Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Juli 21, 2026

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Politik»Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan
    Politik

    Masih Konsolidasi Internal, PAN Kaltim Tinjau Ulang Sikap soal Hak Angket Bukan Menarik Dukungan

    Nur AjijahBy Nur AjijahMei 14, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPW PAN Kaltim, Erwin Izharuddin (kanan) bersama AMP, Kamis, 14/5/2026 (Insitekaltim/Ira)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Terkait usulan hak angket di DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), yang mengabarkan Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltim menarik dukungan. Informasi ini dibantah Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PAN Kaltim Erwin Izharuddin.

    Ia menyebut, partainya tidak menarik dukungan terhadap usulan hak angket di DPRD Kaltim.

    Ia menjelaskan, sikap PAN saat ini bukan menarik diri. Melainkan meninjau ulang, melalui proses koordinasi internal partai dan fraksi gabungan bersama NasDem.

    Pernyataan tersebut disampaikan, menyusul berkembangnya isu perubahan sikap PAN terhadap hak angket yang sebelumnya telah ditandatangani Fraksi PAN-NasDem, dalam rapat konsultasi DPRD Kaltim pada Senin, 4 Mei 2025.

    “Kita bukan menarik ya, tapi meninjau. Habis itu berdiskusi sesuai prosedurnya bagaimana hak angket itu. Kita rembukan karena kita ini fraksi gabungan, bukan fraksi sendiri,” kata Erwin kepada wartawan saat berdialog dengan Aliansi Perjuangan Masyarakat (APM), Kamis, 14 Mei 2026.

    Menurutnya, keputusan final belum diambil lantaran PAN masih harus menyamakan persepsi di internal partai, termasuk dengan anggota DPRD dari PAN yang duduk di parlemen provinsi.

    Ia menyebut, rapat internal akan dilakukan terlebih dahulu sebelum pembahasan dilanjutkan bersama NasDem, sebagai mitra fraksi gabungan di DPRD Kaltim.

    “Sesama internal kita dewan besok meeting, diskusi mengenai angket. Baru ke NasDem. Jadi berita-berita saya menarik ya, mungkin bahasanya lebih halusnya meninjau,” ujarnya.

    Meski melakukan evaluasi internal, Erwin menegaskan, proses hak angket di DPRD tetap berjalan karena syarat administratif telah terpenuhi.

    Usulan hak angket diketahui , telah ditandatangani 23 anggota DPRD. Melebihi syarat minimal 10 anggota atau dua fraksi, untuk dapat diproses ke tahap paripurna.

    “Angket itu kan enggak bisa ditarik lagi, sudah menjadi forum untuk dibahas. Sudah akan masuk paripurna. Karena minimal 10 orang kan sudah 23. PAN pun lari kan baru satu orang, tetap jalan itu,” katanya.

    Namun demikian, ia mengingatkan tantangan utama ada pada proses politik di rapat paripurna nanti. Yakni apakah usulan tersebut, dapat berjalan lancar atau tidak.

    “Yang jadi masalah nanti ya paripurnanya itu berjalan lancar apa tidak angketnya,” ujarnya.

    Erwin mengakui, terdapat dinamika di internal PAN. Karena hanya satu anggota fraksi, yang ikut menandatangani usulan hak angket, sementara anggota lainnya belum.

    Kondisi itu, membuat PAN merasa perlu membangun keputusan kolektif agar tidak muncul perbedaan sikap di internal fraksi.

    “Karena yang tiga orang kan enggak ikut menandatangani. Jadi kita kuat dulu di PAN baru ke NasDem, baru kita di paripurna bicara satu fraksi,” jelasnya.

    Ia menegaskan, PAN ingin memastikan sikap akhir partai lahir dari kesepakatan bersama, baik melalui musyawarah maupun mekanisme lain yang disepakati.

    “Yang penting satu suara kita, jangan sampai pecah nanti,” katanya.

    Terkait arah sikap PAN nantinya, Erwin mengatakan partainya tetap berpijak pada aspirasi masyarakat.

    Menurut dia, anggota DPRD pada dasarnya merupakan representasi rakyat. Sehingga suara publik, tetap menjadi pertimbangan utama.

    “Kita sesuai arahan rakyat saja. PAN kan bantu rakyat,” ucapnya.

    Namun, ia menegaskan seluruh keputusan tetap harus melalui standar prosedural internal partai sebelum diumumkan secara resmi.

    “Besok saya langsung adakan rapat harian. Kemungkinan untuk mendukung hak angket masih ada,” ujarnya.

    Menanggapi isu di media sosial yang menyebut, perubahan sikap PAN dipengaruhi lobi politik atau kedekatan dengan Gubernur Kaltim, Erwin membantah keras tudingan tersebut.

    Ia menegaskan, tidak ada intervensi dari pihak mana pun. Termasuk dari pemerintah provinsi, maupun elite politik di Kaltim.

    “Enggak ada. Jangankan masuk angin, masuk pusat aja enggak. Insyaallah enggak lah, kita aman,” tegasnya.

    Erwin bahkan menyebut dirinya, menjaga independensi politik. Dengan tidak meminta bantuan apa pun, kepada kepala daerah, termasuk saat pelantikan partai.

    “Saya enggak mau diintervensi siapa pun. Jadi keputusan saya benar-benar keputusan bersama, bukan diintervensi pemerintah atau apa,” tandasnya.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    Juli 21, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    Juli 20, 2026

    Data Partai Politik di Kaltim Dimutakhirkan, KPU Mulai Validasi Berkelanjutan

    Juli 19, 2026

    Hak Angket DPRD Kaltim Mandek, Pengamat: Diduga Sengaja Diulur hingga Publik Lelah

    Juli 18, 2026

    IKN Dikebut Menuju Ibu Kota Politik 2028, Otorita Evaluasi Seluruh Proyek Strategis

    Juli 18, 2026

    Simpang Siur Kehadiran Presiden di IKN, Ini Respons Ketua Gerindra Samarinda

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Pilih Teguran dan Pembinaan, Bagi ASN Langgar Aturan WFH Belum Disanksi

    Nur AjijahJuli 21, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Hingga kini, pelanggaran Work From Home (WFH) yang ditemukan di Samarinda, masih sebatas…

    Sekitar 1.700 Atlet Kota Samarinda Masih Menunggu Kejelasan Anggaran Keikutsertaan Porprov 2026

    Juli 21, 2026

    HYROX, Olahraga yang Menggabungkan Lari dan Latihan Kekuatan dalam Satu Tantangan

    Juli 21, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Pemda Samarinda Siapkan Parkir Berlangganan, Sebagai Sumber PAD Baru

    Juli 21, 2026
    1 2 3 … 3,230 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.