Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Kaltim»Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim
    Kaltim

    Aklamasi Tanpa Penantang, Sri Wahyuni Kembali Pimpin KORPRI Kaltim

    Ratu ArifanzaBy Ratu ArifanzaApril 30, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Sekretaris Daerah (Sekda) Kaltim Sri Wahyuni saat memberikan sambutan pada via zoom. (Foto: BPSDM Kaltim)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) X Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan Sri Wahyuni kembali sebagai Ketua DP KORPRI Kaltim periode 2026–2031 secara aklamasi.

    Penetapan ini dilakukan setelah peserta Musda melalui pimpinan sidang Rozani Erawadi, meminta langsung kesediaan Sri Wahyuni dalam forum daring, Selasa, 29 April 2026.

    Setelah menyatakan bersedia, Rapat Pleno secara bulat memilihnya tanpa voting. Sebelumnya, sempat muncul nama Rozani Erawadi dan Fitriansyah. Namun keduanya menolak pencalonan, sehingga membuka jalan bagi Sri Wahyuni untuk kembali memimpin organisasi ASN tersebut.

    Musda X diikuti oleh pengurus KORPRI tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga unit kerja perangkat daerah dan instansi vertikal. Kegiatan berlangsung secara daring, dengan sebagian panitia berada di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim.

    Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua I DP KORPRI Kaltim Jauhar Efendi, ditegaskan peran strategis KORPRI sebagai perekat ASN.

    “Melalui KORPRI, mari kita senantiasa meningkatkan kinerja, berkolaborasi dan bersinergi, serta menumbuhkan energi positif dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Jauhar.

    Ia juga memaparkan empat program prioritas ke depan, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital, penguatan ideologi ASN, perlindungan karier dan bantuan hukum, serta peningkatan kesejahteraan anggota.

    “Dengan kepengurusan baru yang terpilih nanti, organisasi ini diharapkan mampu berkiprah secara maksimal dalam menjalankan program kerja untuk kesejahteraan anggota,” tambahnya.

    Selain pemilihan, Musda juga berlangsung relatif lancar. Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya diterima tanpa catatan oleh seluruh peserta.

    “Alhamdulillah laporan pertanggungjawaban diterima oleh seluruh peserta musyawarah tanpa catatan,” ungkap Ketua Sidang, Rozani Erawadi.

    Rangkaian sidang pleno hingga pembahasan komisi juga berjalan sesuai rencana, termasuk penyusunan program kerja dan rekomendasi organisasi ke depan.

    “Rapat pleno berjalan sesuai rencana, termasuk proses pemilihan ketua yang berlangsung lancar,” lanjut Rozani.

    Dalam sambutan penutupnya, Sri Wahyuni menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan anggota KORPRI.

    “Amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya, termasuk menjawab harapan anggota terkait peningkatan kesejahteraan dan dukungan pendidikan bagi keluarga,” tegasnya.

    Kembalinya Sri Wahyuni melalui mekanisme aklamasi mencerminkan kuatnya konsolidasi internal KORPRI Kaltim, sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan program yang dirancang benar-benar berdampak bagi ASN di daerah.

    Aklamasi KORPRI Kaltim Rozani Erawadi Sri Wahyuni
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ratu Arifanza

    Related Posts

    Sri Wahyuni Tegaskan Hibah Rp170 Miliar ke LPTQ Sesuai Mekanisme, Sama Dengan Hibah Organisasi/Lembaga Lain

    Juni 23, 2026

    Paripurna DPRD Kaltim Tertunda, Sekda Bantah Pemprov Sengaja Abaikan Agenda Dewan

    Juni 22, 2026

    Tiga Tahun Terakhir, Qari dan Qariah Kaltim Ukir 90 Prestasi di Kancah Nasional hingga Internasional

    Juni 22, 2026

    Pemprov Kaltim Kucurkan Anggaran Kematangan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat di Bukit Biru

    Juni 20, 2026

    Daya Beli Lesu, Realisasi PAD Kaltim Tersendat dan Jauh dari Target di Pertengahan Tahun

    Juni 19, 2026

    Hemat BBM dan Pangkas Biaya Operasional, WFA ASN Kaltim Berpotensi Diperluas Mulai Juli

    Juni 16, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Nur AjijahJuni 23, 2026

    Insifekaltim, Samarinda – Geliat pembangunan yang semakin masif, termasuk dampak kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).…

    Gedung Pandurata RSUD AWS Belum Beroperasi, Penyempurnaan Ditarget Tuntas Akhir 2026

    Juni 23, 2026

    Kejar Ketahanan Pangan, Kaltim Targetkan Tambah 13 Ribu Hektare Sawah Baru

    Juni 23, 2026

    Polemik Parkir Mie Gacoan Memanas, DPRD Minta Pengusaha Lokal Dibina Bukan Disingkirkan

    Juni 23, 2026

    Rp32,7 Miliar Anggaran Disdag Samarinda Disorot, 90 Persen Serapan Semester I Didominasi Belanja Internal

    Juni 23, 2026
    1 2 3 … 3,166 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.