Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Agustus 11, 2026

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Diskominfo Kaltim»Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan
    Diskominfo Kaltim

    Temindung Creative Hub Jadi Motor Baru Ekraf Kaltim, Rindekrafda 2026–2030 Disiapkan

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaMei 13, 2026Updated:Juli 2, 202603 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekda Sri Wahyuni didampingi Kadis Perindagkop Heni Purwaningsih saat menghadiri kegiatan (Ist / Humas Pemprov)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) terus menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah.

    Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah optimalisasi Temindung Creative Hub (TCH) sebagai ruang kolaborasi sekaligus inkubasi bagi pelaku ekraf di Benua Etam.

    Berlokasi di kawasan eks Bandara Temindung Samarinda, TCH kini menjelma menjadi pusat aktivitas kreatif yang rutin menggelar berbagai agenda, mulai dari pameran, pertunjukan seni, hingga promosi produk lokal. Kehadiran fasilitas ini dinilai mampu mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem ekraf.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni menegaskan, pentingnya konektivitas dan kolaborasi dalam pengembangan sektor ini. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speaker dalam kegiatan Penguatan Strategi Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Daerah (Rindekrafda) Kaltim 2026–2030 di TCH, Rabu, 13 Mei 2026.

    “Tagline Temindung Creative Hub, Connect, Collaborate, Contribute, sangat relevan. Pelaku ekraf tidak hanya perlu terhubung dan berkolaborasi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

    Menurut Sri Wahyuni, TCH diharapkan tidak sekadar menjadi ruang kegiatan, melainkan berkembang sebagai pusat inkubasi yang mampu melahirkan pelaku usaha kreatif yang mandiri dan berdaya saing.

    Dalam kesempatan tersebut, ia juga menekankan pentingnya penyusunan Rindekrafda 2026–2030 secara komprehensif dan melibatkan berbagai pihak. Mulai dari komunitas kreatif, pelaku usaha, hingga pemerintah kabupaten dan kota di seluruh Kaltim.

    “Perlu ditentukan subsektor unggulan yang bisa menjadi penggerak. Dari satu subsektor, diharapkan mampu memicu pertumbuhan subsektor lainnya,” jelasnya.

    Sebagai contoh, subsektor seni pertunjukan dinilai memiliki efek berantai yang kuat karena dapat mendorong perkembangan sektor lain seperti musik, desain, hingga fesyen. Hal ini menunjukkan bahwa ekraf merupakan sektor yang saling terhubung dan tidak dapat berdiri sendiri.

    Dari sisi kontribusi ekonomi, sektor ekraf Kaltim terus mengalami peningkatan. Pada 2023, kontribusinya terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai 5,61 persen atau senilai Rp29,43 triliun. Angka ini kemudian meningkat menjadi 6,19 persen pada 2025.

    Subsektor kuliner masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai Rp18,16 triliun atau 61,70 persen. Disusul fesyen sebesar Rp4,11 triliun (13,98 persen), serta kriya Rp2,91 triliun (9,90 persen).

    Ke depan, Pemprov Kaltim akan memprioritaskan pengembangan subsektor unggulan seperti kuliner, kriya dan wastra, serta aplikasi. Sementara itu, subsektor seperti seni pertunjukan, fotografi, videografi, film, dan musik tetap didorong sebagai sektor potensial.

    Sri Wahyuni menegaskan, penguatan ekraf harus dimulai dari pemetaan ekosistem secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, setiap rantai nilai dapat dikawal agar memberikan dampak maksimal bagi perekonomian daerah.

    “Ekraf diharapkan menjadi penggerak utama diversifikasi ekonomi Kaltim, sekaligus menciptakan multiplier effect bagi sektor lainnya,” pungkasnya.

    Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Ririn Sari Dewi serta sejumlah pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor di Kaltim.

     

    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Rudy Mas’ud Pastikan Segiri Bisa Dipakai Borneo FC Berlaga di Kancah Asia

    Mei 18, 2026

    Benteng untuk Guru, PGRI Kaltim Diminta Prioritaskan Perlindungan Hukum dan Sertifikasi

    Mei 15, 2026

    Latsar CPNS Kutim Ditutup dengan Pesan Ketangguhan

    Mei 15, 2026

    IKAMBA Kaltim Resmi Dilantik, Seno Aji Soroti Peran Strategis Warga Manggarai Barat

    Mei 15, 2026

    Dari Tambang ke Kreatif, Gekraf Kaltim Didorong Jadi Motor Ekonomi Baru

    Mei 12, 2026

    DPKH Kaltim Pastikan Stok Hewan Kurban Aman, Ketersediaan Capai 28 Ribu Ekor

    Mei 12, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Pemkot Samarinda Harus Lebih Kreatif Tingkat PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

    Nur AjijahAgustus 11, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Di tengah tekanan fiskal dan proyeksi penurunan pendapatan daerah, Pemerintah Kota (Pemkot)…

    Kaltim Baru 56 Persen Temukan Kasus TBC, Dinkes Dorong 1.033 Desa Jadi Desa Siaga

    Agustus 11, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Kejurkot Basket Samarinda 2026 Usai, Perbasi Tegaskan Pembinaan Atlet Tak Boleh Berhenti

    Agustus 11, 2026

    Andi Harun Ajak Hasanuddin Mas’ud Belajar APBD: Saya Terangkan dengan Bahasa Bayi

    Agustus 11, 2026
    1 2 3 … 3,272 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.