Close Menu
insitekaltim.com

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Berpengaruh Signifikan, Terhadap Industri Hotel Kaltim

    Juli 10, 2026

    Satpol PP Kaltim Tegaskan RTH Tak Boleh Lagi Dialihfungsikan untuk Berjualan

    Juli 10, 2026

    Kerap Picu Insiden, Perbaikan Lampu Jalan Jembatan Achmad Amins Mulai Dilelang Bulan Depan

    Juli 10, 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    Facebook X (Twitter) Instagram
    insitekaltim.cominsitekaltim.com
    • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Politik
    • Pemerintah
    • ADVETORIAL
      • Diskominfo Kaltim
      • Diskominfo Kutim
      • DPRD Bontang
      • DPRD Kaltim
      • DPRD Kutim
      • DPRD Samarinda
      • Kemenkum Kaltim
    • Lifestyle
    • Olahraga
    • Kesehatan
    insitekaltim.com
    Home»Advertorial»Pemkot Samarinda»Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan
    Pemkot Samarinda

    Dinkes Samarinda Imbau Warga Antisipasi Gangguan Pencernaan Selama Ramadan

    RidhoBy RidhoFebruari 24, 202602 Mins Read
    Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Teks: Kepala Dinas Kesehatan, Ismed Kusasih saat ditemui awak media (Insitekaltim/Ridho Wardhana)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn WhatsApp Pinterest Email

    Insitekaltim, Samarinda — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda mengimbau masyarakat untuk mewaspadai gangguan saluran pencernaan selama menjalankan ibadah puasa Ramadan. Hal itu disampaikan Kepala Dinkes Kota Samarinda Ismed Kusasih.

    Ismed menjelaskan, secara umum puasa memiliki manfaat baik bagi kesehatan apabila dijalankan sesuai kaidah yang benar. Bahkan, dari sisi agama, puasa diyakini membawa kebaikan bagi tubuh karena memberikan waktu istirahat bagi sistem pencernaan.

    “Di bulan puasa biasanya justru kalau kita lihat dari sisi agama, puasa itu sangat baik untuk kesehatan. Makanya kalau ditanya apa yang harus diantisipasi, yang penting caranya dulu,” ujarnya Selasa, 24 Februari 2026.

    Menurutnya, permasalahan kesehatan kerap muncul bukan pada awal Ramadan, melainkan saat memasuki pertengahan hingga akhir bulan puasa. Kondisi tersebut dipicu meningkatnya nafsu makan saat berbuka sehingga konsumsi makanan menjadi tidak terkontrol.

    “Biasanya di awal puasa masih bagus. Tapi ketika di tengah, hawa nafsunya meningkat, semua mau dimakan. Akhirnya yang terjadi justru gangguan pencernaan,” jelasnya.

    Ia menyebut sejumlah penyakit yang perlu diantisipasi antara lain maag, diare, serta gangguan saluran cerna lainnya. Oleh karena itu, masyarakat diminta menjaga pola makan seimbang dan tidak berlebihan saat berbuka maupun sahur.

    Lebih lanjut, Ismed menjelaskan bahwa dari sisi kelembagaan, Dinkes melakukan dua langkah antisipatif, yakni penguatan perilaku individu dan pengawasan keamanan pangan. Edukasi kepada masyarakat dilakukan agar warga memahami cara berpuasa yang sehat.

    “Kalau dari sisi Dinas Kesehatan ada dua hal. Pertama perilaku individunya, kemudian kita juga menjaga keamanan pangan. Di kami ada kesehatan lingkungan yang melakukan pengawasan di lapangan,” terangnya.

    Ia menambahkan, pengawasan tersebut juga dilakukan melalui survei dan pemantauan terhadap makanan yang beredar di masyarakat guna memastikan keamanan konsumsi selama Ramadan.

    Dengan langkah tersebut, Dinkes berharap masyarakat Kota Samarinda dapat menjalankan ibadah puasa dengan sehat, aman, dan terhindar dari gangguan kesehatan yang tidak diinginkan.

     

    Dinas Kesehatan Samarinda Dinkes Samarinda Ismed Kusasih Puasa
    Share. Facebook Twitter WhatsApp Telegram
    Ridho

    Related Posts

    Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Pelayanan Kesehatan, SPM Tetap Sesuai Target

    Juli 10, 2026

    Sudah 28 Ribu Peserta, Dinkes Ajak Warga Manfaatkan Layanan Cek Kesehatan Gratis di Samarinda

    Juli 7, 2026

    Deteksi Dini, Kunci Menekan Penularan HIV dan TBC

    Juli 2, 2026

    Cegah TB dan HIV Diperkuat, Kelompok Usia Produktif Jadi Penyumbang Terbanyak di Samarinda

    Juli 1, 2026

    Kasus HIV di Samarinda Hingga Juni 2026, Capai 184 Orang

    Juni 27, 2026

    Tekan Risiko Stunting, Wawali Samarinda Soroti Pentingnya Edukasi Calon Pengantin

    Juni 8, 2026
    Add A Comment

    Comments are closed.

    @insitekaltim_
    Don't Miss

    Efisiensi Anggaran Pemerintah Berpengaruh Signifikan, Terhadap Industri Hotel Kaltim

    Nur AjijahJuli 10, 2026

    Insitekaltim, Samarinda – Ketua Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Kalimantan Timur (Kaltim) juga General Manager…

    Satpol PP Kaltim Tegaskan RTH Tak Boleh Lagi Dialihfungsikan untuk Berjualan

    Juli 10, 2026

    Kerap Picu Insiden, Perbaikan Lampu Jalan Jembatan Achmad Amins Mulai Dilelang Bulan Depan

    Juli 10, 2026

    Menghapus Perpeloncoan Saja Tak Cukup, MPLS Ramah 2026 Darurat Kekerasan Seksual

    Juli 10, 2026

    Gandeng Distributor Grosir, Bazar Sekolah Samarinda Ulu Permudah Wali Murid Penuhi Kebutuhan Sekolah

    Juli 10, 2026
    1 2 3 … 3,204 Next
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Kode Etik
    • Pedoman
    • Kode Perilaku Perusahaan
    © 2026 InsiteKaltim.com

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.