Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Oktober 10, 2026

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan
    Pemkot Samarinda

    Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan

    RidhoBy RidhoFebruari 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan, Ismed Kusasih saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gangguan saluran pencernaan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih.

    Ismed menjelaskan, secara umum puasa memiliki manfaat baik bagi kesehatan apabila dijalankan sesuai kaidah yang benar. Bahkan, dari sisi agama, puasa diyakini membawa kebaikan bagi tubuh karena memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan.

    “Di bulan puasa biasanya justru kalau kita lihat dari sisi agama, puasa itu sangat baik untuk kesehatan. Makanya kalau ditanya apa yang harus diantisipasi, yang penting caranya dulu,” ujarnya Selasa, 24 Februari 2026.

    Menurutnya, permasalahan kesehatan kerap muncul bukan pada awal Ramadan, melainkan saat memasuki pertengahan hingga akhir bulan puasa. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya nafsu makan saat berbuka sehingga konsumsi makanan menjadi tidak terkontrol.

    “Biasanya di awal puasa masih bagus. Tapi ketika di tengah, hawa nafsunya meningkat, semua mau dimakan. Akhirnya yang terjadi justru gangguan pencernaan,” jelasnya.

    Ia menyebut sejumlah penyakit yang perlu diantisipasi antara lain maag, diare, serta gangguan saluran cerna lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjaga pola makan seimbang dan tidak berlebihan saat berbuka maupun sahur.

    Lebih lanjut, Ismed menjelaskan bahwa dari sisi kelembagaan, Dinkes melakukan dua langkah antisipatif, yakni penguatan perilaku individu dan pengawasan keamanan pangan. Edukasi kepada masyarakat dilakukan agar warga memahami cara berpuasa yang sehat.

    “Kalau dari sisi Dinas Kesehatan ada dua hal. Pertama perilaku individunya, kemudian kita juga menjaga keamanan pangan. Di kami ada kesehatan lingkungan yang melakukan pengawasan di lapangan,” terangnya.

    Ia menambahkan, pengawasan tersebut juga dilakukan melalui survei dan pemantauan terhadap makanan yang beredar di masyarakat guna memastikan keamanan konsumsi selama Ramadan.

    Dengan langkah tersebut, Dinkes berharap masyarakat Kota Samarinda dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat, aman, dan terhindar dari gangguan kesehatan yang tidak diinginkan.

     

    Dinas Kesehatan Samarinda Dinkes Samarinda Ismed Kusasih Puasa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    ISPU Samarinda Membaik, Sekolah Kembali Tatap Muka Mulai Senin

    September 19, 2026

    Perdana Ikuti Penilaian Kota Pangan Aman, Dinkes Sebut Jadi Ajang Evaluasi

    Juli 27, 2026

    Aktif Jalani Pengobatan HIV, Masih 2.211 Orang Penderita di Samarinda

    Juli 24, 2026

    SPM HIV Capai 99,8 Persen, Samarinda Jadi Lokus Supervisi Kemenkes

    Juli 21, 2026

    Intensitas Skrining HIV Mampu Jaring Penderita Risiko Tinggi

    Juli 18, 2026

    Kadinkes Samarinda Ajak Masyarakat Hapus Stigma Negatif terhadap ODHIV

    Juli 17, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Helmi Dorong Penguatan Ekonomi Non-Tambang, Imbau Warga Samarinda Waspadai Kebakaran

    Ratu ArifanzaOktober 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah menilai pengembangan sektor ekonomi non-tambang perlu…

    PKS Kaltim Buka Rumah Advokasi Hukum Gratis, Sasar Masyarakat Tidak Mampu

    Oktober 10, 2026

    Wagub Kaltim Dorong Peningkatan PAD dari Sektor Energi, Soroti PI dan Antrean BBM

    Oktober 10, 2026

    Pemkot Samarinda Prioritaskan Insentif Guru, Skema Pembayaran 2027 Dikaji

    Oktober 10, 2026

    Polisi Mulai Selidiki Dugaan Kawat Medis Tertinggal di Jantung Pasien RSUD AWS

    Oktober 9, 2026
    1 2 3 … 3,379 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.