Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    Juni 25, 2026

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026

    Tatap 2029, Gerindra Samarinda Targetkan 13 Kursi DPRD dan Kawal Program Presiden Prabowo

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda
    Pemerintah

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    R’syaBy R’syaJuni 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri pembukaan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Budaya Pampang (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai kearifan masyarakat Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang menjadi pelajaran penting bagi masyarakat modern dalam menjaga lingkungan dan identitas budaya. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan masyarakat adat tetap relevan di tengah perkembangan kota dan arus modernisasi.

    “Festival hari ini tidak sekadar soal seremonial, tetapi ada tiga perayaan sekaligus dan menjadi refleksi bagi kita, khususnya generasi saat ini untuk terus menjaga dan melestarikannya sebagai warisan,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Budaya Pampang, Kamis, 25 Juni 2026.

    Ia mengatakan perayaan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan refleksi untuk menjaga warisan budaya yang telah menjadi bagian dari sejarah Kota Samarinda.

    Ia menyebut keberagaman budaya yang ada di Samarinda menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Ia menegaskan Kota Samarinda tumbuh dari semangat gotong royong dan persatuan yang lahir dari berbagai latar belakang budaya.

    “Dari sini kita belajar bahwa Samarinda dibangun atas kerja sama, gotong royong, dan persatuan yang lahir dari perbedaan. Samarinda adalah kota yang harus terus menjaga nilai identitasnya,” tuturnya.

    Lebih jauh, dirinya mengaitkan nilai-nilai budaya Dayak Kenyah dengan upaya pelestarian lingkungan yang saat ini menjadi tantangan bagi banyak daerah, termasuk Samarinda. Masyarakat adat telah menunjukkan bagaimana hubungan manusia dan alam dapat dijaga secara seimbang.

    Ia menyampaikan, berbagai bencana lingkungan seperti banjir dan tanah longsor seharusnya menjadi pengingat agar pembangunan tetap memperhatikan kelestarian alam.

    “Dari budaya masyarakat Kenyah, kita belajar besar tentang bagaimana melestarikan visi hijau. Peristiwa banjir dan tanah longsor menjadi cermin agar kita kembali pada cara menjaga alam dengan pendekatan adat,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya keberadaan hutan adat yang selama ini dijaga masyarakat adat. Keberlanjutan lingkungan akan lebih terjamin ketika masyarakat lokal diberikan ruang untuk mempertahankan dan mengelola wilayah adatnya.

    Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi masyarakat Dayak Kenyah kepada generasi muda. Berbagai pertunjukan tari tradisional, pameran kerajinan, hingga produk lokal ditampilkan selama festival yang berlangsung hingga 28 Juni mendatang.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kota Samarinda akan terus mendukung keberlangsungan kegiatan budaya di Desa Pampang sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.

     

    Andi Harun Dayak Kenyah Desa Budaya Pampang Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Canangkan Desa Cantik di PPU, Harum Dorong Pembangunan Berbasis Data

    Juni 25, 2026

    Tak Hanya Seremonial, Andi Harun Minta Pelantikan Balakarcana Diisi Aksi Sosial dan Edukasi Kebencanaan

    Juni 24, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Janji Gubernur Kaltim, Targetkan Pengisian Jabatan Plt Rampung Akhir Juni

    Juni 23, 2026

    Sri Wahyuni Tegaskan Hibah Rp170 Miliar ke LPTQ Sesuai Mekanisme, Sama Dengan Hibah Organisasi/Lembaga Lain

    Juni 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    R’syaJuni 25, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai kearifan masyarakat Dayak Kenyah di Desa…

    Disdikbud Kaltim Targetkan Distribusi Seragam Gratis Mulai Hari Pertama Sekolah

    Juni 25, 2026

    Tatap 2029, Gerindra Samarinda Targetkan 13 Kursi DPRD dan Kawal Program Presiden Prabowo

    Juni 25, 2026

    PK di Atas PK Dipersoalkan, Kuasa Hukum Heryono Admaja Datangi PT Kaltim Pertanyakan Eksekusi Lahan

    Juni 25, 2026

    Cetak Atlet Berprestasi Sejak Dini, Muslimin Tekankan Pentingnya Pelatih Bersertifikasi

    Juni 25, 2026
    1 2 3 … 3,170 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.