Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Mei 14, 2026

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Tokoh
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting
    Pemkot Samarinda

    Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Adit MustafaBy Adit MustafaSeptember 30, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya upaya intensif dan fokus dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Samarinda untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

    Hal ini ia sampaikan saat acara penyerahan secara simbolis donasi telur sehat dari pejabat Pemerintah Kota Samarinda kepada anak-anak yang mengalami stunting di Anjungan Karamumus Kota Samarinda, Sabtu (30/9/2023).

    “Diharapkan kepada tim percepatan penurunan stunting tingkat kota agar bekerja lebih intens dan fokus agar angka tersebut dapat diturunkan memenuhi target yang telah ditetapkan,” pinta Andi Harun.

    Dia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektoral dari tingkat pusat hingga daerah dalam penurunan stunting. Koordinasi antarpihak menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

    “Oleh karena itu dalam dalam pelaksanaannya fungsi koordinasi harus dikedepankan,” tegasnya.

    Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda sebagai perangkat daerah teknis bertanggung jawab untuk melaksanakan program Bangga Kencana dengan baik dan terencana.

    “Pelaksanaan program Bangga Kencana harus dilakukan dengan baik, teratur, terencana dan terus menerus yang satu sama lain saling berkaitan berkesinambungan, bersinergi dan berkelanjutan,” imbuh Andi Harun.

    Orang nomor satu di Kota Samranda ini juga mengungkapkan bahwa program ini harus melibatkan seluruh potensi dari berbagai instansi, termasuk OPD, kecamatan, kelurahan, sampai RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana.

    “Tentu dengan melibatkan seluruh potensi yang ada pada OPD, kecamatan, kelurahan, bahkan RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana,” paparnya.

    Andi harun juga mengapresiasi inovasi Ayo Etam Berbagi Tigu yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda.

    Inovasi ini diluncurkan pada 24 Agustus lalu dan telah memberikan hasil positif dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.

    “Saya mengapresiasi inovasi gema semesta gerakan bersama serentak mengatasi stunting itu dilakukan melalui aksi Ayo Etam Berbagi Tigu/ayo kita berbagi telur,” ujarnya.

    Harapannya, kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

    “Tentu saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan agar sinergi dan kemudian kerja kolaboratif dapat terus digelorakan sehingga dapat memberi dampak bagi masyarakat,” harapnya.

    Diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan mandat kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memimpin upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak-anak akibat kekurangan nutrisi.

    Target penurunan kasus stunting di Indonesia hingga tahun 2024 sebesar 14%, dengan penurunan tahunan sebesar 2,7%.

    Namun, data dari puskesmas di Kota Samarinda menunjukkan bahwa Kota Samarinda masih memiliki angka stunting sebesar 25,3%.

    Andi Harun OPD Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Bangkit dari Abu, Wajah Baru Pasar Segiri Siap Sambut Pedagang Kembali

    Mei 4, 2026

    Tambahan Modal Rp500 Miliar Dipertanyakan, Pemkot Samarinda Ingatkan Ancaman Dilusi Saham

    April 30, 2026

    Laba Naik, Dividen Turun: Andi Harun Soroti Kredit Macet dan Transparansi Bankaltimtara

    April 30, 2026

    Andi Harun Buka Alasan Dissenting Opinion di RUPS Bankaltimtara: Soroti Pemberhentian Direksi dan Transparansi Seleksi Komisaris

    April 30, 2026

    Samarinda Targetkan Peringkat Terbaik Program Desa Cantik

    April 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Nur AjijahMei 14, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait usulan hak angket di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), yang mengabarkan Partai Amanat…

    Festival Samarinda Naik Kelas, Andi Harun Dorong Payung Hukum Perda untuk Agenda Budaya

    Mei 14, 2026

    Ramai Disebut Kandidat Ketua KONI, Syahariah Mas’ud Tegas Bantah: Itu Hoaks

    Mei 14, 2026

    Enam Raperda Di Luar Jalur Disepakati, DPRD dan Pemkot Samarinda Kejar Target Satu Tahun

    Mei 14, 2026

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Mei 13, 2026
    1 2 3 … 3,093 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.