Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    Juni 26, 2026

    Penemuan Kasus TB Samarinda Tembus 91 Persen, Skrining Terus Digencarkan

    Juni 26, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    Juni 25, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda
    Ekonomi

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    Nur AjijahBy Nur AjijahJuni 26, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala DKPP Samarinda, Muhammad Darham (Insitekaltim/Nur)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan komoditas beras dan jagung menjadi dua komoditas prioritas Kota Samarinda dalam menjaga ketahanan pangan.

    Untuk itu Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut. Terus didorong, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), pengembangan kedua komoditas tersebut terus didorong. Untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus menekan biaya pakan ternak.

    Kepala DKPP Samarinda Muhammad Darham mengatakan, beras diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Sedangkan jagung difokuskan, sebagai bahan baku pakan ternak.

    Menurutnya, ketersediaan jagung yang mencukupi akan berdampak pada penurunan biaya produksi peternakan.

    “Kalau jagung sebagai pakan ternak terpenuhi, insyaallah harga pakan ternak akan turun. Dampaknya harga telur maupun ayam juga lebih mudah dikendalikan,” ujarnya, di Samarinda, Rabu, 24 Juni 2026.

    Darham menjelaskan, tingginya harga pakan ternak selama ini menjadi salah satu faktor yang menyebabkan harga komoditas peternakan sulit ditekan. Karena itu, pengembangan jagung menjadi salah satu program strategis DKPP.

    Untuk meningkatkan produksi, DKPP bekerja sama dengan berbagai pihak melalui penanaman jagung di sejumlah lokasi di Samarinda.

    Salah satu kawasan yang dinilai paling berhasil berada di Kelurahan Loa Janan Ilir, tepatnya di kawasan Tani Aman.

    “Di Loa Janan Ilir hasilnya cukup bagus. Tanahnya juga sangat cocok untuk budidaya jagung sehingga menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan pengembangan komoditas ini,” katanya.

    Sementara itu, dalam mendukung program swasembada pangan nasional, DKPP juga terus mengoptimalkan produksi padi melalui pembentukan dua Brigade Pangan di Kota Samarinda.

    Brigade Pangan di wilayah Samarinda Utara mendapat tanggung jawab mengelola lahan pertanian seluas sekitar 210 hektare, sedangkan Brigade Pangan di Makroman mengelola sekitar 230 hektare.

    Menurut Darham, seluruh alat dan mesin pertanian untuk mendukung Brigade Pangan merupakan bantuan dari pemerintah pusat. Penggunaan teknologi modern tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian.

    “Semua peralatannya dari pemerintah pusat. Harapannya Brigade Pangan ini juga bisa merekrut anak-anak muda karena sudah menggunakan teknologi pertanian modern,” jelasnya.

    Meski demikian, ia menegaskan pemerintah daerah tetap memiliki peran penting dalam mendampingi para petani. Pendampingan dilakukan mulai dari penggunaan alat pertanian hingga teknik budidaya agar hasil panen lebih optimal.

    “Peran kami adalah melakukan pendampingan. Bagaimana menggunakan alat, cara membudidayakan tanaman, semuanya harus didampingi supaya program ini berjalan maksimal,” pungkasnya.

     

    DKPP Samarinda Ketahanan Pangan Muhammad Darham
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Nur Ajijah

    Related Posts

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026

    Disdag Ultimatum: Pedagang Pasar Pagi, Agustus Seluruh Kios Harus Sudah Ditempati

    Juni 25, 2026

    Utang 2025 Lunas, DKPP Samarinda Fokus Perkuat Ketahanan Pangan

    Juni 24, 2026

    Sekda Sri Wahyuni Akui: Memasuki Smester II-2026, PAD Kaltim Baru Capai 36 Persen

    Juni 24, 2026

    Penerbangan Internasional Buka Peluang Ekspor bagi UMKM Kaltim

    Juni 24, 2026

    Geliat Pembangunan Ekonomi Domestik, Belum Jadikan Samarinda Sebagai Kota Mandiri

    Juni 23, 2026
    Add A Comment
    Leave A Reply

    Anda harus masuk untuk berkomentar.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Jaga Ketahanan Pangan, Jagung dan Beras Jadi Andalan Samarinda

    Nur AjijahJuni 26, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Pengembangan komoditas beras dan jagung menjadi dua komoditas prioritas Kota Samarinda dalam…

    Penemuan Kasus TB Samarinda Tembus 91 Persen, Skrining Terus Digencarkan

    Juni 26, 2026

    Perebutan Kursi Ketua Golkar Bontang Resmi Dimulai, Andi Faiz Jadi Pendaftar Pertama

    Juni 25, 2026

    Pemprov Kaltim Tegaskan, Rehabilitasi Narkoba Libatkan RS hingga Puskesmas

    Juni 25, 2026

    Pertumbuhan Ekonomi Melambat, Sekda Pastikan Fiskal Kaltim Tetap Kuat

    Juni 25, 2026
    1 2 3 … 3,171 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.