Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    September 28, 2026

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda
    Ekonomi

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    IraBy IraJuni 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DKPP Samarinda, Muhammad Darham (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan komoditas beras dan jagung menjadi dua komoditas prioritas Kota Samarinda dalam menjaga ketahanan pangan.

    Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut. Terus didorong, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut terus didorong. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Kepala DKPP Samarinda Muhammad Darham mengatakan, beras diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Sedangkan jagung difokuskan, sebagai bahan baku pakan ternak.

    Menurutnya, ketersediaan jagung yang mencukupi akan berdampak pada penurunan biaya produksi peternakan.

    “Kalau jagung sebagai pakan ternak terpenuhi, insyaallah harga pakan ternak akan turun. Dampaknya harga telur maupun ayam juga lebih mudah dikendalikan,” ujarnya, di Samarinda, Rabu, 24 Juni 2026.

    Darham menjelaskan, tingginya harga pakan ternak selama ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga komoditas peternakan sulit ditekan. Karena itu, pengembangan jagung menjadi salah satu program strategis DKPP.

    Untuk meningkatkan produksi, DKPP bekerja sama dengan berbagai pihak melalui penanaman jagung di sejumlah lokasi di Samarinda.

    Salah satu kawasan yang dinilai paling berhasil berada di Kelurahan Loa Janan Ilir, tepatnya di kawasan Tani Aman.

    “Di Loa Janan Ilir hasilnya cukup bagus. Tanahnya juga sangat cocok untuk budidaya jagung sehingga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pengembangan komoditas ini,” katanya.

    Sementara itu, dalam mendukung program swasembada pangan nasional, DKPP juga terus mengoptimalkan produksi padi melalui pembentukan dua Brigade Pangan di Kota Samarinda.

    Brigade Pangan di wilayah Samarinda Utara mendapat tanggung jawab mengelola lahan pertanian seluas sekitar 210 hektare, sedangkan Brigade Pangan di Makroman mengelola sekitar 230 hektare.

    Menurut Darham, seluruh alat dan mesin pertanian untuk mendukung Brigade Pangan merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Penggunaan teknologi modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

    “Semua peralatannya dari pemerintah pusat. Harapannya Brigade Pangan ini juga bisa merekrut anak-anak muda karena sudah menggunakan teknologi pertanian modern,” jelasnya.

    Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam mendampingi para petani. Pendampingan dilakukan mulai dari penggunaan alat pertanian hingga teknik budidaya agar hasil panen lebih optimal.

    “Peran kami adalah melakukan pendampingan. Bagaimana menggunakan alat, cara membudidayakan tanaman, semuanya harus didampingi supaya program ini berjalan maksimal,” pungkasnya.

     

    DKPP Samarinda Ketahanan Pangan Muhammad Darham
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ira

    Related Posts

    Medan Sulit dan Sungai Surut, Distribusi Bantuan Pangan ke Mahulu Tak Bisa Sekali Angkut

    September 25, 2026

    Pemadaman Listrik Ancam Aktivitas Dagang, Pemkot Siapkan Genset di Pasar Pagi

    September 24, 2026

    Karhutla Tekan Aktivitas Ekonomi, BI Salurkan Bantuan Rp2,97 Miliar ke Tujuh Provinsi

    September 23, 2026

    Syarifah Suraidah Salurkan Bantuan Pangan di Samarinda, 54.636 Penerima di Kota Tepian

    September 22, 2026

    Harga Sawit Kaltim Menguat, Pendapatan Petani Berpeluang Naik

    September 21, 2026

    Antrean Pertalite Mengular di 6 SPBU Samarinda, Pemkot Siapkan Skema Sistem Kupon

    September 21, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Mahakam Mask Carnival Jadi Ruang Belajar Seni dan Budaya Nusantara

    Ratu ArifanzaSeptember 28, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Beragam bentuk dan karakter topeng tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan Mahakam…

    Rumah Makan Kenari, Tempat Singgah Nyaman di Jalur Samarinda-Bontang

    September 27, 2026

    SMAN 3 Kota Bangun Rusak Diterjang Angin, Disdikbud Kaltim Segera Turunkan Tim

    September 27, 2026

    Pendekatan Persuasif dan Etika Ruang Publik dalam Hubungan Perokok dan Konseling Kesehatan

    September 27, 2026

    Jangan Anggap Sepele Kalau Ngorok Terjadi Hampir Setiap Malam

    September 27, 2026
    1 2 3 … 3,366 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.