Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    August 5, 2026

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»DPRD Kaltim»Alih Fungsi Tak Sesuai Kontrak, DPRD Kaltim Kaji Ulang Kerja Sama Hotel Royal Suite
    DPRD Kaltim

    Alih Fungsi Tak Sesuai Kontrak, DPRD Kaltim Kaji Ulang Kerja Sama Hotel Royal Suite

    SittiBy SittiMay 18, 202502 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Balikpapan – Keberadaan Hotel Royal Suite di Balikpapan memicu perhatian serius DPRD Kalimantan Timur. Komisi I bersama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud melakukan kunjungan kerja ke lokasi pada Kamis, 15 Mei 2025. Hasil tinjauan menunjukkan adanya pelanggaran dalam pengelolaan aset daerah yang dikomersialkan melalui skema kerja sama dengan pihak swasta.

    Bangunan hotel yang berdiri di atas lahan milik Pemerintah Kota Balikpapan dan tercatat sebagai bagian dari aset Pemerintah Provinsi Kaltim, pada awalnya dirancang sebagai guest house. Namun dalam perjalanannya, bangunan tersebut dialihfungsikan menjadi hotel berbintang, tanpa prosedur penyesuaian kontrak yang semestinya.

    Dalam pertemuan dengan pengelola hotel, rombongan DPRD menemukan bahwa sejumlah kewajiban mitra swasta tidak dijalankan sebagaimana mestinya. Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud mengungkapkan adanya indikasi wanprestasi oleh pihak mitra.

    “Kontrak kerja sama ini sudah lama berjalan, tetapi banyak kewajiban yang tidak dilaksanakan. Ini bukan persoalan administrasi semata, tapi soal komitmen terhadap aset publik,” kata Hasanuddin atau yang akrab disapa Hamas.

    Ia menyoroti bahwa penyalahgunaan fungsi aset daerah dapat berdampak luas, baik terhadap pendapatan daerah maupun kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan. Menurutnya, kerja sama yang tidak memberi manfaat maksimal bagi masyarakat perlu ditinjau ulang secara menyeluruh.

    “Alih fungsi bangunan tanpa kesesuaian dengan kontrak awal menunjukkan kurangnya akuntabilitas. Kami tidak bisa tinggal diam,” tambah Hamas.

    Dalam forum terbatas usai kunjungan, DPRD juga membahas kemungkinan pemutusan kerja sama jika tidak ada komitmen perbaikan dari pihak pengelola. DPRD menilai kerja sama yang berjalan di atas pelanggaran kontraktual bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga memberi preseden buruk bagi pengelolaan aset publik ke depan.

    Anggota Komisi I yang turut hadir mendorong adanya transparansi dalam pelaporan kontribusi keuangan dari pihak swasta kepada pemerintah. DPRD juga menyoroti pentingnya pengawasan lebih ketat terhadap seluruh bentuk pemanfaatan aset milik daerah.

    Hamas menambahkan bahwa mulai 2025, DPRD akan memperketat proses evaluasi seluruh perjanjian kerja sama antara pemerintah daerah dan mitra bisnis. Setiap bentuk penyimpangan fungsi, keterlambatan pelaporan, atau pengabaian kewajiban akan menjadi catatan penting dalam peninjauan ulang kerja sama.

    “Kalau tidak ada perubahan sikap dari mitra, bukan tak mungkin kita rekomendasikan pemutusan kontrak. Kita tidak bisa terus membiarkan aset publik dikelola seenaknya,” ujarnya lagi.

    DPRD Kaltim juga berencana membentuk tim khusus yang akan mengevaluasi seluruh kerja sama pengelolaan aset Pemprov, termasuk proyek-proyek serupa di kabupaten dan kota lain. Evaluasi ini diharapkan menjadi langkah korektif dalam mendorong pengelolaan aset yang profesional, terbuka, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

    DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud Hotel Royal Suite Balikpapan Ketua DPRD Kaltim
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Sitti

    Related Posts

    Hak Angket Gubernur Kaltim Masih Menggantung, DPRD Belum Jadwalkan Pembahasan

    August 3, 2026

    Sekolah Masih Menumpang, DPRD Kaltim Minta Anggaran Pendidikan Fokus Tuntaskan Infrastruktur

    July 27, 2026

    APBD Dinilai Tak Sanggup Biayai Jembatan Kudungga, Pemerintah Harus Kejar Dana APBN

    July 22, 2026

    TKD Kaltim Anjlok, Kepala Daerah Harus Bersatu Tagih Hak ke Pemerintah Pusat

    July 21, 2026

    Jembatan Mahakam Ulu Dikeluhkan Pengguna Jalan, DPRD Pastikan Masuk Agenda Pembahasan

    July 20, 2026

    PDIP Tetap Dorong Hak Angket, Samsun: Kalau Rugikan Rakyat Harus Dijalankan

    July 20, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Kemkomdigi Tegur YouTube usai Live Promosi Vape oleh Bigmo Libatkan Anak

    R’syaAugust 5, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melayangkan Surat Teguran Pertama kepada YouTube setelah…

    Menpora Targetkan Muaythai Sumbang Emas SEA Games, IMC 2026 Jadi Ajang Seleksi Atlet

    August 5, 2026

    PUPR Pera Masih Kaji Kewenangan Normalisasi Sungai Karang Mumus

    August 5, 2026

    Masuk Bursa Pilwali Samarinda 2029, Andi Satya: Golkar Banyak Kader Potensial

    August 5, 2026

    Overkapasitas, Lapas Baru Bayur Disiapkan Tampung 2.000 Narapidana

    August 5, 2026
    1 2 3 … 3,260 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.