Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda
    Pemerintah

    Kearifan Dayak Kenyah Jadi Pelajaran Menjaga Alam dan Identitas Samarinda

    R’syaBy R’syaJuni 25, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun saat menghadiri pembukaan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Budaya Pampang (Insitekaltim/R’sya)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menilai kearifan masyarakat Dayak Kenyah di Desa Budaya Pampang menjadi pelajaran penting bagi masyarakat modern dalam menjaga lingkungan dan identitas budaya. Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan masyarakat adat tetap relevan di tengah perkembangan kota dan arus modernisasi.

    “Festival hari ini tidak sekadar soal seremonial, tetapi ada tiga perayaan sekaligus dan menjadi refleksi bagi kita, khususnya generasi saat ini untuk terus menjaga dan melestarikannya sebagai warisan,” ujarnya saat menghadiri pembukaan Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 yang dirangkai dengan peringatan Hari Jadi ke-53 Desa Budaya Pampang, Kamis, 25 Juni 2026.

    Ia mengatakan perayaan tersebut bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan refleksi untuk menjaga warisan budaya yang telah menjadi bagian dari sejarah Kota Samarinda.

    Ia menyebut keberagaman budaya yang ada di Samarinda menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. Ia menegaskan Kota Samarinda tumbuh dari semangat gotong royong dan persatuan yang lahir dari berbagai latar belakang budaya.

    “Dari sini kita belajar bahwa Samarinda dibangun atas kerja sama, gotong royong, dan persatuan yang lahir dari perbedaan. Samarinda adalah kota yang harus terus menjaga nilai identitasnya,” tuturnya.

    Lebih jauh, dirinya mengaitkan nilai-nilai budaya Dayak Kenyah dengan upaya pelestarian lingkungan yang saat ini menjadi tantangan bagi banyak daerah, termasuk Samarinda. Masyarakat adat telah menunjukkan bagaimana hubungan manusia dan alam dapat dijaga secara seimbang.

    Ia menyampaikan, berbagai bencana lingkungan seperti banjir dan tanah longsor seharusnya menjadi pengingat agar pembangunan tetap memperhatikan kelestarian alam.

    “Dari budaya masyarakat Kenyah, kita belajar besar tentang bagaimana melestarikan visi hijau. Peristiwa banjir dan tanah longsor menjadi cermin agar kita kembali pada cara menjaga alam dengan pendekatan adat,” ucapnya.

    Dalam kesempatan itu, ia juga menyoroti pentingnya keberadaan hutan adat yang selama ini dijaga masyarakat adat. Keberlanjutan lingkungan akan lebih terjamin ketika masyarakat lokal diberikan ruang untuk mempertahankan dan mengelola wilayah adatnya.

    Selain menjadi ajang pelestarian budaya, Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 juga menjadi sarana memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi masyarakat Dayak Kenyah kepada generasi muda. Berbagai pertunjukan tari tradisional, pameran kerajinan, hingga produk lokal ditampilkan selama festival yang berlangsung hingga 28 Juni mendatang.

    Ia menambahkan, Pemerintah Kota Samarinda akan terus mendukung keberlangsungan kegiatan budaya di Desa Pampang sebagai bagian dari upaya menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya.

     

    Andi Harun Dayak Kenyah Desa Budaya Pampang Pemkot Samarinda Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    WiFi Gratis di Sejumlah Titik Bontang Terganggu akibat Kabel Fiber Optik Terputus

    Agustus 12, 2026

    Pawai HUT RI ke-81 Ditiadakan, Andi Harun Alihkan Kegiatan ke Kelurahan

    Agustus 12, 2026

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Gap Perlindungan Tembus 200 Persen, Andi Harun Desak Pekerja Rentan Samarinda Masuk BPJS

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    R’syaAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mobil Donor Darah DORAMI RS IA Moeis Samarinda telah mengumpulkan sekitar 300…

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.