Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    Mei 30, 2026

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Arakan Ogoh-Ogoh Warnai Puncak Hari Raya Nyepi di Samarinda
    Pemkot Samarinda

    Arakan Ogoh-Ogoh Warnai Puncak Hari Raya Nyepi di Samarinda

    Adit MustafaBy Adit MustafaMaret 10, 2024Updated:Maret 10, 202402 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun, Saat Melepas Arakan Ogoh-Ogoh Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Pura Jagat Hirana Samarinda menjadi saksi pembukaan Puncak Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1946 yang diselenggarakan pada Minggu (10/3/2024).

    Teks: Ogoh-ogoh karya seni patung kebudayaan Bali.

    Acara ini turut dihadiri dan dibuka oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun. Dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh di Jalan Santosa, sebanyak tiga ogoh-ogoh memeriahkan pawai ini.

    Ogoh-ogoh, karya seni patung dalam kebudayaan Bali yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala, merupakan arak-arakan yang bertujuan agar Bhuta Kala beserta segala unsur negatif lainnya menjauh dan tidak mengganggu kehidupan umat manusia.

    Ogoh-ogoh ini biasanya berlangsung pada malam sebelum Nyepi, yang dikenal dengan sebutan Malam Tahun Baru Saka. Kegiatan tersebut ditutup dengan pembakaran ogoh-ogoh yang bertujuan melenyapkan sifat-sifat buruk yang melekat di dalam diri manusia.

    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun

    Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menyampaikan terima kasih kepada umat Hindu yang telah menjalankan catur brata penyepian dengan penuh khidmat.

    Ini mencerminkan komitmen terhadap nilai-nilai spiritual. Catur brata penyepian melibatkan amati geni, amati karya, amati lelungan, dan amati lelanguan, yang bermakna tidak menyalakan api, fokus bermeditasi, tidak bepergian, dan tidak menikmati hiburan.

    “Melalui Nyepi, umat Hindu memberikan waktu kepada alam semesta untuk menata kembali keseimbangannya, memuliakan alam, dan meningkatkan martabat kemanusiaan,” paparnya.

    Lebih lanjut, Andi Harun menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan mengarak ogoh-ogoh, yang dianggap sebagai bagian integral dari peringatan Hari Raya Nyepi.

    “Atas nama Pemkot Samarinda, saya mengapresiasi dan memberikan dukungan terhadap pelaksanaan acara hari ini, seraya mengharapkan kebaikan dan kemuliaan bagi seluruh umat beragama Hindu di Kota Samarinda,” ujarnya.

    Wali Kota Samarinda juga mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan Nyepi sebagai momentum introspeksi, menata kembali sikap dan perilaku dalam menjaga keharmonisan dengan alam, sesama, dan Sang Pencipta.

    Ia berharap pergantian Tahun Baru Saka ini membawa vibrasi positif bagi kehidupan baru, mewujudkan keharmonisan, kedamaian, dan kesejahteraan di Kota Samarinda.

    Sebagai penutup, Andi Harun menyambut Dharma Shanti Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1946 dengan harapan bahwa peringatan ini meningkatkan kualitas sradha dan bhakti, serta memberikan hikmah dan manfaat bagi seluruh umat Hindu.

    Ia juga mengapresiasi warga di sana yang turut berbaur sebagai bentuk toleransi kebersamaan yang diciptakan.

    “Kepada segenap umat Hindu, saya ucapkan selamat merayakan Hari Raya Nyepi, dan semoga acara hari ini diberikan kelancaran sehingga memberikan hikmah dan manfaat bagi kita semua,” tutupnya.

    Acara ini menandai kesatuan dalam keberagaman dan semangat toleransi antar umat beragama di Kota Samarinda, memperkuat ikatan sosial serta nilai-nilai spiritual dalam masyarakat.

    Andi Harun Hari Raya Nyepi Ogoh-Ogoh
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    WFH Diawasi Real-Time, Andi Harun Yakin ASN Samarinda Tak Berani Main Mata

    Mei 16, 2026

    Samarinda Tuan Rumah Judo Kapolri Cup 2026, Wali Kota Tekankan Sportivitas

    Mei 16, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Hari Tasyrik Berakhir, Saatnya Kembali Menghidupkan Puasa Sunnah

    SittiMei 30, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum syukur dan…

    Terowongan Samarinda Ditargetkan Rampung Tahun Ini, Pengujian Segera Dimulai

    Mei 30, 2026

    Fenomena FOMO Kafe Baru di Samarinda, Datang karena Kopi atau Konten?

    Mei 30, 2026

    Mengapa Bekas Luka Bisa Menonjol dan Tak Hilang? Ini Penjelasan Medis tentang Keloid

    Mei 30, 2026

    Dompet Aman, Saldo Menipis: Fenomena Belanja Impulsif di Era QRIS

    Mei 30, 2026
    1 2 3 … 3,111 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.