Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    September 9, 2026

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Ekonomi»Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD
    Ekonomi

    Pemprov Kaltim Siapkan 250 Hektare Lahan di Teluk Balikpapan Guna Tambah PAD

    R’syaBy R’syaAgustus 8, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kawasan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan dan lahan Pemprov Kaltim di sekitar Teluk Balikpapan (Ist)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud mengatakan lahan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim seluas sekitar 250 hektare di kawasan Teluk Balikpapan tengah disiapkan untuk dikembangkan menjadi sumber penerimaan daerah.

    Menurutnya, lahan tersebut memiliki peluang untuk dikembangkan seiring aktivitas sejumlah perusahaan yang telah beroperasi di kawasan tersebut. Pemprov Kaltim pun mendorong kerja sama dengan perusahaan daerah agar aset tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

    “Selain berdampak pada peningkatan penerimaan daerah, pengembangan kawasan tersebut juga akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas serapan tenaga kerja,” ujarnya saat meninjau kawasan PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan dan lahan Pemprov Kaltim di sekitar Teluk Balikpapan, Kamis, 6 Agustus 2026.

    Sejumlah perusahaan yang beroperasi di kawasan itu di antaranya PT Semen Indonesia, Wilmar Group, MMP, dan Wahana. Harum, sapaan akrabnya berharap perusahaan-perusahaan tersebut dapat bekerja sama dengan perusahaan daerah milik Pemprov Kaltim dalam pengembangan kawasan.

    Pengembangan kawasan juga akan didukung pembangunan jalan sepanjang 2,1 kilometer. Jalan tersebut disiapkan untuk membuka akses menuju sejumlah perusahaan yang sudah beroperasi sekaligus mendukung aktivitas di kawasan lahan Pemprov.

    “Dengan adanya jalan tol ini (Tol Pulau Balang), semua akses tertutup, kecuali jalan pemprov ini,” terangnya.

    Harum menyampaikan pembangunan jalan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Pemprov Kaltim menyambut investor yang akan datang melihat kondisi kawasan.

    “Kami ingin memastikan jalan dan kawasan ini benar-benar siap untuk dikunjungi investor,” tegasnya.

    Ia menilai posisi kawasan Teluk Balikpapan juga menguntungkan dari sisi distribusi. Salah satunya bagi PT Semen Indonesia yang membutuhkan jalur distribusi dengan volume besar.

    “Salah satu tenant kita adalah PT Semen Indonesia. Di sini volume produksinya akan sangat besar. Di Sungai Mahakam, Samarinda, kapal besar memiliki keterbatasan untuk masuk. Sementara di Teluk Balikpapan kapal-kapal besar dapat masuk, sehingga volumenya tentu jauh lebih besar. Distribusi menjadi lebih efektif dan efisien,” bebernya.

    Selain perusahaan di sektor semen dan minyak, kawasan tersebut juga menjadi lokasi industri nikel. Harum menyebut dua tungku pabrik nikel yang saat ini beroperasi menyerap sekitar 1.200 tenaga kerja. Jika satu tungku tambahan beroperasi, jumlah tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 2.000 orang.

    Sementara itu, bentuk konstruksi jalan 2,1 kilometer tersebut masih disesuaikan dengan kebutuhan kawasan. Pemprov Kaltim mempertimbangkan penggunaan rigid pavement, aspal, maupun perkerasan agregat.

    Gubernur berharap pengembangan kawasan dan konektivitas tersebut dapat memperkuat aktivitas investasi sekaligus membuat aset milik Pemprov Kaltim lebih produktif bagi daerah.

     

    Gubernur Kaltim Lahan Pemprov Kaltim Pemprov Kaltim Rudy Mas'ud
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    R’sya

    Related Posts

    Anggaran Kemenkeu 2027 Rp49,8 Triliun, Belanja Dituntut Berorientasi Hasil

    September 9, 2026

    Sawah Betapus Dilanda Kekeringan, Petani Khawatir Hasil Panen Anjlok

    September 9, 2026

    Aset Daerah Kaltim Banyak Belum Produktif, Pansus Dorong Jadi Sumber PAD

    September 8, 2026

    Pemkot Samarinda Perkuat Standar Harga untuk Cegah Mark Up Sejak Perencanaan

    September 8, 2026

    Perusahaan Kehutanan Kaltim Diusulkan Jadi Perseroda, Bidik Perdagangan Karbon

    September 7, 2026

    B50 Buka Peluang Sawit Kaltim Jadi Sumber Energi Alternatif

    September 7, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Bukan Kekurangan Anggaran, Ini Alasan Insentif Guru Samarinda Terlambat Dibayar

    R’syaSeptember 9, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun memastikan insentif guru triwulan II yang belum…

    Hadapi Eskalasi Karhutla, Pemkot Siagakan Damkar dengan Response Time 10 Menit

    September 9, 2026

    Usai Pemadaman Karhutla, Kualitas Udara dan ISPU PM2.5 Turun ke Kategori Sedang

    September 9, 2026

    MTQN Jadi Ajang Penguatan Pendidikan Al-Qur’an, Kaltim Siap Tampilkan Generasi Berprestasi dan Berakhlak

    September 9, 2026

    Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Pematangan Lahan hingga Tingkat RT

    September 9, 2026
    1 2 3 … 3,330 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.