Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    April 20, 2026

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Basti Sangga : Gak Mungkin Selesai, Kalau Mantan Kepala Desa Gak Datang
    Advertorial

    Basti Sangga : Gak Mungkin Selesai, Kalau Mantan Kepala Desa Gak Datang

    AdminBy AdminSeptember 9, 202002 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Reporter: Syifa – Editor : Redaksi

    Insitekaltim, Sangatta – Persoalan sengketa lahan di Desa Sepaso Selatan tak kunjung mendapatkan titik temu.

    Pasalnya, Rapat Dengar Pendapat (RDP) kedua terkait persoalan sengketa lahan di Desa Sepaso Selatan, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim) itu tak dihadiri PT KPC dan mantan Kepala Desa Sepaso Selatan.

    Terkait ketidakhadiran mantan Kepala Desa Sepaso Selatan yang merupakan kunci utama permasalahan, Basti Sangga Langi, Anggota DPRD Kutim tidak yakin permasalahan dapat diselesaikan.

    “Saya lihat sengketa Jalan Rawa Indah itu kan harusnya mantan kepala desanya yang hadir. Karena kalau mantan kepala desanya tidak ada, ya tidak mungkin juga bisa selesai karena yang masyarakat inginkan adalah mempertanyakan ke beliau. Apa sebenarnya alasan menjual lahan mereka,” terang Basti, Rabu (9/9/2020).

    Ia mengaku turut merasakan kesulitan yang dihadapi oleh kepala desa yang menjabat sekarang yaitu Sadaruddin, karena harus mencari cara untuk menyelesaikan persoalan lahan yang ditinggalkan mantan kepala desa hingga bertahun-tahun.

    “Biar Pak Kepala Desa yang sekarang ini lega. Saya kasihan juga dengan beliau. Karena kalau masyarakat mengatakan bahwa persoalan ini karena kepala desa, ya kasihan juga. Paling tidak, untuk menyelesaikan persoalan ini, kepala desa yang dulu menjual lahan itu harus dihadirkan di sini,” ujarnya.

    Politikus Partai Amanat Nasional ini yakin walaupun permasalahan diselesaikan dari bawah yaitu dalam ranah desa maupun kecamatan, tidak akan bisa terselesaikan. Ia berharap mantan kepala desa bisa hadir agar masalah ini bisa segera tuntas.

    “Harapan kita bagaimana mantan kepala desa ini bisa dihadirkan, agar segera persoalan ini selesai. Kalau nggak hadir biar kita mau rapat berapa kali, tetap juga KPC bilang Pak Asikin yang menjual lahan ke mereka. Tapi kalau Pak Asikin nggak ada seperti ini, walaupun pihak KPC ada, kita tanya apa alasan menjualnya kan tidak bisa juga mereka jawab,” terangnya.

    Basti juga sampaikan jika perangkat desa maupun perwakilan masyarakat ingin merencanakan penjadwalan ulang, harus menghadirkan tokoh terkait agar lekas selesai permasalahan ini.

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Admin

    Related Posts

    Tak Sekadar Silaturahmi, Halal Bihalal Kaltim Bahas Dukungan Infrastruktur Daerah

    Maret 22, 2026

    161 Aspirasi Masuk Kamus Usulan DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud Tekankan Integrasi ke Program Daerah

    Maret 22, 2026

    Lebaran Pertama, Gubernur Kaltim Pilih Temui Lansia di Panti Sosial

    Maret 21, 2026

    Gubernur Kaltim Soroti Peran Strategis Baznas, Penyaluran Zakat Tembus Rp23 Miliar

    Maret 20, 2026

    Dishub Samarinda Tempel Stiker pada Kendaraan Pelanggar Bongkar Muat di Pinggir Jalan

    Maret 17, 2026

    Parkir Berlangganan di Samarinda Masih Hadapi Tantangan, Dishub Dorong Kesadaran Warga

    Maret 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DPRD Samarinda Dukung Pengolahan Sampah Jadi Energi, Soroti Lokasi dan Dampak Lingkungan

    Andika SaputraApril 20, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wacana pengolahan sampah menjadi energi alternatif mendapat respons positif dari Dewan Perwakilan…

    Andi Harun Tegaskan Polemik Mobil Dinas Sewa Ditangani Terbuka, Siap Diawasi KPK

    April 20, 2026

    Kenaikan BBM Non-Subsidi Picu Efek Berantai, DPRD Samarinda Soroti Dampak ke Harga Kebutuhan

    April 20, 2026

    Aksi 21 April Dijaga Ketat, Wali Kota Samarinda Minta Pengamanan Satu Komando

    April 20, 2026

    Pemkot Samarinda Salurkan Rp3,1 Miliar Bantuan Parpol, Pengelolaan Dana Dinyatakan Bersih

    April 20, 2026
    1 2 3 … 3,063 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.