Insitekaltim, Samarinda – Musyawarah Daerah (Musda) X Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menetapkan Sri Wahyuni kembali sebagai Ketua DP KORPRI Kaltim periode 2026–2031 secara aklamasi.
Penetapan ini dilakukan setelah peserta Musda melalui pimpinan sidang Rozani Erawadi, meminta langsung kesediaan Sri Wahyuni dalam forum daring, Selasa, 29 April 2026.
Setelah menyatakan bersedia, Rapat Pleno secara bulat memilihnya tanpa voting. Sebelumnya, sempat muncul nama Rozani Erawadi dan Fitriansyah. Namun keduanya menolak pencalonan, sehingga membuka jalan bagi Sri Wahyuni untuk kembali memimpin organisasi ASN tersebut.
Musda X diikuti oleh pengurus KORPRI tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga unit kerja perangkat daerah dan instansi vertikal. Kegiatan berlangsung secara daring, dengan sebagian panitia berada di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim.
Dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua I DP KORPRI Kaltim Jauhar Efendi, ditegaskan peran strategis KORPRI sebagai perekat ASN.
“Melalui KORPRI, mari kita senantiasa meningkatkan kinerja, berkolaborasi dan bersinergi, serta menumbuhkan energi positif dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujar Jauhar.
Ia juga memaparkan empat program prioritas ke depan, yakni peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital, penguatan ideologi ASN, perlindungan karier dan bantuan hukum, serta peningkatan kesejahteraan anggota.
“Dengan kepengurusan baru yang terpilih nanti, organisasi ini diharapkan mampu berkiprah secara maksimal dalam menjalankan program kerja untuk kesejahteraan anggota,” tambahnya.
Selain pemilihan, Musda juga berlangsung relatif lancar. Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya diterima tanpa catatan oleh seluruh peserta.
“Alhamdulillah laporan pertanggungjawaban diterima oleh seluruh peserta musyawarah tanpa catatan,” ungkap Ketua Sidang, Rozani Erawadi.
Rangkaian sidang pleno hingga pembahasan komisi juga berjalan sesuai rencana, termasuk penyusunan program kerja dan rekomendasi organisasi ke depan.
“Rapat pleno berjalan sesuai rencana, termasuk proses pemilihan ketua yang berlangsung lancar,” lanjut Rozani.
Dalam sambutan penutupnya, Sri Wahyuni menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah, terutama dalam meningkatkan kesejahteraan anggota KORPRI.
“Amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya, termasuk menjawab harapan anggota terkait peningkatan kesejahteraan dan dukungan pendidikan bagi keluarga,” tegasnya.
Kembalinya Sri Wahyuni melalui mekanisme aklamasi mencerminkan kuatnya konsolidasi internal KORPRI Kaltim, sekaligus menjadi tantangan untuk memastikan program yang dirancang benar-benar berdampak bagi ASN di daerah.

