Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    Agustus 13, 2026

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda
    Ekonomi

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DKPP Samarinda, Muhammad Darham (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan komoditas beras dan jagung menjadi dua komoditas prioritas Kota Samarinda dalam menjaga ketahanan pangan.

    Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut. Terus didorong, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut terus didorong. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Kepala DKPP Samarinda Muhammad Darham mengatakan, beras diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Sedangkan jagung difokuskan, sebagai bahan baku pakan ternak.

    Menurutnya, ketersediaan jagung yang mencukupi akan berdampak pada penurunan biaya produksi peternakan.

    “Kalau jagung sebagai pakan ternak terpenuhi, insyaallah harga pakan ternak akan turun. Dampaknya harga telur maupun ayam juga lebih mudah dikendalikan,” ujarnya, di Samarinda, Rabu, 24 Juni 2026.

    Darham menjelaskan, tingginya harga pakan ternak selama ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga komoditas peternakan sulit ditekan. Karena itu, pengembangan jagung menjadi salah satu program strategis DKPP.

    Untuk meningkatkan produksi, DKPP bekerja sama dengan berbagai pihak melalui penanaman jagung di sejumlah lokasi di Samarinda.

    Salah satu kawasan yang dinilai paling berhasil berada di Kelurahan Loa Janan Ilir, tepatnya di kawasan Tani Aman.

    “Di Loa Janan Ilir hasilnya cukup bagus. Tanahnya juga sangat cocok untuk budidaya jagung sehingga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pengembangan komoditas ini,” katanya.

    Sementara itu, dalam mendukung program swasembada pangan nasional, DKPP juga terus mengoptimalkan produksi padi melalui pembentukan dua Brigade Pangan di Kota Samarinda.

    Brigade Pangan di wilayah Samarinda Utara mendapat tanggung jawab mengelola lahan pertanian seluas sekitar 210 hektare, sedangkan Brigade Pangan di Makroman mengelola sekitar 230 hektare.

    Menurut Darham, seluruh alat dan mesin pertanian untuk mendukung Brigade Pangan merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Penggunaan teknologi modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

    “Semua peralatannya dari pemerintah pusat. Harapannya Brigade Pangan ini juga bisa merekrut anak-anak muda karena sudah menggunakan teknologi pertanian modern,” jelasnya.

    Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam mendampingi para petani. Pendampingan dilakukan mulai dari penggunaan alat pertanian hingga teknik budidaya agar hasil panen lebih optimal.

    “Peran kami adalah melakukan pendampingan. Bagaimana menggunakan alat, cara membudidayakan tanaman, semuanya harus didampingi supaya program ini berjalan maksimal,” pungkasnya.

     

    DKPP Samarinda Ketahanan Pangan Muhammad Darham
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Daya Beli Belum Pulih, Andi Harun Pastikan PBB Samarinda Tak Dinaikkan

    Agustus 12, 2026

    Andi Harun Bocorkan Rancangan APBD Samarinda 2027: Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Efisiensi Tetap Jalan

    Agustus 12, 2026

    BAZNAS Kaltim Himpun Rp19,05 Miliar hingga Juli 2026, Zakat Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Mustahik

    Agustus 11, 2026

    Parkir Berlangganan Samarinda Disiapkan Tekan Jukir Liar dan Kebocoran PAD

    Agustus 11, 2026

    Usaha di Kawasan Rawan Bencana Samarinda Bakal Wajib Susun Analisis Risiko

    Agustus 10, 2026

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    Agustus 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    DORAMI Kumpulkan 300 Kantong Darah, Kejar Target 500 Kantong per Bulan

    R’syaAgustus 13, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Mobil Donor Darah DORAMI RS IA Moeis Samarinda telah mengumpulkan sekitar 300…

    SDN 005 Loa Buah Kekurangan Enam Ruang Kelas, 370 Siswa Terpaksa Belajar Dua Sif

    Agustus 13, 2026

    Skirining Serta Menjamin Ketersediaan Obat TBC dan HIV, Upaya Pemerintah Tekan Penyaku Menukae

    Agustus 13, 2026

    WiFi Gratis Bontang Mulai Pulih, Bontang Baru dan Loktuan Kembali Aktif

    Agustus 12, 2026

    Konsumsi MBG di SMPN 28 Samarinda Capai 98 Persen, Siswa Antusias Tunggu Jam Makan

    Agustus 12, 2026
    1 2 3 … 3,275 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.