentak di hari pencoblosan Rabu 17 April 2019, sempat adu mulut di TPS 01, yang terletak di lingkup SDN 02 Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat.

    Pasalnya, ketegangan berawal dari protes warga yang hendak menyalurkan hak suaranya tidak dibolehkan petugas KPPS, karena warga hanya berbekal KTP-el yang diluar daerah pemilihan Kubar atau yang tidak terdaftar di DPT setempat.
    “Sesuai aturan, saya memiliki KTP-el sebagai warga Negara Indonesia. Namun ketika datang ke TPS untuk memilih, tapi tidak di bolehkan oleh petugas KPPS di TPS 01 Simpang Raya. Alasan petugas, karena tidak terdaftar di DPT, selain itu kita harus punya surat pindah memilih,” ungkap Agus meluapkan kesalnya karena tidak dapat menyalurkan hak suaranya pada pemilu kali ini.
    Disambung Kurnianto salah satu warga asal Jawa Timur menegaskan, jika persyaratan surat pindah memilih itu yang harus dilengkapi agar bisa memilih. Kata dia, lebih baik memilih golput, karena mereka harus keluar daerah, pasalnya mereka harus mengeluarkan biaya besar untuk pulang hanya untuk mendapatkan surat pindah memilih.
    “Indentitas KTP-el saya bersama istri dan anak anak saya dari Jawa Timur. Kita sudah 2 tahun berdomisili di Kubar. Saya rasa tidak mungkin harus pulang hanya untuk mendapatkan surat pindah memilih,” tegas Kurnianto yang sudah lama menunggu akhirnya pulang dengan kecewa kondisi tak bisa memilih calon presiden idolanya.

    Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPU Kubar Arkadius Hanye mengatakan, petugas KPPS punya pandangan lain. Warga tersebut ternyata masuk daftar pemilih tetap. Oleh sebab itu, KPPS menyebut siapapun yang namanya tercantum dalam DPT berhak mencoblos.
    “Sesuai dengan PKPU Nomor 9 tahun 2019, yang merupakan bentuk penyesuaian imbas dari putusan MK. Namun perlu di ketahui, bagi pemilik e-KTP atau surat keterangan yang bisa digunakan untuk mencoblos, hanya yang alamatnya sesuai dengan alamat TPS,” jelas Arkadius Hanye.
    Arkadius Hanye menjabarkan bunyi pasal 9 yang mengatur hal tersebut, kata dia, pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT dan DPTb sebagai mana dimaksud dalam pasal 6 huruf c, menggunakan hak pilihnya dengan menunjukan KTP-el, atau Suket kepada KPPS.
    “Hak pilih sebagai mana dimaksut pada ayat 1 hanya dapat digunakan di TPS rukun tetangga/rukun warga, atau sebutan lain sesuai dengan alamat yang tertera dalam KTP-el atau suket,” pungkasnya.(Ichal)

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Martinus

    Related Posts

    Nahkodai PSI Bontang, Ridho Lapatau Tancap Gas Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari

    Juni 25, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Dimulai, Golkar Bontang Buka Penjaringan Jelang Musda VIII

    Juni 24, 2026

    Citra PSI Melonjak Berkat Jokowi, Elektabilitas Masih Tertahan di Bawah 2 Persen

    Juni 24, 2026

    Ambisi Politik Menguat, Ketua DPC PDIP Samarinda Siap Tarung di Pilwali hingga Pilgub

    Juni 23, 2026

    Gerindra-PDIP Samarinda Buka Peluang Bangun Komunikasi Politik Menuju Pilwali 2029

    Juni 22, 2026

    Tak Satu Pun Pejabat Hadir, DPRD Kaltim Tunda Paripurna Jawaban APBD 2025

    Juni 22, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Nahkodai PSI Bontang, Ridho Lapatau Tancap Gas Bentuk Struktur Kelurahan dalam 30 Hari

    SittiJuni 25, 2026

    Insitekaltim, Bontang – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bontang resmi dipimpin…

    DPRD Tolak Keras Pemangkasan Anggaran, Bantuan Pakan dan Bibit Ikan Terancam Terhenti

    Juni 25, 2026

    Disdag Ultimatum: Pedagang Pasar Pagi, Agustus Seluruh Kios Harus Sudah Ditempati

    Juni 25, 2026

    Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data

    Juni 25, 2026

    Hasil Investigasi Kemenkes, Dugaan Kawat Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS Masih Ditunggu

    Juni 24, 2026
    1 2 3 … 3,169 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.