Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes
    Pemerintah

    Aduan Warga Berbuah Hasil, PT REA Lanjutkan Kerja Sama Angkutan Sawit dengan 13 BUMDes

    R’syaBy R’syaJuli 14, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Gubernur Rudy Mas'ud usai mendengarkan protes warga yang kehilangan mata pencaharian karena kerja sama angkutan sawit dihentikan oleh PT REA Kaltim, Jumat, 3 Juli 2026 lalu (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Aduan warga Kecamatan Kenohan dan Tabang Kutai Kartanegara (Kukar) kepada Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud terkait penghentian kerja sama angkutan sawit dengan PT REA Kaltim Plantations membuahkan hasil.

    Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Kaltim Ahmad Muzakkir melaporkan kepada Gubernur, perusahaan telah sepakat melanjutkan kerja sama angkutan tandan buah segar (TBS) sawit dengan 13 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

    “Alhamdulillah ini kabar baik. Saya setuju masyarakat lokal yang diutamakan. Bukan malah dikurangi apalagi diputus kerjasamanya,” ujar Gubernur ketika memimpin Morning Briefing di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim Senin, 13 Juli 2026.

    Kesepakatan tersebut merupakan tindak lanjut atas keluhan warga yang disampaikan langsung kepada Gubernur saat rombongannya melintas di Desa Tuana Tuha, Kecamatan Kenohan, pada 3 Juli 2026. Ketika itu, puluhan warga menghadang rombongan Gubernur untuk memprotes keputusan PT REA Kaltim yang menghentikan kerja sama angkutan sawit dengan 13 BUMDes sejak 1 Juli.

    Merespons aduan tersebut, Harum.sapaan akrabnya berjanji segera memanggil pihak perusahaan agar kerja sama yang telah berjalan tetap dilanjutkan. Pemprov Kaltim kemudian memfasilitasi pembahasan yang berlangsung secara maraton pada 8–9 Juli 2026 dan melibatkan perwakilan perusahaan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta BUMDes.

    Dari hasil pembahasan itu, PT REA Kaltim sepakat mempertahankan kerja sama dengan seluruh 13 BUMDes. Perusahaan juga akan membagi pekerjaan angkutan sawit secara merata kepada 13 BUMDes dan PT Rastra Kreasi Buana (RKB), sehingga tidak ada pengurangan jumlah BUMDes yang menjadi mitra.

    Selain itu, alokasi minimum volume pekerjaan akan diberlakukan secara sama kepada seluruh mitra dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, volume produksi, dan kelancaran operasional. Dalam pelaksanaannya, mekanisme tersebut dapat dikomunikasikan bersama sesuai kondisi di lapangan.

    Seluruh Surat Perjanjian Kerja (SPK) tetap berada di bawah pengelolaan Departemen Legal PT REA Kaltim. Karena itu, seluruh BUMDes diminta mematuhi ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kerja.

    Dalam pembahasan tersebut, pihak perusahaan juga menjelaskan bahwa berkurangnya produksi dipengaruhi sejumlah areal kebun yang memasuki masa replanting serta kondisi trek akibat cuaca ekstrem.

    Harum berharap kesepakatan yang telah dicapai dapat terus dijaga sehingga memberikan manfaat bagi perusahaan maupun masyarakat.

    “Kerja sama ini harus memberi keuntungan bagi kedua pihak, BUMDes dan PT REA Kaltim. Dampaknya tentu pertumbuhan ekonomi kawasan,” pungkasnya.

     

    Ahmad Muzakkir Dinas Perkebunan Kaltim Gubernur Kaltim Pemprov Kaltim PT REA Kaltim Plantations Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026

    TPT Kaltim Turun Tipis, Pengangguran Tertinggi Didominasi Lulusan SMP

    September 9, 2026

    BNPB Siapkan Helikopter Waterbombing, 176 Karhutla Terjadi di Samarinda

    September 8, 2026

    Posko Siaga Darurat Kaltim Dioptimalkan, Respons Karhutla Dipacu Lebih Cepat

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.