Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Oktober 3, 2026

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting
    Pemkot Samarinda

    Angka Stunting Tinggi, Andi Harun Ajak Semua Fokus Dalam Percepatan Penurunan Stunting

    Adit MustafaBy Adit MustafaSeptember 30, 202302 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Wali Kota Samarinda Andi Harun
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim,Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun menegaskan pentingnya upaya intensif dan fokus dari Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Samarinda untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

    Hal ini ia sampaikan saat acara penyerahan secara simbolis donasi telur sehat dari pejabat Pemerintah Kota Samarinda kepada anak-anak yang mengalami stunting di Anjungan Karamumus Kota Samarinda, Sabtu (30/9/2023).

    “Diharapkan kepada tim percepatan penurunan stunting tingkat kota agar bekerja lebih intens dan fokus agar angka tersebut dapat diturunkan memenuhi target yang telah ditetapkan,” pinta Andi Harun.

    Dia juga menekankan perlunya kerja sama lintas sektoral dari tingkat pusat hingga daerah dalam penurunan stunting. Koordinasi antarpihak menjadi prioritas utama dalam pelaksanaannya.

    “Oleh karena itu dalam dalam pelaksanaannya fungsi koordinasi harus dikedepankan,” tegasnya.

    Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda sebagai perangkat daerah teknis bertanggung jawab untuk melaksanakan program Bangga Kencana dengan baik dan terencana.

    “Pelaksanaan program Bangga Kencana harus dilakukan dengan baik, teratur, terencana dan terus menerus yang satu sama lain saling berkaitan berkesinambungan, bersinergi dan berkelanjutan,” imbuh Andi Harun.

    Orang nomor satu di Kota Samranda ini juga mengungkapkan bahwa program ini harus melibatkan seluruh potensi dari berbagai instansi, termasuk OPD, kecamatan, kelurahan, sampai RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana.

    “Tentu dengan melibatkan seluruh potensi yang ada pada OPD, kecamatan, kelurahan, bahkan RT, untuk mencapai sasaran program Bangga Kencana,” paparnya.

    Andi harun juga mengapresiasi inovasi Ayo Etam Berbagi Tigu yang dilakukan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Samarinda.

    Inovasi ini diluncurkan pada 24 Agustus lalu dan telah memberikan hasil positif dalam upaya menurunkan angka stunting di Kota Samarinda.

    “Saya mengapresiasi inovasi gema semesta gerakan bersama serentak mengatasi stunting itu dilakukan melalui aksi Ayo Etam Berbagi Tigu/ayo kita berbagi telur,” ujarnya.

    Harapannya, kegiatan ini dapat berlangsung secara berkesinambungan untuk memberikan dampak yang lebih besar bagi masyarakat.

    “Tentu saya berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara berkesinambungan agar sinergi dan kemudian kerja kolaboratif dapat terus digelorakan sehingga dapat memberi dampak bagi masyarakat,” harapnya.

    Diketahui, Presiden Joko Widodo sebelumnya telah memberikan mandat kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk memimpin upaya percepatan penurunan angka stunting pada anak-anak akibat kekurangan nutrisi.

    Target penurunan kasus stunting di Indonesia hingga tahun 2024 sebesar 14%, dengan penurunan tahunan sebesar 2,7%.

    Namun, data dari puskesmas di Kota Samarinda menunjukkan bahwa Kota Samarinda masih memiliki angka stunting sebesar 25,3%.

    Andi Harun OPD Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Adit Mustafa

    Related Posts

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Oktober 1, 2026

    Warga Kukar Protes Sodetan, Andi Harun Hentikan Pekerjaan Sementara

    September 24, 2026

    APBD Perubahan Samarinda 2026 Turun Rp213 Miliar, Belanja Modal Dipangkas Rp276 Miliar

    September 24, 2026

    Akses Sanitasi Samarinda Capai 78 Persen, Pemkot Kejar Kesenjangan Layanan hingga 2030

    September 24, 2026

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Dari Usia 4 Tahun hingga Senior, 508 Atlet Ramaikan Taekwondo Piala Wali Kota Samarinda

    September 19, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Ketika Hutan Rusak, Dampaknya Tak Berhenti pada Hilangnya Pohon

    Ratu ArifanzaOktober 3, 2026

    Insitekaltim, Kukar – Hutan kerap dipandang sebatas hamparan pepohonan yang menghijau. Padahal, keberadaannya memiliki fungsi…

    Harga Pertamax Naik, Pekerja di Samarinda Kurangi Pulang ke Marangkayu

    Oktober 3, 2026

    Polemik Pascapilrek Unmul Berlanjut, Agenda 100 Hari Rektor Terpilih Bergeser

    Oktober 2, 2026

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.