Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    Oktober 2, 2026

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Pemerintah»SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan
    Pemerintah

    SIPADU e-Dalev Samarinda Didorong Tak Sekadar Jadi Aplikasi Pelaporan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaOktober 1, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sesi dokumentasi Peluncuran dan Sosialisasi Menu SIPADU pada Aplikasi e-Dalev di Ruang Arutalla Ballroom Gedung B Lantai 4 Bapperida Kota Samarinda, Kamis, 1/10/2026. (Insitekaltim/Ratu)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Peluncuran Menu SIPADU (Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah Terpadu) pada aplikasi e-Dalev diharapkan mengubah pola pengendalian pembangunan di Kota Samarinda, dari sekadar menghasilkan laporan menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan kebijakan.

    Wali Kota Samarinda Andi Harun menyampaikan hal tersebut dalam acara Peluncuran dan Sosialisasi Menu SIPADU pada Aplikasi e-Dalev di Ruang Arutalla Ballroom Gedung B Lantai 4 Bapperida Kota Samarinda, Kamis, 1 Oktober 2026.

    Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak dapat dipisahkan dari penganggaran, pelaksanaan, evaluasi, monitoring, hingga pengendalian. Karena itu, sistem informasi yang dikembangkan pemerintah harus mampu memperlihatkan keterhubungan setiap tahapan tersebut.

    “Perencanaan itu bicara tentang apa yang kita rencanakan yang berangkat dari problem kota. Setelah kita bicara apa yang kita rencanakan, lalu apa yang kita anggarkan? Setelah kita bicara apa yang kita anggarkan, apa yang kita kerjakan?” ujarnya.

    Ia menilai, SIPADU harus mampu mendeteksi secara utuh apa yang telah direncanakan, dianggarkan, dikerjakan, hingga capaian yang sudah maupun belum terpenuhi.

    Jika terdapat target yang belum tercapai, sistem tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah melakukan koreksi melalui fungsi evaluasi dan pengendalian. Dengan demikian, hasil akhirnya tidak berhenti pada penyusunan laporan, tetapi menjadi informasi untuk menentukan kebijakan berikutnya.

    Andi Harun menekankan perbedaan antara laporan dan informasi dalam menilai keberhasilan pembangunan. Menurutnya, capaian pembangunan tidak cukup diukur dari besarnya serapan anggaran.

    “Banyak di antara kita masih berada pada titik hanya melaporkan tapi belum menginformasikan. Makanya kita banyak bicara tentang kalau bicara TPD, kita menilai keberhasilan itu berdasarkan daya serap anggaran,” katanya.

    Ia mencontohkan pembangunan drainase senilai Rp5 miliar. Secara administratif, pekerjaan tersebut dapat dinilai berhasil apabila realisasi anggarannya tinggi. Namun, indikator tersebut belum menggambarkan manfaat pembangunan bagi masyarakat.

    “Apakah parit yang Rp5 miliar tadi benar-benar sudah mengalirkan air? Tidak lagi menimbulkan genangan?” ujarnya.

    Karena itu, ia mendorong penggunaan indikator output dan outcome secara bersamaan. Output menggambarkan hasil langsung dari pekerjaan, sementara outcome melihat manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

    Andi Harun juga mengingatkan agar pengembangan aplikasi pemerintahan tidak dilakukan secara berulang tanpa mempertimbangkan sistem yang sudah tersedia. Menurutnya, aplikasi existing yang masih memiliki kekurangan sebaiknya dikembangkan atau disempurnakan.

    “Lain waktu, kecuali memang sangat diperlukan, lain waktu aplikasi yang sudah existing itulah yang dikembangkan,” pungkasnya.

     

    Andi Harun Pemkot Samarinda SIPADU (Sistem Informasi Perencanaan Pembangunan Daerah Terpadu) Wali Kota Samarinda
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Pemprov Kaltim Dorong Penguatan Nilai Pancasila di Kalangan Generasi Muda

    Oktober 1, 2026

    BPSDM Kaltim Dorong Gaya Kepemimpinan yang Lebih Peka terhadap Psikologi ASN

    September 30, 2026

    36 Pekerjaan 2025 Lewati Tahun Anggaran, Sekda Kaltim Pastikan Pembayaran Sesuai Progres

    September 30, 2026

    Rabies Masih Mengintai, Kaltim Perkuat Perlindungan dari Gigitan Anjing

    September 29, 2026

    Rudy Mas’ud Tegaskan Hotel BUMD Hanya untuk Kegiatan Internal Pemprov Kaltim

    September 29, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Peluang Hujan di Kaltim di Atas 90 Persen, Curahnya Masih Rendah

    AminahOktober 2, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Peluang hujan di Kalimantan Timur (Kaltim) pada awal Oktober 2026 terbilang tinggi…

    Dishub Samarinda Siapkan Rp14 Miliar untuk PJU, Sejumlah Ruas Jadi Fokus Tahun Depan

    Oktober 2, 2026

    Inflasi Kaltim Tembus 3,98 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Beban Terbesar

    Oktober 2, 2026

    DPRD Samarinda Belum Terima Update Progres SLF Terowongan

    Oktober 1, 2026

    Dikejar Batas 30 September, Pembahasan APBD Perubahan Kaltim 2026 Digelar Maraton

    Oktober 1, 2026
    1 2 3 … 3,372 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.